{"id":1655,"date":"2014-06-04T22:55:50","date_gmt":"2014-06-04T14:55:50","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.co.id\/?p=1655"},"modified":"2022-10-15T12:35:59","modified_gmt":"2022-10-15T12:35:59","slug":"baru-246-paket-lelang-yang-masuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/baru-246-paket-lelang-yang-masuk\/","title":{"rendered":"Baru 246 Paket Lelang yang Masuk"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify\"><strong>BEBERAPA<\/strong> proyek pembangunan yang menggunakan dana APBD di Kota Samarinda saat ini telah berada di tahap lelang. Dari total 589, baru 246 paket yang baru masuk ke Unit Layanan Pengadaan (ULP). Paket yang belum masuk disebabkan masih kurangnya dokumen kelengkapan proyek, sehingga berkas lelang harus dikembalikan ke Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) yang mengusulkan.<\/div>\n<div><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Menurut Kabag Pembangunan Setkot Samarinda Ananta Fathurrozi pihaknya saat ini terus melakukan proses. Yaitu mem-posting paket proyek pembangunan untuk dilelang. \u201cUntuk waktu lelang bervariasi, paling lama bisa sampai dua bulan,\u201d ujarnya. Terkait belum masuknya 343 berkas lelang , dokumen tersebut memiliki masalah yang bervariasi juga.<\/div>\n<div><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Memang ada yang belum mengirimkan, namun tidak sedikit yang sudah diterima, tapi dikembalikan karena persoalan teknis. \u201cBiasanya ada berkas yang belum lengkap, seperti kurang tanda tangan atau stempel. Untuk persoalan tersebut, berkas harus dikembalikan untuk dilengkapi,\u2019 ujarnya. Dari 246 dokumen yang masuk ke ULP, sudah ada 79 paket yang sudah selesai dan telah ditentukan pemenangnya.<\/div>\n<div><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Sementara itu, masih ada 132 paket yang menunggu proses lelang berakhir dan ada 35 berkas yang belum ditayangkan menunggu giliran proses posting. Dia berharap SKPD terkait bisa segera menyerahkan dokumen, agar dapat segera di-posting di website ULP. Namun dikatakannya, ULP tidak memiliki wewenang untuk memaksa SKPD menyerahkan dokumen lelang.<\/div>\n<div><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">\u201cProses lelang bisa segera terlaksana dan pembangunan pun bisa berjalan sesuai rencana,\u201d tambahnya. Dijelaskan, ULP berada di proses akhir dan hanya bertugas mem-posting dokumen lelang. Soal jadwal itu merupakan hak dari SKPD. \u201cJadwal kegiatan proyek merupakan tugas SKPD yang menyerahkan proyek tersebut, karena mereka yang tahu kondisi di lapangan,\u201d ujarnya.<\/div>\n<div><\/div>\n<div style=\"text-align: justify\">Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Samarinda Agus Suwandi mengatakan, dokumen-dokumen proyek lelang dari SKPD memang lambat. \u201cIni harus dipercepat. Jika terus terlambat begini, kapan mau bekerja,\u201d kata Agus. Menurut dia, Juli mendatang sudah masuk tahap pembahasan APBD Perubahan. \u201cBagaimana mau mengetuk APBD Perubahan, sedangkan APBD murni saja tidak ada progres. Ini akan membuat silpa (sisa lebih penggunaan anggaran) membengkak,\u201d tandasnya. [] RedFj\/KP<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BEBERAPA proyek pembangunan yang menggunakan dana APBD di Kota Samarinda saat ini telah berada di tahap lelang. Dari total 589, baru 246 paket yang baru masuk ke Unit Layanan Pengadaan (ULP). Paket yang belum masuk disebabkan masih kurangnya dokumen kelengkapan proyek, sehingga berkas lelang harus dikembalikan ke Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) yang mengusulkan. Menurut &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[],"class_list":["post-1655","post","type-post","status-publish","format-standard","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1655","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1655"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1655\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21875,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1655\/revisions\/21875"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1655"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1655"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1655"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}