{"id":163135,"date":"2026-01-30T20:17:27","date_gmt":"2026-01-30T12:17:27","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=163135"},"modified":"2026-01-30T20:17:27","modified_gmt":"2026-01-30T12:17:27","slug":"pola-berladang-masih-dominan-mahulu-dorong-pertanian-sawah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pola-berladang-masih-dominan-mahulu-dorong-pertanian-sawah\/","title":{"rendered":"Pola Berladang Masih Dominan, Mahulu Dorong Pertanian Sawah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>MAHAKAM ULU &#8211;<\/strong> Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menetapkan program cetak sawah seluas 141 hektare sebagai salah satu prioritas utama pada tahun 2026. Dalam pelaksanaannya, DKPP menjalin koordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mendukung realisasi program tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala DKPP Mahakam Ulu, Engelbertus Ibrahim, menjelaskan bahwa kegiatan cetak sawah secara teknis dilaksanakan oleh TNI, sementara DKPP berperan sebagai pengawas. \u201cCetak sawah dilakukan oleh TNI, kami (DKPP) sebagai pengawas saja sebenarnya,\u201d ungkap Engelbertus saat ditemui, Jumat (30\/1\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga mengakui kondisi geografis Mahakam Ulu menjadi tantangan tersendiri dalam pendistribusian berbagai bantuan pertanian, seperti pupuk, bibit, dan bantuan pangan ke kampung-kampung. Meski demikian, hingga kini distribusi tersebut masih berjalan tanpa kendala berarti. \u201cAgak sulit, tapi tidak bermasalah. Kami distribusi lewat jalur sungai, bahkan jalur darat juga bisa. Dan sekarang yang kendala mogoknya pengusaha kapal dari hilir,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain program cetak sawah, DKPP Mahakam Ulu juga telah menyiapkan program pendampingan melalui penyuluh pertanian yang dilakukan secara rutin. Menurut Engelbertus, karakteristik pertanian di Mahakam Ulu berbeda dengan daerah lain, khususnya Pulau Jawa. \u201cPetani kita tidak seperti di Jawa. Di Jawa mereka bertani untuk kehidupan mereka, di sini mereka hanya cukup untuk kebutuhan pokok saja. Pola berladang juga tidak bersawah seperti di sana,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Engelbertus menegaskan, penyaluran bantuan dan layanan penyuluhan dari DKPP hanya dapat diakses melalui kelompok tani yang telah terbentuk di kampung-kampung. Bantuan tidak diberikan secara perorangan. \u201cSekarang yang boleh mendapat bantuan hanya kelompok tani, tidak perorangan. Kalau mereka mau mendapatkan bantuan, gabunglah kelompok tani,\u201d tutupnya.[]\n<p>Admin05<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MAHAKAM ULU &#8211; Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menetapkan program cetak sawah seluas 141 hektare sebagai salah satu prioritas utama pada tahun 2026. Dalam pelaksanaannya, DKPP menjalin koordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mendukung realisasi program tersebut. Kepala DKPP Mahakam Ulu, Engelbertus Ibrahim, menjelaskan bahwa kegiatan cetak sawah secara &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":163191,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,1173],"tags":[2093],"class_list":["post-163135","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-mahakam-ulu-kalimantan-timur","tag-petani"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163135","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=163135"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163135\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":163137,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163135\/revisions\/163137"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/163191"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=163135"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=163135"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=163135"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}