{"id":164883,"date":"2026-02-08T16:19:07","date_gmt":"2026-02-08T08:19:07","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=164883"},"modified":"2026-02-08T16:19:07","modified_gmt":"2026-02-08T08:19:07","slug":"malam-malam-disikat-puluhan-knalpot-brong-ditertibkan-di-melawi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/malam-malam-disikat-puluhan-knalpot-brong-ditertibkan-di-melawi\/","title":{"rendered":"Malam-Malam Disikat! Puluhan Knalpot Brong Ditertibkan di Melawi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"79\" data-end=\"379\"><strong>MELAWI<\/strong> \u2014 Suara bising knalpot tak sesuai standar akhirnya berujung penindakan. Polres Melawi menertibkan puluhan pengendara sepeda motor dalam Operasi Keselamatan Kapuas 2026 yang digelar pada Sabtu malam, (08\/02\/2026), di sejumlah ruas strategis Jalan Juang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"381\" data-end=\"805\">Penertiban dilakukan di tujuh titik, mulai dari kawasan Tugu Juang I hingga Simpang Jalan Kramat Raya. Kegiatan dipimpin Karendal Ops AKP Bhakti Juni Ardhi bersama Kapusdal Ops AKP Pipit Supriatna, S.H., melibatkan personel operasi serta dukungan Subdenpom XII\/1-3 Melawi. Sebelum bergerak, petugas lebih dulu menggelar apel kesiapan di Pos Lantas dengan penekanan tindakan humanis namun tetap tegas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"807\" data-end=\"1268\">Fokus utama operasi mengarah pada dua pelanggaran dominan, yakni penggunaan knalpot tidak sesuai klasifikasi dan tidak memakai helm. \u201cPuluhan pengendara kami tindak karena memakai knalpot yang tidak sesuai standar serta tidak menggunakan helm. Selain sangat bising dan meresahkan warga, pelanggaran ini juga berpotensi menimbulkan kecelakaan,\u201d ungkap AKP Pipit Supriatna mewakili Ka Ops Keselamatan Kapuas 2026 AKBP Harris Batara Simbolon.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1270\" data-end=\"1573\">Dalam penindakan tersebut, polisi mencopot knalpot brong dan menggantinya dengan knalpot standar, disertai tilang hingga pengamanan kendaraan. Mayoritas pelanggar diketahui berasal dari kalangan remaja, sehingga kepolisian menilai peran orang tua menjadi faktor penting dalam pencegahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1575\" data-end=\"1833\">\u201cKeterlibatan orang tua sangat dibutuhkan agar anak tidak menggunakan kendaraan yang dimodifikasi berbahaya. Operasi ini bertujuan menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas sekaligus menekan fatalitas kecelakaan,\u201d tegas Pipit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1835\" data-end=\"2233\">Upaya penertiban ini mendapat dukungan dari komunitas otomotif lokal. Ketua Yamaha N-MAX Club Indonesia (YNCI) Melawi, Christ Haryanto, menyatakan pihaknya mendukung langkah tegas kepolisian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1835\" data-end=\"2233\">\u201cKami mendukung penuh penertiban knalpot tidak sesuai aturan maupun balapan liar. Komunitas kami berkomitmen mematuhi regulasi dan memastikan anggota tidak menggunakan knalpot brong,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2235\" data-end=\"2385\">Polres Melawi berharap operasi serupa mampu meningkatkan kesadaran berlalu lintas sekaligus menciptakan situasi jalan yang lebih aman bagi masyarakat. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2235\" data-end=\"2385\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MELAWI \u2014 Suara bising knalpot tak sesuai standar akhirnya berujung penindakan. Polres Melawi menertibkan puluhan pengendara sepeda motor dalam Operasi Keselamatan Kapuas 2026 yang digelar pada Sabtu malam, (08\/02\/2026), di sejumlah ruas strategis Jalan Juang. Penertiban dilakukan di tujuh titik, mulai dari kawasan Tugu Juang I hingga Simpang Jalan Kramat Raya. Kegiatan dipimpin Karendal Ops &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":164884,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2273,2282],"tags":[],"class_list":["post-164883","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-melawi-nanga-pinoh-provinsi-kalimantan-barat-kalbar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/164883","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=164883"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/164883\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":164885,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/164883\/revisions\/164885"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/164884"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=164883"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=164883"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=164883"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}