{"id":163753,"date":"2026-02-03T09:42:24","date_gmt":"2026-02-03T01:42:24","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=163753"},"modified":"2026-02-03T09:42:24","modified_gmt":"2026-02-03T01:42:24","slug":"cemburu-dan-emosi-istri-dibakar-suami","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/cemburu-dan-emosi-istri-dibakar-suami\/","title":{"rendered":"Cemburu dan Emosi, Istri Dibakar Suami"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"387\" data-end=\"637\"><strong>SUMATERA UTARA<\/strong> \u2013 Sebuah konflik rumah tangga di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) berakhir tragis. Seorang pria berinisial HY (55) nekat membakar istrinya, NS (53), setelah perselisihan panjang yang memuncak pada permintaan cerai dari sang istri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"639\" data-end=\"897\">Peristiwa mengerikan itu terjadi di Desa Aek Haruaya, Kecamatan Portibi, pada Minggu (01\/02\/2026) dini hari. Insiden bermula dari pertengkaran verbal yang kembali pecah di antara pasangan tersebut, yang diketahui telah lama hidup dalam hubungan tidak harmonis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"899\" data-end=\"1246\">Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tapanuli Selatan, Iptu Bontor D. Sitorus, menjelaskan bahwa konflik rumah tangga pasangan ini telah berlangsung cukup lama. \u201cSelama sekitar setahun terakhir, hubungan keduanya memburuk. Pelaku menaruh kecurigaan terhadap perubahan sikap korban dan muncul isu orang ketiga,\u201d ungkap Bontor, Selasa (03\/02\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1248\" data-end=\"1407\">Dalam pertengkaran terakhir itu, HY disebut sempat mencoba membujuk korban untuk mempertahankan rumah tangga. Namun, permintaan tersebut ditolak mentah-mentah. \u201cKorban menegaskan tidak ingin lagi hidup bersama dan meminta perceraian,\u201d ujar Bontor, merujuk pada hasil pemeriksaan penyidik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1539\" data-end=\"1714\">Penolakan itu memicu emosi pelaku hingga berujung tindakan brutal. HY kemudian membakar tubuh istrinya, menyebabkan korban mengalami luka bakar serius di hampir seluruh tubuh. \u201cSetelah api menyala, keduanya sempat menuju kamar mandi, dan pelaku menyiram tubuh korban dengan air,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1831\" data-end=\"2003\">Korban segera mendapatkan penanganan medis, sementara HY diamankan oleh aparat kepolisian. Kasus ini kini ditangani Polres Tapanuli Selatan untuk proses hukum lebih lanjut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2005\" data-end=\"2195\">Peristiwa tersebut kembali membuka mata publik tentang bahaya konflik rumah tangga yang dibiarkan berlarut-larut tanpa penanganan, hingga berujung pada tindak kekerasan yang mengancam nyawa. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2005\" data-end=\"2195\">Admin03<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SUMATERA UTARA \u2013 Sebuah konflik rumah tangga di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) berakhir tragis. Seorang pria berinisial HY (55) nekat membakar istrinya, NS (53), setelah perselisihan panjang yang memuncak pada permintaan cerai dari sang istri. Peristiwa mengerikan itu terjadi di Desa Aek Haruaya, Kecamatan Portibi, pada Minggu (01\/02\/2026) dini hari. Insiden bermula dari pertengkaran &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":163754,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,35,7761],"tags":[],"class_list":["post-163753","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-nasional","category-sumatera-utara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163753","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=163753"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163753\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":163755,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163753\/revisions\/163755"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/163754"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=163753"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=163753"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=163753"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}