{"id":166772,"date":"2026-02-18T10:09:58","date_gmt":"2026-02-18T02:09:58","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=166772"},"modified":"2026-02-18T10:09:58","modified_gmt":"2026-02-18T02:09:58","slug":"wisatawan-tewas-terseret-ombak-di-pantai-sambolo-banten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wisatawan-tewas-terseret-ombak-di-pantai-sambolo-banten\/","title":{"rendered":"Wisatawan Tewas Terseret Ombak di Pantai Sambolo Banten"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"350\" data-end=\"643\"><strong>BANTEN<\/strong> \u2013 Satu wisatawan tewas setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Sambolo, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Selasa (17\/02\/2026). Korban bernama Sunardi Surya (26), warga Kabupaten Tangerang, sementara tiga rekannya berhasil kembali ke tepi pantai dengan selamat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"645\" data-end=\"889\">Kasat Polair Polres Pandeglang, IPTU Turip, menjelaskan kronologi kejadian. \u201cTiga teman korban bisa berenang ke pantai, tapi Sunardi terpisah dan terbawa arus ke tengah laut. Saat ditemukan, kondisinya sudah tidak sadarkan diri,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"891\" data-end=\"1095\">Petugas penjaga pantai bersama warga sekitar langsung melakukan pertolongan. \u201cKami segera mengevakuasi korban ke darat. Tim medis kemudian memeriksa dan menyatakan korban meninggal dunia,\u201d tambah Turip.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1097\" data-end=\"1320\">Turip menambahkan bahwa pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima insiden ini sebagai musibah. \u201cKeluarga korban sudah menyatakan menerima musibah ini. Jenazah dibawa ke rumah untuk prosesi pemakaman,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1322\" data-end=\"1528\">Kejadian berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB. Menurut seorang pengunjung, \u201cArus di Pantai Sambolo lebih deras dari yang terlihat. Kami terkejut melihat bagaimana satu teman terseret cukup jauh ke tengah.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1530\" data-end=\"1860\">Peristiwa ini menjadi peringatan bagi wisatawan yang ingin berenang di wilayah pantai Pandeglang. Turip mengimbau agar pengunjung selalu berada di area aman yang diawasi penjaga pantai dan memperhatikan kondisi ombak. \u201cKeselamatan harus jadi prioritas. Jangan terlalu jauh dari tepi dan ikuti petunjuk penjaga pantai,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1862\" data-end=\"2045\">Meski tempat wisata bahari di Banten ramai dikunjungi, risiko terseret arus dan ombak tetap tinggi, terutama bagi pengunjung yang kurang familiar dengan karakteristik laut setempat. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1862\" data-end=\"2045\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANTEN \u2013 Satu wisatawan tewas setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Sambolo, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Selasa (17\/02\/2026). Korban bernama Sunardi Surya (26), warga Kabupaten Tangerang, sementara tiga rekannya berhasil kembali ke tepi pantai dengan selamat. Kasat Polair Polres Pandeglang, IPTU Turip, menjelaskan kronologi kejadian. \u201cTiga teman korban bisa berenang ke pantai, tapi Sunardi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":166773,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[7994,17,35],"tags":[],"class_list":["post-166772","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-banten","category-headlines","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166772","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=166772"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166772\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":166774,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/166772\/revisions\/166774"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/166773"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=166772"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=166772"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=166772"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}