{"id":164762,"date":"2026-02-07T18:19:42","date_gmt":"2026-02-07T10:19:42","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=164762"},"modified":"2026-02-07T18:19:42","modified_gmt":"2026-02-07T10:19:42","slug":"pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/","title":{"rendered":"Pelestarian Mangrove, Dampak Langsung untuk Ekonomi Pesisir"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>TARAKAN<\/strong> \u2014 Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, menegaskan pentingnya pelestarian mangrove dan bekantan sebagai prioritas utama dalam pengelolaan lahan basah di provinsi ini. Pernyataan itu disampaikan saat peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026, Jumat (06\/02\/2026), di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Tarakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Acara yang menghadirkan pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat lokal ini menekankan sinergi dalam menjaga ekosistem pesisir. Gubernur Zainal menyoroti peran mangrove sebagai \u201cbenteng alami kehidupan pesisir sekaligus penopang ekonomi warga.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKesehatan hutan mangrove memengaruhi keseimbangan lingkungan sekaligus memberi penghidupan bagi masyarakat pesisir. Menjaga mangrove bukan hanya soal alam, tapi juga masa depan ekonomi dan kehidupan di Kaltara,\u201d ungkap Zainal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">KKMB Tarakan saat ini menjadi contoh keberhasilan konservasi. Kawasan seluas 22 hektare ini tidak hanya melindungi sekitar 42 individu bekantan yang terbagi dalam tiga kelompok, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat melalui ekowisata dan pendidikan lingkungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Gubernur menekankan bahwa mangrove berperan dalam mitigasi perubahan iklim, mulai dari penyerapan karbon hingga perlindungan pantai dari abrasi. \u201cSetiap hektar mangrove yang kita pulihkan adalah strategi nyata menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam arahannya, Zainal menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, swasta, dan masyarakat harus bersama-sama memastikan ekosistem mangrove tetap lestari sekaligus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPelestarian mangrove dan bekantan berdampak nyata pada ketahanan pangan dan ekonomi pesisir. Ini tanggung jawab kita bersama alam dan manusia harus sejalan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">KKMB juga menjadi laboratorium hidup, menyediakan area edukasi, penelitian, dan konservasi bagi generasi muda. \u201cGenerasi berikut harus belajar dari sini, memahami bagaimana alam dan manusia bisa bersinergi, dan menjaga ekosistem agar lestari di masa depan,\u201d tandas gubernur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kawasan konservasi ini menampung sekitar 15 jenis mangrove, menyediakan habitat penting bagi flora dan fauna pesisir, sekaligus menjadi simbol bagaimana pembangunan dan konservasi bisa berjalan beriringan. []\n<p>Redaksi4<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TARAKAN \u2014 Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, menegaskan pentingnya pelestarian mangrove dan bekantan sebagai prioritas utama dalam pengelolaan lahan basah di provinsi ini. Pernyataan itu disampaikan saat peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026, Jumat (06\/02\/2026), di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Tarakan. Acara yang menghadirkan pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":164764,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[27,2257],"tags":[],"class_list":["post-164762","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kota-tarakan-kalimantan-utara"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"TARAKAN \u2014 Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, menegaskan pentingnya pelestarian mangrove dan bekantan sebagai prioritas utama dalam pengelolaan lahan basah di provinsi ini. Pernyataan itu disampaikan saat peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026, Jumat (06\/02\/2026), di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Tarakan. Acara yang menghadirkan pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Aulia Setyaningrum\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Pelestarian Mangrove, Dampak Langsung untuk Ekonomi Pesisir - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"TARAKAN \u2014 Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, menegaskan pentingnya pelestarian mangrove dan bekantan sebagai prioritas utama dalam pengelolaan lahan basah di provinsi ini. Pernyataan itu disampaikan saat peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026, Jumat (06\/02\/2026), di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Tarakan. Acara yang menghadirkan pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-02-07T10:19:42+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-07T10:19:42+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Pelestarian Mangrove, Dampak Langsung untuk Ekonomi Pesisir - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"TARAKAN \u2014 Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, menegaskan pentingnya pelestarian mangrove dan bekantan sebagai prioritas utama dalam pengelolaan lahan basah di provinsi ini. Pernyataan itu disampaikan saat peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026, Jumat (06\/02\/2026), di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Tarakan. Acara yang menghadirkan pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\\\/#blogposting\",\"name\":\"Pelestarian Mangrove, Dampak Langsung untuk Ekonomi Pesisir - Berita Borneo\",\"headline\":\"Pelestarian Mangrove, Dampak Langsung untuk Ekonomi Pesisir\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/9354961c-9a5c-4c8d-9436-ef06f8386ff9.jpg\",\"width\":1024,\"height\":577},\"datePublished\":\"2026-02-07T18:19:42+08:00\",\"dateModified\":\"2026-02-07T18:19:42+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Kalimantan Utara, Tarakan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Utara\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Utara\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/kota-tarakan-kalimantan-utara\\\/#listItem\",\"name\":\"Tarakan\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/kota-tarakan-kalimantan-utara\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Tarakan\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/kota-tarakan-kalimantan-utara\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\\\/#listItem\",\"name\":\"Pelestarian Mangrove, Dampak Langsung untuk Ekonomi Pesisir\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Utara\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Pelestarian Mangrove, Dampak Langsung untuk Ekonomi Pesisir\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-utara-kaltara\\\/kota-tarakan-kalimantan-utara\\\/#listItem\",\"name\":\"Tarakan\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/\",\"name\":\"Aulia Setyaningrum\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/8d6e8e5740319c38fac0bb9708580f5a6e98046f868c2f08014a38e7cbe344d2?