{"id":163101,"date":"2026-01-30T16:20:51","date_gmt":"2026-01-30T08:20:51","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=163101"},"modified":"2026-01-30T16:20:51","modified_gmt":"2026-01-30T08:20:51","slug":"gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/","title":{"rendered":"Gratis Tapi Ditolak, Pengobatan HIV di Tarakan Tersendat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"274\" data-end=\"602\"><strong>TARAKAN <\/strong>\u2014 Upaya pengendalian HIV di Kota Tarakan masih menghadapi tembok tebal bernama penolakan, stigma, dan pasien yang menghilang tanpa jejak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan mengakui, tidak sedikit pengidap HIV yang sudah terdeteksi justru enggan melanjutkan pengobatan hingga akhirnya terputus dari pendampingan medis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"604\" data-end=\"908\">Sepanjang tahun 2025, Dinkes Tarakan mencatat 103 kasus baru HIV. Namun angka tersebut tidak sepenuhnya berbanding lurus dengan keberhasilan terapi. Dari total temuan itu, sembilan orang dilaporkan meninggal dunia, sementara puluhan lainnya belum seluruhnya terhubung dengan layanan pengobatan rutin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"910\" data-end=\"1095\">Pengelola Program HIV Dinkes Tarakan, Indah Wahyuni, menyebut tantangan terbesar bukan pada ketersediaan obat, melainkan kesiapan pasien untuk memulai dan mempertahankan pengobatan. \u201cBegitu kasus ditemukan, harapannya pengobatan bisa langsung berjalan. Tetapi di lapangan, banyak yang belum siap secara mental dan sosial,\u201d ujarnya, Kamis (29\/01\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1267\" data-end=\"1511\">Dari 94 pengidap HIV yang seharusnya masuk dalam pendampingan lanjutan, baru 72 orang yang tercatat menjalani terapi antiretroviral (ARV) secara aktif. Sisanya belum memulai pengobatan atau bahkan tidak lagi dapat dilacak keberadaannya. \u201cKami menghadapi situasi di mana pasien memilih menunda, lalu perlahan menghilang dari sistem,\u201d kata Indah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1622\" data-end=\"1822\">Kondisi ini diperparah oleh sulitnya komunikasi. Nomor telepon yang tidak aktif hingga alamat domisili yang tidak lagi sesuai data kependudukan membuat petugas kesehatan kerap kehilangan jejak pasien. \u201cAda yang mengganti nomor, ada yang sengaja memutus komunikasi. Saat kami datangi alamat KTP, ternyata sudah pindah atau keluar dari Tarakan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1978\" data-end=\"2151\">Meski demikian, Dinkes Tarakan menegaskan tidak menyerah. Upaya pelacakan terus dilakukan melalui pendekatan persuasif, baik lewat kontak berulang maupun kunjungan lapangan. \u201cKami tidak berhenti hanya karena sekali gagal dihubungi. Selama masih ada data, tetap kami kejar,\u201d tegas Indah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2267\" data-end=\"2467\">Selain faktor teknis, stigma sosial masih menjadi momok utama. Miskonsepsi di masyarakat tentang HIV dinilai membuat pengidap enggan membuka status kesehatan mereka dan takut menjalani pengobatan. \u201cMasih banyak yang menganggap HIV menular lewat sentuhan biasa. Pemahaman keliru ini membuat pasien takut dikucilkan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2600\" data-end=\"2838\">Padahal, menurut Indah, layanan pengobatan HIV di Tarakan tersedia gratis dan dapat diakses hampir di seluruh fasilitas kesehatan. Dengan terapi ARV yang rutin, virus dapat ditekan hingga pengidap tetap bisa hidup produktif dan sehat. \u201cKalau minum obat secara konsisten, kualitas hidup tetap bisa normal,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2921\" data-end=\"3165\">Ia pun mengingatkan bahwa keberlanjutan layanan gratis menjadi faktor krusial. Jika saat ini saja masih banyak yang enggan berobat meski tanpa biaya, maka risiko putus obat akan semakin besar bila pengobatan suatu hari dibebankan kepada pasien.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3167\" data-end=\"3270\">\u201cKalau gratis saja masih ada yang menolak, bisa dibayangkan dampaknya jika harus berbayar,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3167\" data-end=\"3270\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TARAKAN \u2014 Upaya pengendalian HIV di Kota Tarakan masih menghadapi tembok tebal bernama penolakan, stigma, dan pasien yang menghilang tanpa jejak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan mengakui, tidak sedikit pengidap HIV yang sudah terdeteksi justru enggan melanjutkan pengobatan hingga akhirnya terputus dari pendampingan medis. Sepanjang tahun 2025, Dinkes Tarakan mencatat 103 kasus baru HIV. Namun angka &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":163102,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,27,2257],"tags":[],"class_list":["post-163101","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kota-tarakan-kalimantan-utara"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"TARAKAN \u2014 Upaya pengendalian HIV di Kota Tarakan masih menghadapi tembok tebal bernama penolakan, stigma, dan pasien yang menghilang tanpa jejak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan mengakui, tidak sedikit pengidap HIV yang sudah