{"id":166373,"date":"2026-02-15T17:56:19","date_gmt":"2026-02-15T09:56:19","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=166373"},"modified":"2026-02-15T17:56:19","modified_gmt":"2026-02-15T09:56:19","slug":"bbm-diduga-bercampur-air-18-kendaraan-mogok-di-bogor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-diduga-bercampur-air-18-kendaraan-mogok-di-bogor\/","title":{"rendered":"BBM Diduga Bercampur Air, 18 Kendaraan Mogok di Bogor"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><b>JAWA BARAT <\/b>\u2013 Warga Bogor digegerkan dugaan Pertalite tercampur air yang menyebabkan 18 kendaraan mogok setelah mengisi bahan bakar di SPBU 34.16316, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami menerima 18 laporan kendaraan terdampak dari warga,\u201d ujar Susanto August Satria, Area Manager Communication, Relations &amp; CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Sabtu (14\/02\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Satria menambahkan, penanganan langsung telah dilakukan oleh pihak SPBU, mulai dari pengurasan tangki, penggantian BBM, hingga perbaikan kendaraan. \u201cSemua kendaraan yang terdampak, 14 sepeda motor dan empat mobil, sudah ditangani, termasuk servis dan penggantian bahan bakar,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pihak SPBU pun mengaku bertanggung jawab penuh atas seluruh keluhan konsumen. \u201cKami pastikan setiap aduan warga mendapat solusi maksimal,\u201d tambah Satria.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk mencegah kejadian serupa, Pertamina menegaskan bahwa sementara penyaluran Pertalite di SPBU tersebut dihentikan. Satria menjelaskan, jenis BBM lain tetap disalurkan, namun Pertalite ditahan sampai penyebab masalah terungkap dan diperbaiki. \u201cKami terus memantau dan melakukan koordinasi agar masalah ini cepat selesai,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelumnya, video yang diunggah akun Instagram @parungpanjang.viral memperlihatkan dugaan air di tangki motor di SPBU Parung Panjang. Dalam video, terdengar seorang pria menunjuk tangki sambil berseru, \u201cAir, air, air!\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Video lain menampilkan beberapa pemotor mendorong kendaraannya di area SPBU. Seorang perekam bertanya, \u201cKenapa bang?\u201d Pemotor menjawab, \u201cCampur air,\u201d sambil mendorong motornya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kapolsek Parung Panjang, Kompol M. Taufik, membenarkan video tersebut dan menyatakan pihak kepolisian sudah mengecek lokasi. \u201cIya, kami mendatangi SPBU malam tadi untuk memastikan kondisi,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Taufik menambahkan, pengelola SPBU bersedia menghentikan sementara penjualan Pertalite hingga tidak ada lagi indikasi campuran air di tangki penyimpanan. \u201cLangkah ini untuk keselamatan konsumen,\u201d pungkasnya. []\n<p>Redaksi4<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAWA BARAT \u2013 Warga Bogor digegerkan dugaan Pertalite tercampur air yang menyebabkan 18 kendaraan mogok setelah mengisi bahan bakar di SPBU 34.16316, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. \u201cKami menerima 18 laporan kendaraan terdampak dari warga,\u201d ujar Susanto August Satria, Area Manager Communication, Relations &amp; CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Sabtu &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":166382,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,9359,35],"tags":[14672],"class_list":["post-166373","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-jawa-barat","category-berita-nasional","tag-kasus-bbm"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166373","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=166373"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166373\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":166383,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166373\/revisions\/166383"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/166382"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=166373"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=166373"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=166373"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}