{"id":163636,"date":"2026-02-02T17:06:32","date_gmt":"2026-02-02T09:06:32","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=163636"},"modified":"2026-02-02T17:06:32","modified_gmt":"2026-02-02T09:06:32","slug":"apel-pasukan-digelar-polres-nunukan-siap-tekan-angka-kecelakaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/apel-pasukan-digelar-polres-nunukan-siap-tekan-angka-kecelakaan\/","title":{"rendered":"Apel Pasukan Digelar, Polres Nunukan Siap Tekan Angka Kecelakaan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"450\" data-end=\"719\"><strong>NUNUKAN<\/strong> &#8211; Polres Nunukan mulai mengintensifkan Operasi Keselamatan Kayan 2026 dengan menekankan pendekatan edukatif dan penegakan hukum berbasis teknologi. Operasi ini diarahkan untuk menekan angka kecelakaan sekaligus membangun kesadaran berlalu lintas di tengah masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"721\" data-end=\"884\">Wakil Kepala Polres Nunukan Kompol Irwan menegaskan, keberhasilan operasi tidak diukur dari banyaknya tilang, melainkan dari perubahan perilaku pengguna jalan. \u201cFokus utama kita adalah pencegahan. Edukasi harus lebih terasa di masyarakat dibandingkan penindakan,\u201d ujarnya saat memimpin Apel Gelar Pasukan, Senin (02\/02\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1053\" data-end=\"1267\">Ia meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, mulai dari sosialisasi langsung di lapangan hingga pemanfaatan media massa dan media sosial untuk menjangkau kelompok usia produktif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1269\" data-end=\"1380\">Dalam aspek penegakan hukum, Irwan mengingatkan agar setiap tindakan dilakukan secara profesional dan beretika. \u201cPenindakan tetap berjalan, tetapi harus manusiawi dan persuasif. Jangan sampai cara bertindak justru merusak kepercayaan publik,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1526\" data-end=\"1756\">Sebagai bagian dari transparansi, Polres Nunukan juga mengoptimalkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik yang bersifat statis maupun mobile, guna meminimalkan interaksi langsung dan potensi penyalahgunaan wewenang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1758\" data-end=\"1961\">Tak hanya itu, pengawasan terhadap kendaraan angkutan umum dan pariwisata menjadi perhatian khusus. Pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check diprioritaskan demi menjamin keselamatan penumpang. \u201cKeselamatan masyarakat dimulai dari kendaraan yang layak jalan. Ini tidak bisa ditawar,\u201d kata Irwan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2068\" data-end=\"2166\">Ia juga menekankan pentingnya soliditas internal dan kesiapan personel selama operasi berlangsung. \u201cFisik, mental, dan kekompakan anggota harus dijaga. Operasi panjang tidak akan maksimal kalau personel tidak siap,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2297\" data-end=\"2438\">Menurut Irwan, Operasi Keselamatan Kayan 2026 merupakan langkah strategis untuk menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di Kalimantan Utara. \u201cHarapan kami sederhana tapi krusial: pelanggaran menurun, kecelakaan berkurang, dan lalu lintas terasa lebih aman bagi semua,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2442\" data-end=\"2581\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NUNUKAN &#8211; Polres Nunukan mulai mengintensifkan Operasi Keselamatan Kayan 2026 dengan menekankan pendekatan edukatif dan penegakan hukum berbasis teknologi. Operasi ini diarahkan untuk menekan angka kecelakaan sekaligus membangun kesadaran berlalu lintas di tengah masyarakat. Wakil Kepala Polres Nunukan Kompol Irwan menegaskan, keberhasilan operasi tidak diukur dari banyaknya tilang, melainkan dari perubahan perilaku pengguna jalan. \u201cFokus &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":163637,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,27,2248],"tags":[],"class_list":["post-163636","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163636","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=163636"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163636\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":163638,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163636\/revisions\/163638"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/163637"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=163636"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=163636"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=163636"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}