{"id":166075,"date":"2026-02-14T09:12:39","date_gmt":"2026-02-14T01:12:39","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=166075"},"modified":"2026-02-14T09:12:39","modified_gmt":"2026-02-14T01:12:39","slug":"china-siaga-cia-diduga-cari-informan-militer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/china-siaga-cia-diduga-cari-informan-militer\/","title":{"rendered":"China Siaga! CIA Diduga Cari Informan Militer"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"198\" data-end=\"438\"><strong>BEIJING<\/strong> \u2014 China bereaksi keras setelah muncul dugaan upaya CIA merekrut perwira militer mereka sebagai informan. Pemerintah Beijing menegaskan akan menindak tegas semua aktivitas spionase asing yang mengancam keamanan nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"440\" data-end=\"697\">Video CIA berbahasa Mandarin yang diunggah melalui saluran resmi YouTube pada Kamis (12\/02\/2026) menampilkan pesan yang seakan mengajak perwira militer China yang \u201ctidak puas\u201d untuk membocorkan informasi tentang pimpinan dan angkatan bersenjata negara tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"699\" data-end=\"1138\">Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menegaskan dalam konferensi pers Jumat (13\/2\/2026) bahwa pemerintahnya tidak akan tinggal diam. \u201cKami akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melawan infiltrasi dan aktivitas sabotase kekuatan asing yang anti-China. Kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunan negara kami harus dilindungi,\u201d ujarnya tegas. Lin tidak merinci bentuk tindakan yang akan ditempuh Beijing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1140\" data-end=\"1719\">Dalam video CIA itu, seorang perwira militer fiktif digambarkan sedang berada di rumah bersama keluarga, kemudian menembus pos pemeriksaan di tengah hujan deras, dan mengetik di laptop sambil menyatakan: \u201cMemilih jalan ini adalah cara saya berjuang untuk keluarga dan negara saya.\u201d Video tersebut menyertakan teks yang menanyakan apakah pemirsa memiliki informasi tentang para pemimpin China berpangkat tinggi atau bekerja di bidang intelijen, diplomasi, ekonomi, sains, dan teknologi canggih. CIA menjanjikan akses aman melalui jaringan Tor bagi yang ingin menghubungi mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1721\" data-end=\"1999\">Tahun lalu, CIA juga merilis video serupa, yang menurut Direktur John Ratcliffe, merupakan bagian dari strategi mereka untuk merekrut pejabat-pejabat China. \u201cIni hanya salah satu dari banyak taktik yang kami gunakan untuk menyesuaikan strategi intelijen kami,\u201d kata Ratcliffe.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2001\" data-end=\"2213\">Pakar internasional menilai video terbaru ini dapat memicu ketegangan diplomatik lebih lanjut antara Washington dan Beijing, sekaligus meningkatkan kewaspadaan aparat keamanan China terhadap potensi infiltrasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2215\" data-end=\"2375\">Lin menambahkan, \u201cChina akan terus memperkuat pengawasan dan langkah antisipatif. Setiap upaya asing untuk melemahkan negara kami akan mendapat respon tegas.\u201d []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2215\" data-end=\"2375\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BEIJING \u2014 China bereaksi keras setelah muncul dugaan upaya CIA merekrut perwira militer mereka sebagai informan. Pemerintah Beijing menegaskan akan menindak tegas semua aktivitas spionase asing yang mengancam keamanan nasional. Video CIA berbahasa Mandarin yang diunggah melalui saluran resmi YouTube pada Kamis (12\/02\/2026) menampilkan pesan yang seakan mengajak perwira militer China yang \u201ctidak puas\u201d untuk &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":166076,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2254],"tags":[],"class_list":["post-166075","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-berita-internasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166075","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=166075"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166075\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":166077,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166075\/revisions\/166077"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/166076"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=166075"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=166075"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=166075"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}