{"id":165909,"date":"2026-02-13T10:57:42","date_gmt":"2026-02-13T02:57:42","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=165909"},"modified":"2026-02-13T10:57:42","modified_gmt":"2026-02-13T02:57:42","slug":"geger-mbg-kayong-utara-ayam-diduga-berulat-viral","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/geger-mbg-kayong-utara-ayam-diduga-berulat-viral\/","title":{"rendered":"Geger MBG Kayong Utara, Ayam Diduga Berulat Viral"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"148\" data-end=\"551\"><strong>KAYONG UTARA<\/strong> \u2013 Dugaan temuan ulat pada menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Kayong Utara<\/span><\/span>, memicu kehebohan setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pada Rabu (11\/02\/2026) melalui laporan internal sekolah yang menemukan kejanggalan pada lauk ayam yang dibagikan kepada siswa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"553\" data-end=\"791\">Seorang guru yang enggan disebutkan namanya mengakui adanya temuan tersebut saat dikonfirmasi sehari kemudian. \u201cMemang ditemukan sesuatu menyerupai ulat pada bagian ayam yang disajikan kepada siswa,\u201d tuturnya pada Kamis (13\/02\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"793\" data-end=\"1037\">Pihak sekolah segera melakukan pemeriksaan terhadap makanan yang telah terdistribusi guna memastikan keamanan konsumsi siswa. Langkah cepat itu diambil untuk mencegah potensi gangguan kesehatan sekaligus meredam kepanikan di lingkungan sekolah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1039\" data-end=\"1276\">Kejadian ini pun menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua. Mereka mendesak pengawasan lebih ketat, mulai dari kualitas bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan program MBG agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1278\" data-end=\"1647\">Di sisi lain, Kepala Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari Kyra Catering, Ahmad Muhdor, membenarkan adanya laporan dugaan ayam berulat, namun menilai kasus tersebut bersifat terbatas. \u201cLaporan yang kami terima hanya terkait satu wadah makanan dari ribuan porsi yang diproduksi hari itu. Sebagian besar siswa tetap mengonsumsi tanpa keluhan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1649\" data-end=\"1927\">Ia juga menyebut rekaman video baru diterima pihak dapur pada malam hari setelah makanan tidak lagi berada di lokasi sekolah. \u201cSaat kami melakukan pengecekan langsung, sampel makanan sudah tidak tersedia. Video justru dikirim kemudian dan langsung menyebar luas,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1929\" data-end=\"2281\">Menurut Ahmad, bentuk ayam dalam video bahkan tidak sepenuhnya serupa dengan produk dapur yang mereka siapkan. Ia menduga kemungkinan adanya kesalahpahaman atau faktor lain di luar proses produksi. \u201cPerlu ditelusuri lebih lanjut karena temuan hanya satu dari sekitar 2.500 porsi. Jarak waktu memasak hingga laporan juga relatif singkat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2283\" data-end=\"2474\">Peristiwa ini mendorong perhatian publik terhadap kualitas pelaksanaan program makan gratis di sekolah, terutama terkait standar kebersihan dan sistem pengawasan distribusi pangan bagi siswa. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2283\" data-end=\"2474\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAYONG UTARA \u2013 Dugaan temuan ulat pada menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, memicu kehebohan setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pada Rabu (11\/02\/2026) melalui laporan internal sekolah yang menemukan kejanggalan pada lauk ayam yang dibagikan kepada siswa. Seorang guru yang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":165910,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2273,29],"tags":[],"class_list":["post-165909","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-kayong-utara-sukadana-provinsi-kalimantan-barat-kalbar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/165909","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=165909"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/165909\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":165911,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/165909\/revisions\/165911"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/165910"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=165909"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=165909"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=165909"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}