{"id":163470,"date":"2026-02-01T15:58:47","date_gmt":"2026-02-01T07:58:47","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=163470"},"modified":"2026-02-01T15:58:47","modified_gmt":"2026-02-01T07:58:47","slug":"suara-ledakan-gegerkan-warga-kontrakan-di-pattimura-terbakar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/suara-ledakan-gegerkan-warga-kontrakan-di-pattimura-terbakar\/","title":{"rendered":"Suara Ledakan Gegerkan Warga, Kontrakan di Pattimura Terbakar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BERAU <\/strong>\u2013 Kepulan asap disertai suara dentuman mendadak memecah ketenangan warga Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, Sabtu pagi (31\/01\/2026). Sebuah rumah kontrakan di Jalan Pattimura RT 001 dilaporkan terbakar saat kondisi bangunan ditinggal penghuninya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Insiden terjadi sekitar pukul 09.30 Wita. Api pertama kali terdeteksi oleh warga sekitar yang curiga setelah mendengar suara seperti ledakan dari arah dapur bangunan. Dalam waktu singkat, asap tebal terlihat keluar dari bagian belakang rumah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dua warga setempat, Destiani dan Sudirman, menjadi saksi awal kejadian. Keduanya segera mendekat untuk memastikan sumber suara dan mendapati api mulai membesar dari area dapur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1081\" data-end=\"1264\">\u201cAwalnya kami kira suara biasa, tapi setelah dicek ternyata sudah ada asap dan api. Kami langsung berusaha menyelamatkan barang di depan rumah,\u201d ungkap salah satu saksi di lokasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Upaya darurat dilakukan dengan mengamankan sepeda motor milik penghuni kontrakan yang terparkir di halaman. Warga kemudian bergotong royong melakukan penanganan awal sembari menunggu bantuan lanjutan agar api tidak merembet ke bangunan lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari pendataan kepolisian, rumah kontrakan tersebut diketahui milik Suhair (49) dan dihuni oleh Andi Aspa (38). Kebakaran menyebabkan kerusakan berat pada bangunan dengan estimasi kerugian sekitar Rp150 juta, sementara kerugian pribadi korban diperkirakan mencapai Rp15 juta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapolsek Talisayan AKP Rakhmat Wiwid Dianto menyampaikan bahwa penyebab kebakaran masih dalam proses penelusuran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1923\" data-end=\"2078\">\u201cKami masih mengumpulkan keterangan saksi dan mengecek kemungkinan sumber api. Kesimpulan baru bisa disampaikan setelah penyelidikan selesai,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan aspek keselamatan saat meninggalkan rumah, terutama bangunan kontrakan yang kerap ditinggal dalam keadaan kosong.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2252\" data-end=\"2404\">\u201cPastikan instalasi listrik, kompor, dan peralatan dapur benar-benar aman sebelum ditinggalkan. Pencegahan adalah langkah paling efektif,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kejadian tersebut kembali menjadi peringatan serius bagi warga akan risiko kebakaran rumah kosong. []\n<p>Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BERAU \u2013 Kepulan asap disertai suara dentuman mendadak memecah ketenangan warga Kampung Talisayan, Kecamatan Talisayan, Sabtu pagi (31\/01\/2026). Sebuah rumah kontrakan di Jalan Pattimura RT 001 dilaporkan terbakar saat kondisi bangunan ditinggal penghuninya. Insiden terjadi sekitar pukul 09.30 Wita. Api pertama kali terdeteksi oleh warga sekitar yang curiga setelah mendengar suara seperti ledakan dari arah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":163473,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[478,17,26],"tags":[190],"class_list":["post-163470","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-berau","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-kebakaran"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163470","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=163470"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163470\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":163474,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163470\/revisions\/163474"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/163473"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=163470"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=163470"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=163470"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}