{"id":162683,"date":"2026-01-28T15:34:45","date_gmt":"2026-01-28T07:34:45","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=162683"},"modified":"2026-01-28T15:34:45","modified_gmt":"2026-01-28T07:34:45","slug":"redam-kerawanan-24-wbp-digeser-ke-lapas-kaltim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/redam-kerawanan-24-wbp-digeser-ke-lapas-kaltim\/","title":{"rendered":"Redam Kerawanan, 24 WBP Digeser ke Lapas Kaltim"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"375\" data-end=\"699\"><strong>TARAKAN<\/strong> &#8211; Tekanan kelebihan penghuni di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan akhirnya ditangani lewat langkah cepat. Sebanyak 24 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dipindahkan ke sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di bawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Timur, Kamis (22\/01\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"701\" data-end=\"985\">Pemindahan ini menjadi sinyal kuat bahwa kondisi hunian di Lapas Tarakan telah berada pada titik rawan jika tidak segera dikendalikan. Dari total WBP yang dipindahkan, 19 orang merupakan narapidana laki-laki dan lima lainnya perempuan, dengan latar belakang kasus pidana yang beragam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"987\" data-end=\"1148\">Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Jupri, menegaskan langkah tersebut bukan keputusan mendadak, melainkan bagian dari strategi pengelolaan lapas yang berkelanjutan. \u201cKami melakukan redistribusi warga binaan sebagai bagian dari penataan hunian dan pembinaan. Ini bukan sekadar memindahkan orang, tetapi memastikan sistem pemasyarakatan berjalan lebih ideal,\u201d ujar Jupri, Selasa (28\/01\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1378\" data-end=\"1522\">Ia menyebutkan, kelebihan kapasitas bukan hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di dalam lapas. \u201cJika hunian dibiarkan padat, risiko gangguan keamanan dan ketertiban akan meningkat. Karena itu, pengendalian jumlah penghuni menjadi keharusan,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1683\" data-end=\"1892\">Proses pemindahan dilakukan dengan pengamanan ketat. Personel Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Lapas Tarakan bersinergi dengan aparat Kepolisian Resor (Polres) Tarakan untuk mengawal setiap tahapan pemindahan. \u201cPengawalan dilakukan secara melekat dari awal hingga akhir, agar seluruh proses berlangsung aman dan sesuai prosedur,\u201d jelas Jupri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2030\" data-end=\"2201\">Menurutnya, pemindahan antar-UPT merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem pembinaan narapidana, sekaligus instrumen untuk meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan. \u201cIni adalah mekanisme resmi dalam pembinaan WBP dan penguatan keamanan, semuanya mengacu pada SOP yang telah ditetapkan,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2338\" data-end=\"2488\">Lebih jauh, Jupri mengungkapkan bahwa pemindahan tersebut juga bertujuan menyesuaikan program pembinaan dengan klasifikasi masing-masing warga binaan. \u201cDengan penempatan yang tepat, program pembinaan bisa berjalan lebih efektif dan sesuai kebutuhan tiap WBP,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2611\" data-end=\"2758\">Sebelum diberangkatkan, seluruh warga binaan telah melewati tahapan verifikasi administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga evaluasi kondisi mental. \u201cTidak ada yang dipindahkan tanpa melalui pemeriksaan menyeluruh, baik dari sisi administrasi maupun kesehatan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2886\" data-end=\"3059\">Tantangan tersendiri muncul karena jalur pemindahan menuju Kalimantan Timur harus ditempuh melalui transportasi laut. Kondisi ini, menurut Jupri, menuntut pengamanan ekstra. \u201cKarena menggunakan kapal laut, pengawalan maksimal menjadi hal mutlak untuk menjaga keselamatan dan keamanan selama perjalanan,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3063\" data-end=\"3204\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TARAKAN &#8211; Tekanan kelebihan penghuni di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan akhirnya ditangani lewat langkah cepat. Sebanyak 24 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dipindahkan ke sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di bawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Timur, Kamis (22\/01\/2026). Pemindahan ini menjadi sinyal kuat bahwa kondisi hunian di Lapas Tarakan telah berada pada &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":162685,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,27,2257],"tags":[],"class_list":["post-162683","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kota-tarakan-kalimantan-utara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162683","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=162683"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162683\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":162687,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162683\/revisions\/162687"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/162685"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=162683"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=162683"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=162683"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}