{"id":166299,"date":"2026-02-15T13:15:03","date_gmt":"2026-02-15T05:15:03","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=166299"},"modified":"2026-02-15T13:15:04","modified_gmt":"2026-02-15T05:15:04","slug":"tragis-motor-terseret-dump-truck-di-mempawah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tragis-motor-terseret-dump-truck-di-mempawah\/","title":{"rendered":"Tragis! Motor Terseret Dump Truck di Mempawah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>MEMPAWAH<\/strong> \u2013 Jalur utama Pontianak\u2013Singkawang kembali memakan korban. Minggu (15\/02\/2026) sekitar pukul 05.30 WIB, tabrakan keras antara sepeda motor dan dump truck terjadi di Jalan Raya Desa Sungai Dungun Km 86, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Benturan di pagi buta itu membuat seorang pengendara motor kritis dan harus dilarikan ke rumah sakit. Kecelakaan melibatkan dump truck bernomor polisi KB 8185 HG yang dikemudikan Ismail (44), warga Sungai Kunyit Laut, dan sepeda motor Yamaha Mio Z hitam KB 2707 SD yang dikendarai Agger Hermanto (49), buruh harian lepas asal Pontianak Timur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapolsek Sungai Kunyit, Iptu Lodrick Taliak Hungan, menjelaskan peristiwa bermula saat arus lalu lintas mulai dipadati aktivitas warga. Kedua kendaraan datang dari arah berlawanan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSepeda motor melaju dari arah Pontianak menuju Singkawang. Setibanya di Km 86, kendaraan diduga melebar ke kanan hingga memasuki jalur berlawanan,\u201d kata Lodrick saat dikonfirmasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di saat bersamaan, dump truck melaju dari arah Singkawang menuju Pontianak. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Lodrick, indikasi awal menunjukkan faktor kecepatan menjadi pemicu kecelakaan. \u201cDiduga pengendara motor melaju dengan kecepatan cukup tinggi sehingga kehilangan kendali dan masuk ke lajur berlawanan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Akibat benturan keras tersebut, Agger mengalami luka berat. \u201cKorban dalam kondisi serius dan saat ini mendapatkan penanganan intensif di RSUD dr. Rubini Mempawah,\u201d ungkap Lodrick.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penanganan kasus kini dilimpahkan ke Satuan Lalu Lintas Polres Mempawah guna penyelidikan lebih lanjut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Polisi kembali mengingatkan pengendara agar lebih waspada, terutama pada jam-jam rawan seperti pagi hari saat kondisi jalan masih lengang dan memicu pengemudi memacu kendaraan lebih cepat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami mengimbau masyarakat untuk mematuhi batas kecepatan dan selalu menjaga konsentrasi saat berkendara. Keselamatan harus menjadi prioritas,\u201d tegas Lodrick.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan di jalur strategis Pontianak\u2013Singkawang yang dikenal padat kendaraan berat dan memiliki sejumlah titik rawan. []\n<p>Redaksi4<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MEMPAWAH \u2013 Jalur utama Pontianak\u2013Singkawang kembali memakan korban. Minggu (15\/02\/2026) sekitar pukul 05.30 WIB, tabrakan keras antara sepeda motor dan dump truck terjadi di Jalan Raya Desa Sungai Dungun Km 86, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah. Benturan di pagi buta itu membuat seorang pengendara motor kritis dan harus dilarikan ke rumah sakit. Kecelakaan melibatkan dump &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":166300,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2273,34],"tags":[614],"class_list":["post-166299","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-kecelakaan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166299","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=166299"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166299\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":166301,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166299\/revisions\/166301"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/166300"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=166299"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=166299"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=166299"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}