{"id":162669,"date":"2026-01-28T15:24:45","date_gmt":"2026-01-28T07:24:45","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=162669"},"modified":"2026-01-28T17:02:42","modified_gmt":"2026-01-28T09:02:42","slug":"bbm-subsidi-langka-pasokan-sembako-ke-mahakam-ulu-terancam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-subsidi-langka-pasokan-sembako-ke-mahakam-ulu-terancam\/","title":{"rendered":"BBM Subsidi Langka, Pasokan Sembako ke Mahakam Ulu Terancam"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>MAHAKAM ULU &#8211;<\/strong> Perkembangan harga sembako di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menjadi perhatian masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dipicu oleh sulitnya memperoleh bahan bakar minyak (BBM) subsidi, yang berdampak pada terhentinya operasional kapal pengangkut barang dari Samarinda menuju Ujoh Bilang. Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan potensi kenaikan harga sembako dan kebutuhan pokok lainnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah seorang pedagang di Ujoh Bilang, Mustari (Kios Pada Idi), menjelaskan bahwa hingga saat ini belum terjadi kenaikan harga sembako. Namun, ia mengakui kondisi alam berupa musim kemarau menjadi faktor utama yang kerap memicu lonjakan harga. Surutnya debit Sungai Mahakam menyebabkan kapal pengangkut barang tidak dapat melanjutkan perjalanan ke wilayah hulu. \u201cSaat ini belum ada kenaikan, biasanya kenaikan terjadi karena kemarau, karena kapal berhenti di Long Iram, jadi harus diangkut melalui jalur darat lagi,\u201d ujarnya, Rabu (28\/01\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mustari menambahkan, harga di tokonya masih stabil karena barang yang dijual merupakan stok lama. Meski demikian, persediaan barang mulai menipis. \u201cSaat ini tidak ada kenaikan harga, tapi malah stok barang makin menipis,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menyebutkan sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan komoditas lainnya kini mulai berkurang. Dalam kondisi normal, pasokan barang dari Samarinda ke Ujoh Bilang biasanya masuk satu kali dalam sepekan. Namun, saat ini sudah hampir dua pekan belum ada kiriman barang baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaat ini kita belum belanja, kita masih menunggu konfirmasi kapal sampai kapan mereka bisa ke hulu lagi,\u201d tutup Mustari.[]\n<p style=\"text-align: justify;\">Admin05<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MAHAKAM ULU &#8211; Perkembangan harga sembako di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menjadi perhatian masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dipicu oleh sulitnya memperoleh bahan bakar minyak (BBM) subsidi, yang berdampak pada terhentinya operasional kapal pengangkut barang dari Samarinda menuju Ujoh Bilang. Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran akan potensi kenaikan harga sembako dan kebutuhan pokok lainnya. &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":162679,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,1173],"tags":[79,2610,6702,7468],"class_list":["post-162669","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-mahakam-ulu-kalimantan-timur","tag-bbm","tag-kemarau","tag-mahulu","tag-sembako"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162669","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=162669"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162669\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":162732,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162669\/revisions\/162732"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/162679"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=162669"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=162669"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=162669"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}