terdeteksi justru enggan melanjutkan pengobatan hingga akhirnya terputus dari pendampingan medis. Sepanjang tahun 2025, Dinkes Tarakan mencatat 103 kasus baru HIV. Namun angka\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Agnes Wiguna\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Gratis Tapi Ditolak, Pengobatan HIV di Tarakan Tersendat - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"TARAKAN \u2014 Upaya pengendalian HIV di Kota Tarakan masih menghadapi tembok tebal bernama penolakan, stigma, dan pasien yang menghilang tanpa jejak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan mengakui, tidak sedikit pengidap HIV yang sudah terdeteksi justru enggan melanjutkan pengobatan hingga akhirnya terputus dari pendampingan medis. Sepanjang tahun 2025, Dinkes Tarakan mencatat 103 kasus baru HIV. Namun angka\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-01-30T08:20:51+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-30T08:20:51+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Gratis Tapi Ditolak, Pengobatan HIV di Tarakan Tersendat - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"TARAKAN \u2014 Upaya pengendalian HIV di Kota Tarakan masih menghadapi tembok tebal bernama penolakan, stigma, dan pasien yang menghilang tanpa jejak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan mengakui, tidak sedikit pengidap HIV yang sudah terdeteksi justru enggan melanjutkan pengobatan hingga akhirnya terputus dari pendampingan medis. Sepanjang tahun 2025, Dinkes Tarakan mencatat 103 kasus baru HIV. Namun angka\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\\\/#blogposting\",\"name\":\"Gratis Tapi Ditolak, Pengobatan HIV di Tarakan Tersendat - Berita Borneo\",\"headline\":\"Gratis Tapi Ditolak, Pengobatan HIV di Tarakan Tersendat\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/Gratis-Tapi-Ditolak-Pengobatan-HIV-di-Tarakan-Tersendat.jpg\",\"width\":1200,\"height\":800,\"caption\":\"Gambar Ilustrasi\"},\"datePublished\":\"2026-01-30T16:20:51+08:00\",\"dateModified\":\"2026-01-30T16:20:51+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Hotnews, Kalimantan Utara, Tarakan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Utara\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Utara\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/kota-tarakan-kalimantan-utara\\\/#listItem\",\"name\":\"Tarakan\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/kota-tarakan-kalimantan-utara\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Tarakan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/kota-tarakan-kalimantan-utara\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\\\/#listItem\",\"name\":\"Gratis Tapi Ditolak, Pengobatan HIV di Tarakan Tersendat\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Utara\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Gratis Tapi Ditolak, Pengobatan HIV di Tarakan Tersendat\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/kota-tarakan-kalimantan-utara\\\/#listItem\",\"name\":\"Tarakan\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/\",\"name\":\"Agnes Wiguna\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3145f891ddd896b0b192051b7b5e94d88b14a857027f805d8f2b811445705e2e?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Agnes Wiguna\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\\\/\",\"name\":\"Gratis Tapi Ditolak, Pengobatan HIV di Tarakan Tersendat - Berita Borneo\",\"description\":\"TARAKAN \\u2014 Upaya pengendalian HIV di Kota Tarakan masih menghadapi tembok tebal bernama penolakan, stigma, dan pasien yang menghilang tanpa jejak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan mengakui, tidak sedikit pengidap HIV yang sudah terdeteksi justru enggan melanjutkan pengobatan hingga akhirnya terputus dari pendampingan medis. Sepanjang tahun 2025, Dinkes Tarakan mencatat 103 kasus baru HIV. Namun angka\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/01\\\/Gratis-Tapi-Ditolak-Pengobatan-HIV-di-Tarakan-Tersendat.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\\\/#mainImage\",\"width\":1200,\"height\":800,\"caption\":\"Gambar Ilustrasi\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2026-01-30T16:20:51+08:00\",\"dateModified\":\"2026-01-30T16:20:51+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Gratis Tapi Ditolak, Pengobatan HIV di Tarakan Tersendat - Berita Borneo","description":"TARAKAN \u2014 Upaya pengendalian HIV di Kota Tarakan masih menghadapi tembok tebal bernama penolakan, stigma, dan pasien yang menghilang tanpa jejak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan mengakui, tidak sedikit pengidap HIV yang sudah terdeteksi justru enggan melanjutkan pengobatan hingga akhirnya terputus dari pendampingan medis. Sepanjang tahun 2025, Dinkes Tarakan mencatat 103 kasus baru HIV. Namun angka","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/#blogposting","name":"Gratis Tapi Ditolak, Pengobatan HIV di Tarakan Tersendat - Berita Borneo","headline":"Gratis Tapi Ditolak, Pengobatan HIV di Tarakan Tersendat","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Gratis-Tapi-Ditolak-Pengobatan-HIV-di-Tarakan-Tersendat.jpg","width":1200,"height":800,"caption":"Gambar