{"id":16615,"date":"2017-08-03T09:28:26","date_gmt":"2017-08-03T01:28:26","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=16615"},"modified":"2017-08-03T09:28:26","modified_gmt":"2017-08-03T01:28:26","slug":"eksekusi-tiga-ruko-di-sungai-pinyuh-berjalan-aman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/eksekusi-tiga-ruko-di-sungai-pinyuh-berjalan-aman\/","title":{"rendered":"Eksekusi Tiga Ruko di Sungai Pinyuh Berjalan Aman"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_16616\" aria-describedby=\"caption-attachment-16616\" style=\"width: 681px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Foto-Eksekusi.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-16616\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Foto-Eksekusi-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"681\" height=\"511\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-16616\" class=\"wp-caption-text\">Juru Sita Pengadilan Negeri (PN) Mempawah mengeksekusi terhadap tiga Ruko di Jalan Raya Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah setelah mendapatkan keputusan hukum tetap MA RI atas penggugat Effendi dan H.Ahmadi, Goa Sui Kiang, Dji Hin Cung dan Nursiah selaku tergugat.<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify\">MEMPAWAH-Eksekusi yang dilakukan Oleh Pengadilan Negeri Mempawah di Sungai Pinyuh jalan jurusan Sungai Pinyuh Mempawah RT. 007\/RW.06 Desa Sungai Pinyuh Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah Senin (31\/7) berjalan aman dan kondusif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurut Mardanis, Panitera Pengadilan Negeri Mempawah, eksekusi tersebut berdasarkan surat eksekusi keputusan akhir dari fakta persidangan\u00a0 perihal sengketa hak tanah\u00a0 antara pengugat\u00a0 atas nama Efendi (45 tahun) warga Sungai Pinyuh terhadap tergugat saudara H. Ahmadi, Goa Sui Kiang, Dji Hin Cung dan Nursiah juga Warga Kecamatan Sungai-Pinyuh Kabupaten Mempawah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kata Mardanis, untuk persoalan eksekusi sudah sesuai dengan keputusan tetap dan sudah berdasarkan surat keputasan\u00a0Mahkamah Agung RI, yang mana surat yang diajukan pengugat Efendi (45 tahun) telah menang dalam hal perkara, hingga\u00a0 pengugat saudara effendi berhak melakukan\u00a0 dan mengajukan permohonan agar dapat segera untuk melakukan eksekusi melalui PN Mempawah sesuai dengan tahapan-tahapan yang berlaku dari surat Mahkamah Agung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Masih menurut Mardanis, sebelum dilakukan eksekusi pihak dari PM Mempawah, sudah melayangkan surat kepada penghuni tempat usaha warkop sebanyak dua kali teguran agar penghuni Ruko bisa menutup usaha dan pindah ke tempat lain untuk membuka usahanya lagi agar jika akan mengeksekusinya nanti tidak ada perlawanan, dan pergi dengan kesadaran bahwa bangunan ini dalam sengketa dan bermasalah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">\u2019\u2019Namun hal itu tidak diindahkan oleh yang menempati bangunan Ruko tersebut,\u2019\u2019ujar Mardanis kepada beritaborneo.com disela-sela eksekusi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Alat berat eksavator yang akan mengeksekusi dan meroboh bangunan Tiga pintu Ruko tersebut merupakan akhir putusan Mahkamah Agung, serta telah berkoordinasi kepada pihak terkait dan instansi, Pln, Polres Mempawah, Polsek Sungai Pinyuh serta Koramil Sungai Pinyuh, Babinsa, serta Babinkamtibmas Sungai Pinyuh. (Ahmad Johandi)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MEMPAWAH-Eksekusi yang dilakukan Oleh Pengadilan Negeri Mempawah di Sungai Pinyuh jalan jurusan Sungai Pinyuh Mempawah RT. 007\/RW.06 Desa Sungai Pinyuh Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah Senin (31\/7) berjalan aman dan kondusif. Menurut Mardanis, Panitera Pengadilan Negeri Mempawah, eksekusi tersebut berdasarkan surat eksekusi keputusan akhir dari fakta persidangan\u00a0 perihal sengketa hak tanah\u00a0 antara pengugat\u00a0 atas nama &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16616,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[6,7,17,19,2273],"tags":[5366,5367,2742],"class_list":["post-16615","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-lain","category-breaking-news","category-headlines","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","tag-eksekusi","tag-pn-memwapah","tag-ruko"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16615","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16615"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16615\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16615"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16615"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16615"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}