{"id":164429,"date":"2026-02-06T15:46:29","date_gmt":"2026-02-06T07:46:29","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=164429"},"modified":"2026-02-06T15:46:29","modified_gmt":"2026-02-06T07:46:29","slug":"pengawasan-pangan-diperketat-jelang-hbkn","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pengawasan-pangan-diperketat-jelang-hbkn\/","title":{"rendered":"Pengawasan Pangan Diperketat Jelang HBKN"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"275\" data-end=\"604\"><strong>TANJUNG SELOR<\/strong> \u2013 Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memastikan ketersediaan beras dan bahan pokok lainnya masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan. Kepastian ini diperoleh setelah Tim Satgas Pangan melakukan pemantauan langsung di lapangan menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"606\" data-end=\"1026\">Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov Kaltara, Bustan, menjelaskan bahwa pengecekan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi bersama Badan Pangan Nasional, Polda Kaltara, dan Perum Bulog.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"606\" data-end=\"1026\">\u201cKami turun langsung memastikan persediaan pangan tetap terjaga, terutama menjelang momentum HBKN, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan bahan pokok,\u201d ujarnya di Tanjung Selor, sebagaimana dilansir laman resmi Antara, Kamis (05\/02\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1028\" data-end=\"1350\">Langkah pemantauan tersebut merupakan tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026 yang digelar secara daring sehari sebelumnya. Tim kemudian meninjau berbagai komoditas penting, mulai dari beras, gula, minyak goreng, hingga bawang putih dan bawang merah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1352\" data-end=\"1628\">Dari hasil pemantauan, pemerintah daerah menilai stok pangan di provinsi termuda di Indonesia itu masih dalam kondisi aman dengan harga relatif stabil. Untuk beras premium, misalnya, harga pasar berada pada kisaran Rp16.000 hingga Rp17.000 per kilogram, bergantung pada merek.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1630\" data-end=\"1998\">Meski demikian, pengawasan menemukan persoalan lain yang menjadi perhatian, yakni masih adanya beras yang dipasarkan tanpa izin edar atau belum memperpanjang perizinannya.<br data-start=\"1801\" data-end=\"1804\" \/>\u201cKami sudah mengingatkan pengelola ritel modern maupun distributor agar segera menuntaskan perizinan produk beras yang beredar, sehingga aspek keamanan dan mutu tetap terjamin,\u201d kata Bustan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2000\" data-end=\"2220\">Pemerintah Provinsi Kaltara menegaskan akan terus melakukan pemantauan berkala guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memastikan seluruh produk yang beredar memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2000\" data-end=\"2220\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TANJUNG SELOR \u2013 Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memastikan ketersediaan beras dan bahan pokok lainnya masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan. Kepastian ini diperoleh setelah Tim Satgas Pangan melakukan pemantauan langsung di lapangan menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN). Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov Kaltara, Bustan, menjelaskan bahwa pengecekan dilakukan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":164431,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,27,9878],"tags":[],"class_list":["post-164429","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-utara-kaltara","category-tanjung-selor"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/164429","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=164429"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/164429\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":164433,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/164429\/revisions\/164433"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/164431"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=164429"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=164429"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=164429"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}