{"id":162943,"date":"2026-01-29T18:31:04","date_gmt":"2026-01-29T10:31:04","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=162943"},"modified":"2026-02-02T15:53:13","modified_gmt":"2026-02-02T07:53:13","slug":"tps-janju-paser-masih-perlu-penyempurnaan-fasilitas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tps-janju-paser-masih-perlu-penyempurnaan-fasilitas\/","title":{"rendered":"TPS Janju Paser Masih Perlu Penyempurnaan Fasilitas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"356\" data-end=\"738\"><strong>PASER<\/strong> \u2013 Meski sudah beroperasi, Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Terpadu Janju di Desa Janju, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, masih memerlukan penyempurnaan fasilitas penunjang agar operasional dapat berjalan lebih optimal. Hal ini terlihat saat kunjungan pimpinan daerah bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser, Kamis (29\/01\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"740\" data-end=\"1120\">Rombongan meninjau seluruh fasilitas TPS, termasuk mesin pencacah, area pengolahan Refuse Derived Fuel (RDF), gudang material daur ulang, dan area pengomposan. Di gudang daur ulang terlihat ribuan karung besar berwarna putih, kuning, dan biru berisi sampah plastik serta material anorganik yang telah dikelompokkan berdasarkan jenis dan siap disalurkan ke industri daur ulang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1122\" data-end=\"1525\">Petugas TPS menjelaskan, proses penyisiran dan pengemasan dilakukan secara manual untuk memastikan kualitas material daur ulang dan memaksimalkan nilai ekonominya. Selain itu, edukasi mengenai pemilahan sampah diterapkan di area mesin pencacah melalui spanduk yang mencantumkan material yang dilarang masuk, seperti tekstil besar, kayu, batu, logam, serta limbah B3, guna mencegah kerusakan mesin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1527\" data-end=\"1618\">Kepala DLH Kabupaten Paser, Achmad Safari, menekankan pentingnya penyempurnaan fasilitas. \u201cSecara prinsip TPS Terpadu Janju sudah berjalan dan menghasilkan RDF serta kompos. Namun, masih diperlukan penambahan fasilitas pendukung yang diharapkan dapat dituntaskan, baik pada tahun berjalan maupun melalui penganggaran tahun 2024,\u201d ujar Achmad.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1878\" data-end=\"2160\">Ia menambahkan, penyempurnaan fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan ruang, memudahkan pengawasan, dan menjaga kelancaran alur kerja. Dengan begitu, TPS Terpadu Janju dapat menjadi model pengelolaan sampah terpadu yang modern, aman, dan ramah lingkungan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-162971\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/IMG20260129090638-scaled.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/IMG20260129090638-scaled.jpg 2560w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/IMG20260129090638-300x225.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/IMG20260129090638-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/IMG20260129090638-768x576.jpg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/IMG20260129090638-1536x1152.jpg 1536w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/IMG20260129090638-2048x1536.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2162\" data-end=\"2387\">Selain itu, DLH Paser terus mendorong masyarakat untuk disiplin memilah sampah sejak dari rumah. Achmad menegaskan bahwa keberhasilan TPS tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat. \u201cJika masyarakat disiplin memilah sampah sejak rumah, proses di TPS akan lebih efisien, dan hasil RDF maupun kompos pun memiliki kualitas lebih baik,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2555\" data-end=\"2962\">Penyempurnaan fasilitas TPS Terpadu Janju menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Paser untuk mendukung program Zero Waste to Landfill, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari sampah yang diolah. Ke depan, TPS ini diharapkan menjadi rujukan bagi pengelolaan sampah terpadu di kabupaten lain, sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya pengolahan sampah secara ramah lingkungan. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2555\" data-end=\"2962\">Penulis: Darwanti | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PASER \u2013 Meski sudah beroperasi, Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Terpadu Janju di Desa Janju, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, masih memerlukan penyempurnaan fasilitas penunjang agar operasional dapat berjalan lebih optimal. Hal ini terlihat saat kunjungan pimpinan daerah bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paser, Kamis (29\/01\/2026). Rombongan meninjau seluruh fasilitas TPS, termasuk mesin pencacah, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":75,"featured_media":162946,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[14432],"tags":[14448],"class_list":["post-162943","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-pemkab-paser","tag-tps-janju-paser"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162943","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/75"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=162943"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162943\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":162972,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/162943\/revisions\/162972"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/162946"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=162943"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=162943"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=162943"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}