Ilustrasi"},"datePublished":"2026-01-30T16:20:51+08:00","dateModified":"2026-01-30T16:20:51+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/#webpage"},"articleSection":"Hotnews, Kalimantan Utara, Tarakan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/#listItem","name":"Kalimantan Utara"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Utara","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kota-tarakan-kalimantan-utara\/#listItem","name":"Tarakan"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kota-tarakan-kalimantan-utara\/#listItem","position":3,"name":"Tarakan","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kota-tarakan-kalimantan-utara\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/#listItem","name":"Gratis Tapi Ditolak, Pengobatan HIV di Tarakan Tersendat"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/#listItem","name":"Kalimantan Utara"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/#listItem","position":4,"name":"Gratis Tapi Ditolak, Pengobatan HIV di Tarakan Tersendat","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kota-tarakan-kalimantan-utara\/#listItem","name":"Tarakan"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/","name":"Agnes Wiguna","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3145f891ddd896b0b192051b7b5e94d88b14a857027f805d8f2b811445705e2e?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Agnes Wiguna"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/","name":"Gratis Tapi Ditolak, Pengobatan HIV di Tarakan Tersendat - Berita Borneo","description":"TARAKAN \u2014 Upaya pengendalian HIV di Kota Tarakan masih menghadapi tembok tebal bernama penolakan, stigma, dan pasien yang menghilang tanpa jejak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan mengakui, tidak sedikit pengidap HIV yang sudah terdeteksi justru enggan melanjutkan pengobatan hingga akhirnya terputus dari pendampingan medis. Sepanjang tahun 2025, Dinkes Tarakan mencatat 103 kasus baru HIV. Namun angka","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Gratis-Tapi-Ditolak-Pengobatan-HIV-di-Tarakan-Tersendat.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/#mainImage","width":1200,"height":800,"caption":"Gambar Ilustrasi"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/#mainImage"},"datePublished":"2026-01-30T16:20:51+08:00","dateModified":"2026-01-30T16:20:51+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Gratis Tapi Ditolak, Pengobatan HIV di Tarakan Tersendat - Berita Borneo","og:description":"TARAKAN \u2014 Upaya pengendalian HIV di Kota Tarakan masih menghadapi tembok tebal bernama penolakan, stigma, dan pasien yang menghilang tanpa jejak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan mengakui, tidak sedikit pengidap HIV yang sudah terdeteksi justru enggan melanjutkan pengobatan hingga akhirnya terputus dari pendampingan medis. Sepanjang tahun 2025, Dinkes Tarakan mencatat 103 kasus baru HIV. Namun angka","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2026-01-30T08:20:51+00:00","article:modified_time":"2026-01-30T08:20:51+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Gratis Tapi Ditolak, Pengobatan HIV di Tarakan Tersendat - Berita Borneo","twitter:description":"TARAKAN \u2014 Upaya pengendalian HIV di Kota Tarakan masih menghadapi tembok tebal bernama penolakan, stigma, dan pasien yang menghilang tanpa jejak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan mengakui, tidak sedikit pengidap HIV yang sudah terdeteksi justru enggan melanjutkan pengobatan hingga akhirnya terputus dari pendampingan medis. Sepanjang tahun 2025, Dinkes Tarakan mencatat 103 kasus baru HIV. Namun angka","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"163101","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":[],"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2026-01-30 08:20:56","updated":"2026-01-30 08:20:56","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/\" title=\"Kalimantan Utara\">Kalimantan Utara<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kota-tarakan-kalimantan-utara\/\" title=\"Tarakan\">Tarakan<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tGratis Tapi Ditolak, Pengobatan HIV di Tarakan Tersendat\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Utara","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/"},{"label":"Tarakan","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kota-tarakan-kalimantan-utara\/"},{"label":"Gratis Tapi Ditolak, Pengobatan HIV di Tarakan Tersendat","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/gratis-tapi-ditolak-pengobatan-hiv-di-tarakan-tersendat\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163101","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=163101"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163101\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":163103,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163101\/revisions\/163103"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/163102"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=163101"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=163101"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=163101"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}