{"id":163958,"date":"2026-02-04T15:04:27","date_gmt":"2026-02-04T07:04:27","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=163958"},"modified":"2026-02-04T15:04:27","modified_gmt":"2026-02-04T07:04:27","slug":"jepang-darurat-salju-30-orang-tewas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jepang-darurat-salju-30-orang-tewas\/","title":{"rendered":"Jepang Darurat Salju, 30 Orang Tewas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>TOKYO <\/strong>\u2014 Gelombang badai salju ekstrem yang menyapu Jepang dalam dua pekan terakhir berubah menjadi krisis kemanusiaan, terutama bagi warga lanjut usia di wilayah pesisir Laut Jepang. Pemerintah Jepang melaporkan sedikitnya 30 orang meninggal dunia akibat cuaca ekstrem yang memicu longsoran salju, runtuhnya atap rumah, hingga kecelakaan saat pembersihan salju.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu korban adalah seorang perempuan lanjut usia berumur 91 tahun yang ditemukan tewas tertimbun salju di kediamannya. Petugas kepolisian setempat menyebut korban diduga meninggal saat berupaya membersihkan salju yang menumpuk di sekitar rumah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"989\" data-end=\"1205\">\u201cKorban diduga kehilangan oksigen setelah tertutup salju tebal. Aktivitas di sekitar atap rumah menjadi sangat berisiko dalam kondisi seperti ini,\u201d ujar seorang pejabat kepolisian setempat kepada media internasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Fenomena cuaca ekstrem ini mulai terjadi sejak 20 Januari, ketika massa udara dingin intens melanda wilayah utara dan barat Jepang. Akibatnya, sejumlah daerah terpencil mengalami akumulasi salju hingga lebih dari empat meter, melampaui rata-rata tahunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menghadapi situasi tersebut, Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, memimpin rapat koordinasi tingkat nasional untuk merespons lonjakan dampak bencana. Pemerintah pusat diminta mengoptimalkan seluruh sumber daya guna menekan potensi korban tambahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1717\" data-end=\"1901\">\u201cKeselamatan warga adalah prioritas utama. Setiap kementerian harus bergerak cepat dan terkoordinasi untuk mencegah kecelakaan lebih lanjut,\u201d kata Takaichi dalam rapat kabinet darurat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dampak terparah tercatat di Prefektur Aomori. Gubernur Aomori, Soichiro Miyashita, mengajukan permintaan bantuan kepada Pasukan Bela Diri Jepang setelah tenaga lokal kewalahan membersihkan salju yang menutup akses permukiman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2132\" data-end=\"2317\">\u201cWarga lanjut usia yang tinggal sendiri berada dalam kondisi paling rentan. Kami membutuhkan dukungan tambahan untuk memastikan mereka tetap aman,\u201d ujar Miyashita dalam konferensi pers.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bantuan militer difokuskan pada pembukaan akses jalan serta pembersihan dinding salju yang di beberapa lokasi mencapai ketinggian hampir dua meter. Aparat juga mendata rumah-rumah dengan risiko runtuh akibat beban salju berlebih.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepolisian Jepang mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi longsoran salju dari atap bangunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2688\" data-end=\"2861\">\u201cPerubahan suhu dapat menyebabkan salju runtuh secara tiba-tiba. Kami mengimbau warga untuk tidak beraktivitas sendirian di area berbahaya,\u201d kata seorang pejabat kepolisian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hingga Selasa (03\/02\/2026), pemerintah pusat menyatakan situasi masih dalam pemantauan intensif. Otoritas memperkirakan cuaca ekstrem masih berpotensi berlanjut, sehingga upaya mitigasi terus diperkuat guna mencegah bertambahnya korban jiwa. []\n<p>Admin04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TOKYO \u2014 Gelombang badai salju ekstrem yang menyapu Jepang dalam dua pekan terakhir berubah menjadi krisis kemanusiaan, terutama bagi warga lanjut usia di wilayah pesisir Laut Jepang. Pemerintah Jepang melaporkan sedikitnya 30 orang meninggal dunia akibat cuaca ekstrem yang memicu longsoran salju, runtuhnya atap rumah, hingga kecelakaan saat pembersihan salju. Salah satu korban adalah seorang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":163965,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[14514,2478],"class_list":["post-163958","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional","tag-badai-salju","tag-jepang"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163958","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=163958"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163958\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":163974,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/163958\/revisions\/163974"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/163965"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=163958"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=163958"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=163958"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}