{"id":165979,"date":"2026-02-13T15:14:47","date_gmt":"2026-02-13T07:14:47","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=165979"},"modified":"2026-02-13T15:14:47","modified_gmt":"2026-02-13T07:14:47","slug":"warga-terpapar-dampak-logging-aparat-diminta-bertindak-tegas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-terpapar-dampak-logging-aparat-diminta-bertindak-tegas\/","title":{"rendered":"Warga Terpapar Dampak Logging, Aparat Diminta Bertindak Tegas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"240\" data-end=\"531\"><strong>KUTAI BARAT<\/strong> \u2014 Aktivitas pengangkutan kayu yang diduga berasal dari praktik ilegal logging kembali menjadi sorotan publik di Kecamatan Bentian Besar. Warga menilai truk-truk bermuatan kayu kerap melintasi kampung-kampung, meski jalur permukiman seharusnya aman dari arus logistik hutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"533\" data-end=\"779\">Anggota DPRD Kutai Barat, Rosaliyen, menyebut praktik itu bukan masalah baru. Ia menekankan bahwa aktivitas pengangkutan kayu melalui permukiman sudah berlangsung bertahun-tahun dan seharusnya mendapat perhatian serius aparat penegak hukum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"781\" data-end=\"931\">\u201cDari beberapa tahun lalu, kayu sudah lewat perkampungan. Padahal jalur ini jelas bukan untuk aktivitas logging,\u201d kata Rosaliyen, Kamis (12\/02\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"933\" data-end=\"1165\">Politisi itu menambahkan, keluhan warga terkait lalu lintas kayu terus disampaikan, tetapi tindakan tegas belum terlihat. \u201cDulu cuma kayu bulat, sekarang plywood setengah jadi juga dikirim keluar, langsung ke Surabaya,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1167\" data-end=\"1487\">Rosaliyen juga menyoroti jalur yang dilewati truk-truk kayu, mulai Kampung Tukuq, Kampung Kambung, Sambung, hingga Randa Empas. Menurutnya, jalur ini patut dicurigai dan harus ditelusuri lebih dalam. \u201cCek administrasinya boleh, tapi yang paling penting itu investigasi lapangan, bukan hanya laporan di meja,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1489\" data-end=\"1734\">Ia mengungkap adanya indikasi perusahaan yang menyamarkan praktik logging di balik usaha perkebunan sawit. \u201cKayu di Bentian Besar banyak, tapi legalitasnya kita tidak tahu. Masyarakat awam hanya bisa merasakan dampak lingkungannya,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1736\" data-end=\"1969\">Rosaliyen menekankan pengawasan oleh OPD dan aparat harus menjadi prioritas. \u201cKalau kontrol hanya administratif, praktik bermasalah akan terus terjadi. Dampaknya dirasakan langsung warga, tapi hukumnya tidak tersentuh,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1736\" data-end=\"1969\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI BARAT \u2014 Aktivitas pengangkutan kayu yang diduga berasal dari praktik ilegal logging kembali menjadi sorotan publik di Kecamatan Bentian Besar. Warga menilai truk-truk bermuatan kayu kerap melintasi kampung-kampung, meski jalur permukiman seharusnya aman dari arus logistik hutan. Anggota DPRD Kutai Barat, Rosaliyen, menyebut praktik itu bukan masalah baru. Ia menekankan bahwa aktivitas pengangkutan kayu &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":165980,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,26,480],"tags":[],"class_list":["post-165979","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-timur"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/165979","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=165979"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/165979\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":165981,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/165979\/revisions\/165981"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/165980"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=165979"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=165979"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=165979"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}