{"id":163429,"date":"2026-02-01T13:37:10","date_gmt":"2026-02-01T05:37:10","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=163429"},"modified":"2026-02-01T13:37:10","modified_gmt":"2026-02-01T05:37:10","slug":"lingkungan-padat-terancam-api-berkobar-di-teluk-tiram","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lingkungan-padat-terancam-api-berkobar-di-teluk-tiram\/","title":{"rendered":"Lingkungan Padat Terancam, Api Berkobar di Teluk Tiram"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BANJARMASIN <\/strong>\u2014 Suasana tenang di Gang Antasan Raden, Kelurahan Teluk Tiram, Kota Banjarmasin, mendadak berubah mencekam setelah kobaran api muncul dari salah satu bangunan warga, Sabtu (31\/01\/2026) sore. Insiden ini terjadi di kawasan permukiman padat yang membuat api cepat membesar dan menimbulkan kepanikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Asap hitam pekat terlihat membubung tinggi, memicu warga keluar rumah sambil menyelamatkan diri dan barang-barang penting. Beberapa warga tampak berteriak meminta pertolongan sambil berupaya membuka akses jalan sempit agar kendaraan pemadam bisa masuk.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seorang warga setempat menuturkan, api mulai terlihat membesar dalam hitungan menit sehingga warga tidak sempat melakukan banyak persiapan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBegitu kelihatan apinya, kami langsung panik. Lingkungan di sini rapat, takut merembet ke rumah lain,\u201d ujar warga yang berada di lokasi kejadian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Laporan kebakaran segera disampaikan ke petugas pemadam. Tak berselang lama, sejumlah unit pemadam kebakaran dari relawan dan instansi terkait berdatangan ke lokasi dan langsung melakukan penyemprotan dari berbagai arah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sambil menunggu armada tambahan, warga sekitar sempat melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya demi menahan laju api agar tidak menjalar lebih luas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Relawan pemadam kebakaran di lapangan menyampaikan bahwa kondisi api mulai dapat dikendalikan kurang dari setengah jam setelah kejadian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cApi sudah bisa dikuasai dan masuk tahap pendinginan. Kami minta armada yang masih di perjalanan untuk melambat,\u201d ujar seorang relawan di lokasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga proses pemadaman berlangsung, petugas masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah bangunan yang terdampak. Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun penyebab pasti kebakaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aparat dan relawan tetap bersiaga di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran ulang. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANJARMASIN \u2014 Suasana tenang di Gang Antasan Raden, Kelurahan Teluk Tiram, Kota Banjarmasin, mendadak berubah mencekam setelah kobaran api muncul dari salah satu bangunan warga, Sabtu (31\/01\/2026) sore. Insiden ini terjadi di kawasan permukiman padat yang membuat api cepat membesar dan menimbulkan kepanikan. Asap hitam pekat terlihat membubung tinggi, memicu warga keluar rumah sambil menyelamatkan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":163431,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2275,2276],"tags":[],"class_list":["post-163429","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-banjarmasin-provinsi-kalimantan-selatan","category-kalimantan-selatan-kalsel"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163429","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=163429"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163429\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":163432,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163429\/revisions\/163432"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/163431"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=163429"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=163429"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=163429"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}