{"id":165741,"date":"2026-02-12T17:15:48","date_gmt":"2026-02-12T09:15:48","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=165741"},"modified":"2026-02-12T17:15:48","modified_gmt":"2026-02-12T09:15:48","slug":"hilang-di-hutan-berat-berau-pencarian-kanisius-sengkam-terus-dilakukan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/hilang-di-hutan-berat-berau-pencarian-kanisius-sengkam-terus-dilakukan\/","title":{"rendered":"Hilang di Hutan Berat Berau, Pencarian Kanisius Sengkam Terus Dilakukan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"320\" data-end=\"659\"><strong>BERAU<\/strong> \u2013 Tim SAR gabungan masih intens melakukan pencarian seorang pekerja yang hilang di tengah hutan lebat Kampung Batu Rajang, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Pekerja itu, Kanisius Sengkam (25), dikabarkan hilang saat membuka akses jalan di area hutan yang berat dan sulit dijangkau pada Jumat, 6 Februari 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"661\" data-end=\"1025\">Koordinator Unit Siaga SAR Kabupaten Berau, Ari Triyanto, mengatakan bahwa operasi pencarian kini memasuki hari ketiga. \u201cKami memulai pencarian sejak pukul 07.15 Wita hari ini, berfokus di sekitar bekas bivak yang diduga dibuat korban. Radius pencarian seluas sekitar 37 km\u00b2 dibagi ke beberapa sektor untuk mempersempit area,\u201d ujarnya di Segah, Rabu (11\/02\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1027\" data-end=\"1334\">Dari jejak sementara yang ditemukan, tim melihat adanya bivak dari tumbuhan yang dipatahkan. Ari menekankan, korban kemungkinan tidak membawa alat tajam seperti parang atau pisau. \u201cIni menunjukkan kondisi medan sangat sulit dan korban benar-benar harus mengandalkan keterampilan bertahan hidup,\u201d kata Ari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1336\" data-end=\"1574\">Tim SAR yang dikerahkan termasuk Rescue Car D-Max Basarnas, buldozer milik PT Aksa, serta peralatan medis dan komunikasi. Unsur gabungan lainnya antara lain Tim USS Berau, BPBD Berau, Polsek Segah, pihak perusahaan, dan keluarga korban.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1576\" data-end=\"1897\">Kendala terbesar, lanjut Ari, adalah akses menuju lokasi yang hanya bisa dilalui dengan alat berat serta hujan yang terus mengguyur area pencarian. \u201cMeski cuaca buruk dan medan berat, tim tetap berupaya maksimal. Kami juga meminta masyarakat segera melapor jika memiliki informasi terkait keberadaan Kanisius,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1899\" data-end=\"2197\">Hingga kini, keberadaan Kanisius Sengkam masih belum diketahui. Pencarian terus dilakukan dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Insiden ini menjadi pengingat akan risiko tinggi pekerjaan di hutan lebat dan pentingnya prosedur keselamatan ketat bagi pekerja lapangan. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1899\" data-end=\"2197\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BERAU \u2013 Tim SAR gabungan masih intens melakukan pencarian seorang pekerja yang hilang di tengah hutan lebat Kampung Batu Rajang, Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Pekerja itu, Kanisius Sengkam (25), dikabarkan hilang saat membuka akses jalan di area hutan yang berat dan sulit dijangkau pada Jumat, 6 Februari 2026. Koordinator Unit Siaga SAR Kabupaten &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":165742,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[478,19,26],"tags":[],"class_list":["post-165741","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-berau","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/165741","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=165741"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/165741\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":165743,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/165741\/revisions\/165743"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/165742"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=165741"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=165741"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=165741"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}