{"id":163932,"date":"2026-02-04T09:27:18","date_gmt":"2026-02-04T01:27:18","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=163932"},"modified":"2026-02-04T09:27:18","modified_gmt":"2026-02-04T01:27:18","slug":"putra-sang-penguasa-tumbang-dalam-serangan-terencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/putra-sang-penguasa-tumbang-dalam-serangan-terencana\/","title":{"rendered":"Putra Sang Penguasa Tumbang dalam Serangan Terencana"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>ZINTAN<\/strong> \u2014 Tewasnya Saif Al-Islam Khadafi, putra mendiang pemimpin Libya Muammar Khadafi, kembali mengguncang stabilitas keamanan di wilayah barat negara itu. Insiden berdarah tersebut terjadi pada Senin 2 Februari 2026 dan hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar terkait pelaku maupun motif di balik serangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Informasi mengenai kematian Saif mulai beredar luas setelah dikonfirmasi oleh orang-orang terdekatnya di lingkaran politik internal. Salah satu anggota tim politiknya menyebut peristiwa itu sebagai serangan terencana yang menargetkan korban secara spesifik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"887\" data-end=\"1059\">\u201cIni bukan serangan acak. Saif jelas menjadi target utama dan para pelaku datang dengan persiapan matang,\u201d ujar sumber tersebut kepada media lokal Libya, Selasa (03\/02\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Keterangan senada disampaikan pengacara Saif yang berbasis di Prancis, Marcel Ceccaldi. Ia menilai pembunuhan kliennya dilakukan dengan pola operasi yang rapi dan singkat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1236\" data-end=\"1426\">\u201cYang kami lihat adalah sebuah aksi komando. Mereka bergerak cepat, masuk ke lokasi, lalu menghabisi Saif tanpa memberi ruang untuk penyelamatan,\u201d kata Ceccaldi dalam pernyataan tertulisnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seorang jurnalis Al Jazeera Arabic yang melaporkan langsung dari Libya, Ahmed Khalifa, menyebut Saif meninggal dunia akibat luka tembak yang mengenai bagian vital tubuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1604\" data-end=\"1749\">\u201cBerdasarkan informasi lapangan, Saif ditembak dari jarak dekat. Serangan berlangsung singkat, namun mematikan,\u201d ungkap Khalifa dalam laporannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun, versi berbeda muncul dari pihak keluarga. Saudara perempuan Saif mengklaim bahwa peristiwa tersebut tidak terjadi di dalam rumah di Zintan, melainkan di wilayah dekat perbatasan Libya dengan Aljazair.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1962\" data-end=\"2131\">\u201cSaif tidak meninggal di rumahnya seperti yang diberitakan. Ia tewas saat berada di kawasan dekat perbatasan,\u201d ujarnya kepada salah satu stasiun televisi nasional Libya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Media setempat juga menyoroti fakta bahwa kamera pengawas di sekitar lokasi dilaporkan tidak berfungsi sebelum kejadian berlangsung. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya keterlibatan pihak tertentu yang memahami sistem keamanan setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menanggapi isu keterlibatan kelompok bersenjata, Milisi Brigade Tempur 444 secara tegas membantah tudingan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2493\" data-end=\"2632\">\u201cKami tidak terlibat dalam pembunuhan Saif Al-Islam Khadafi. Nama kami diseret tanpa dasar yang jelas,\u201d tegas juru bicara brigade tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kantor Kejaksaan Agung Libya menyatakan telah membuka penyelidikan resmi atas kasus ini. Seorang pejabat kejaksaan mengatakan proses pengumpulan bukti tengah berlangsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2808\" data-end=\"2924\">\u201cKami sedang mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak. Semua kemungkinan akan ditelusuri,\u201d kata pejabat tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saif Al-Islam Khadafi dikenal sebagai figur sentral di balik layar kekuasaan ayahnya sebelum rezim Khadafi tumbang pada 2011. Meski tak pernah menjabat secara resmi, pengaruh politiknya membuat ia disegani sekaligus ditakuti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga tercatat menghadapi berbagai tuduhan serius, termasuk pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Namanya masuk dalam daftar buronan Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) dan daftar sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kematian Saif kini dipandang sebagai peristiwa krusial yang berpotensi memicu eskalasi konflik baru di Libya, negara yang hingga kini masih belum sepenuhnya pulih dari perang saudara berkepanjangan. []\n<p>Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ZINTAN \u2014 Tewasnya Saif Al-Islam Khadafi, putra mendiang pemimpin Libya Muammar Khadafi, kembali mengguncang stabilitas keamanan di wilayah barat negara itu. Insiden berdarah tersebut terjadi pada Senin 2 Februari 2026 dan hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar terkait pelaku maupun motif di balik serangan. Informasi mengenai kematian Saif mulai beredar luas setelah dikonfirmasi oleh &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":163934,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[14513,955,14512],"class_list":["post-163932","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-libya","tag-pembunuhan","tag-saif-al-islam-khadafi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163932","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=163932"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163932\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":163935,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163932\/revisions\/163935"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/163934"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=163932"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=163932"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=163932"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}