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Aulia Setyaningrum\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\\\/\",\"name\":\"Pelestarian Mangrove, Dampak Langsung untuk Ekonomi Pesisir - Berita Borneo\",\"description\":\"TARAKAN \\u2014 Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, menegaskan pentingnya pelestarian mangrove dan bekantan sebagai prioritas utama dalam pengelolaan lahan basah di provinsi ini. Pernyataan itu disampaikan saat peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026, Jumat (06\\\/02\\\/2026), di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Tarakan. Acara yang menghadirkan pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin04\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/02\\\/9354961c-9a5c-4c8d-9436-ef06f8386ff9.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\\\/#mainImage\",\"width\":1024,\"height\":577},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2026-02-07T18:19:42+08:00\",\"dateModified\":\"2026-02-07T18:19:42+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Pelestarian Mangrove, Dampak Langsung untuk Ekonomi Pesisir - Berita Borneo","description":"TARAKAN \u2014 Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, menegaskan pentingnya pelestarian mangrove dan bekantan sebagai prioritas utama dalam pengelolaan lahan basah di provinsi ini. Pernyataan itu disampaikan saat peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026, Jumat (06\/02\/2026), di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Tarakan. Acara yang menghadirkan pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/#blogposting","name":"Pelestarian Mangrove, Dampak Langsung untuk Ekonomi Pesisir - Berita Borneo","headline":"Pelestarian Mangrove, Dampak Langsung untuk Ekonomi Pesisir","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/9354961c-9a5c-4c8d-9436-ef06f8386ff9.jpg","width":1024,"height":577},"datePublished":"2026-02-07T18:19:42+08:00","dateModified":"2026-02-07T18:19:42+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/#webpage"},"articleSection":"Kalimantan Utara, Tarakan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/#listItem","name":"Kalimantan Utara"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Utara","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kota-tarakan-kalimantan-utara\/#listItem","name":"Tarakan"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kota-tarakan-kalimantan-utara\/#listItem","position":3,"name":"Tarakan","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kota-tarakan-kalimantan-utara\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/#listItem","name":"Pelestarian Mangrove, Dampak Langsung untuk Ekonomi Pesisir"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/#listItem","name":"Kalimantan Utara"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/#listItem","position":4,"name":"Pelestarian Mangrove, Dampak Langsung untuk Ekonomi Pesisir","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kota-tarakan-kalimantan-utara\/#listItem","name":"Tarakan"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/","name":"Aulia Setyaningrum","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/8d6e8e5740319c38fac0bb9708580f5a6e98046f868c2f08014a38e7cbe344d2?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Aulia Setyaningrum"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/","name":"Pelestarian Mangrove, Dampak Langsung untuk Ekonomi Pesisir - Berita Borneo","description":"TARAKAN \u2014 Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, menegaskan pentingnya pelestarian mangrove dan bekantan sebagai prioritas utama dalam pengelolaan lahan basah di provinsi ini. Pernyataan itu disampaikan saat peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026, Jumat (06\/02\/2026), di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Tarakan. Acara yang menghadirkan pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin04\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/9354961c-9a5c-4c8d-9436-ef06f8386ff9.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/#mainImage","width":1024,"height":577},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/#mainImage"},"datePublished":"2026-02-07T18:19:42+08:00","dateModified":"2026-02-07T18:19:42+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Pelestarian Mangrove, Dampak Langsung untuk Ekonomi Pesisir - Berita Borneo","og:description":"TARAKAN \u2014 Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, menegaskan pentingnya pelestarian mangrove dan bekantan sebagai prioritas utama dalam pengelolaan lahan basah di provinsi ini. Pernyataan itu disampaikan saat peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026, Jumat (06\/02\/2026), di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Tarakan. Acara yang menghadirkan pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2026-02-07T10:19:42+00:00","article:modified_time":"2026-02-07T10:19:42+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Pelestarian Mangrove, Dampak Langsung untuk Ekonomi Pesisir - Berita Borneo","twitter:description":"TARAKAN \u2014 Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, menegaskan pentingnya pelestarian mangrove dan bekantan sebagai prioritas utama dalam pengelolaan lahan basah di provinsi ini. Pernyataan itu disampaikan saat peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026, Jumat (06\/02\/2026), di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Tarakan. Acara yang menghadirkan pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"164762","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":[],"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2026-02-07 10:19:48","updated":"2026-02-07 10:19:48","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/\" title=\"Kalimantan Utara\">Kalimantan Utara<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kota-tarakan-kalimantan-utara\/\" title=\"Tarakan\">Tarakan<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tPelestarian Mangrove, Dampak Langsung untuk Ekonomi Pesisir\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Utara","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/"},{"label":"Tarakan","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-utara-kaltara\/kota-tarakan-kalimantan-utara\/"},{"label":"Pelestarian Mangrove, Dampak Langsung untuk Ekonomi Pesisir","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelestarian-mangrove-dampak-langsung-untuk-ekonomi-pesisir\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/164762","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=164762"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/164762\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":164767,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/164762\/revisions\/164767"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/164764"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=164762"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=164762"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=164762"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}