{"id":166507,"date":"2026-02-16T15:18:16","date_gmt":"2026-02-16T07:18:16","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=166507"},"modified":"2026-02-16T15:18:16","modified_gmt":"2026-02-16T07:18:16","slug":"malam-tragis-di-jalan-sepi-remaja-19-tahun-tewas-seketika","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/malam-tragis-di-jalan-sepi-remaja-19-tahun-tewas-seketika\/","title":{"rendered":"Malam Tragis di Jalan Sepi, Remaja 19 Tahun Tewas Seketika"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"168\" data-end=\"537\"><strong>PALANGKA RAYA<\/strong> \u2014 Suasana malam di <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Jalan Tjilik Riwut<\/span><\/span> berubah duka setelah kecelakaan maut merenggut nyawa seorang remaja perempuan pada Minggu (15\/02\/2026) sekitar pukul 20.15 WIB. Korban berusia 19 tahun itu meninggal dunia di lokasi usai sepeda motor yang dikendarainya menghantam truk tronton yang sedang berhenti darurat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"539\" data-end=\"830\">Korban diketahui bernama <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Tiara<\/span><\/span>, warga Tumbang Tahai, wilayah Bukit Batu. Rekaman video yang beredar memperlihatkan kondisi jalan yang gelap dengan penerangan terbatas, memperkuat dugaan bahwa faktor visibilitas rendah turut memicu insiden tragis tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"832\" data-end=\"1249\">Kepolisian melalui Kasatlantas <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Polresta Palangka Raya<\/span><\/span>, <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Egidio Sumilat<\/span><\/span>, menjelaskan truk sebelumnya melaju dari arah Tangkiling menuju pusat <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Palangka Raya<\/span><\/span> sebelum akhirnya berhenti karena kehabisan bahan bakar. \u201cKendaraan besar itu sudah dipinggirkan, namun sebagian bodinya masih berada di jalur lalu lintas,\u201d ujarnya, Senin (16\/02\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1251\" data-end=\"1560\">Tak lama berselang, sepeda motor korban datang dari arah yang sama. Dengan jarak yang terlalu dekat serta minimnya tanda peringatan di belakang truk, tabrakan keras pun tidak terelakkan. \u201cKeterbatasan jarak pandang dan tidak adanya penanda keselamatan diduga menjadi penyebab utama benturan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1562\" data-end=\"1864\">Benturan tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada sepeda motor, sementara korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Aparat masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk memastikan seluruh unsur penyebab kecelakaan, termasuk aspek keselamatan kendaraan yang berhenti darurat di badan jalan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1866\" data-end=\"2077\">Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya prosedur keselamatan saat kendaraan mengalami gangguan di jalan raya, terutama penggunaan rambu peringatan dan pencahayaan memadai guna melindungi pengguna jalan lain. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1866\" data-end=\"2077\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALANGKA RAYA \u2014 Suasana malam di Jalan Tjilik Riwut berubah duka setelah kecelakaan maut merenggut nyawa seorang remaja perempuan pada Minggu (15\/02\/2026) sekitar pukul 20.15 WIB. Korban berusia 19 tahun itu meninggal dunia di lokasi usai sepeda motor yang dikendarainya menghantam truk tronton yang sedang berhenti darurat. Korban diketahui bernama Tiara, warga Tumbang Tahai, wilayah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":166508,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2259,2264],"tags":[],"class_list":["post-166507","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-tengah","category-kota-palangkaraya-provinsi-kalimantan-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166507","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=166507"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166507\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":166509,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166507\/revisions\/166509"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/166508"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=166507"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=166507"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=166507"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}