{"id":165738,"date":"2026-02-12T17:10:19","date_gmt":"2026-02-12T09:10:19","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=165738"},"modified":"2026-02-12T17:10:19","modified_gmt":"2026-02-12T09:10:19","slug":"pria-tewas-di-jalan-sepi-bontang-polisi-selidiki-penyebab-kecelakaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pria-tewas-di-jalan-sepi-bontang-polisi-selidiki-penyebab-kecelakaan\/","title":{"rendered":"Pria Tewas di Jalan Sepi Bontang, Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"200\" data-end=\"471\"><strong>BONTANG<\/strong> \u2013 Kecelakaan tragis terjadi dini hari di Jalan WR. Soepratman, Kelurahan Tanjung Laut, Kamis (12\/02\/2026), menewaskan seorang pria di lokasi kejadian. Insiden ini mengagetkan warga sekitar karena berlangsung di jalan yang biasanya sepi pada pukul 03.15 Wita.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"473\" data-end=\"841\">Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Amiluddin, mengatakan pihaknya langsung diterjunkan begitu menerima laporan dari warga. \u201cPetugas yang sedang piket segera bergerak ke lokasi. Saat tiba, korban sudah tergeletak di pinggir jalan dengan kondisi tak sadarkan diri, mengalami luka di kepala dan beberapa bagian tubuh lain,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"843\" data-end=\"1146\">Korban diketahui berinisial H (53). Tim pemadam sempat memeriksa denyut nadinya sebelum dibawa ke RS Amalia. Namun nyawa H tidak tertolong. \u201cKami sudah lakukan pemeriksaan awal di lokasi dan membawanya ke rumah sakit untuk memastikan kondisinya. Ternyata korban meninggal di tempat,\u201d terang Amiluddin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1148\" data-end=\"1429\">Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut masih diselidiki. Polisi belum dapat memastikan apakah korban menabrak kendaraan lain, benda, atau tergelincir. \u201cDetailnya masih dikaji, tetapi yang pasti korban sudah meninggal sebelum sempat dirawat,\u201d jelas Amiluddin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1431\" data-end=\"1778\">Warga sekitar mengaku terkejut dan khawatir akan keselamatan di jalan tersebut. Beberapa warga menilai penerangan minim dan kondisi jalan yang licin berpotensi menimbulkan kecelakaan. \u201cJalan ini sepi dan gelap, jadi kita berharap ada perbaikan supaya kejadian seperti ini tidak terulang,\u201d kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1780\" data-end=\"2099\">Sementara itu, keluarga korban telah dimintai keterangan untuk melengkapi laporan polisi. Petugas mengimbau masyarakat tetap berhati-hati saat berkendara di malam hari, terutama di jalanan yang minim penerangan. Kecelakaan ini menambah catatan panjang insiden lalu lintas di Bontang, khususnya pada jam-jam dini hari. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1780\" data-end=\"2099\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONTANG \u2013 Kecelakaan tragis terjadi dini hari di Jalan WR. Soepratman, Kelurahan Tanjung Laut, Kamis (12\/02\/2026), menewaskan seorang pria di lokasi kejadian. Insiden ini mengagetkan warga sekitar karena berlangsung di jalan yang biasanya sepi pada pukul 03.15 Wita. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, Amiluddin, mengatakan pihaknya langsung diterjunkan begitu menerima laporan dari &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":165739,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[475,17,26],"tags":[],"class_list":["post-165738","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-bontang","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/165738","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=165738"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/165738\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":165740,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/165738\/revisions\/165740"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/165739"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=165738"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=165738"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=165738"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}