{"id":167546,"date":"2026-02-22T09:44:32","date_gmt":"2026-02-22T01:44:32","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=167546"},"modified":"2026-02-22T09:44:32","modified_gmt":"2026-02-22T01:44:32","slug":"pontianak-timur-dikebut-trotoar-hingga-ring-road-disiapkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pontianak-timur-dikebut-trotoar-hingga-ring-road-disiapkan\/","title":{"rendered":"Pontianak Timur Dikebut! Trotoar hingga Ring Road Disiapkan"},"content":{"rendered":"<article class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" tabindex=\"-1\" data-turn-id=\"7352be08-4a3d-4786-8007-7abe27b44e3f\" data-testid=\"conversation-turn-39\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/article>\n<article class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" tabindex=\"-1\" data-turn-id=\"request-699a4d4f-073c-83a0-8c08-67c057feec01-5\" data-testid=\"conversation-turn-40\" data-scroll-anchor=\"true\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\" tabindex=\"-1\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"c685c166-85ce-4786-affd-8d5bb2918c3b\" data-message-model-slug=\"gpt-5-2\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"238\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"20\">PONTIANAK<\/strong>\u00a0\u2013 Pemerintah Kota Pontianak menggeber pembangunan di kawasan timur kota. Pertumbuhan permukiman dan lonjakan jumlah penduduk di Kecamatan Pontianak Timur membuat wilayah ini menjadi fokus utama penataan infrastruktur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"240\" data-end=\"597\">Usai menuntaskan penataan Jalan Sultan Hamid II menjadi dua jalur, Pemkot kini membidik pembangunan trotoar di sepanjang ruas yang menghubungkan Jembatan Kapuas I hingga Jembatan Landak. Wali Kota Pontianak, <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Edi Rusdi Kamtono<\/span><\/span>, menyampaikan rencana tersebut saat Safari Ramadan di Masjid Al Aqsa Komplek Palestin V, Sabtu (21\/02\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"599\" data-end=\"810\">\u201cKawasan itu jalannya sudah dilebarkan dan diturap. Tahap berikutnya, kami siapkan trotoar sepanjang Jalan Sultan Hamid II agar penataannya setara dengan Jalan Ahmad Yani,\u201d ujarnya di hadapan jemaah Salat Subuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"812\" data-end=\"988\">Tak hanya itu, Jalan Tekam juga masuk daftar prioritas. Ruas tersebut akan diperlebar hingga persimpangan Jalan Tani sebagai jalur alternatif guna mengurai kepadatan kendaraan. \u201cKami ingin ada opsi jalur lain supaya beban lalu lintas tidak menumpuk di satu titik,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1088\" data-end=\"1275\">Langkah lain yang disiapkan adalah pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di Gang Semut. Proyek ini diarahkan untuk menekan kawasan kumuh yang masih tersisa di Pontianak Timur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1277\" data-end=\"1534\">Selain proyek jalan dan hunian, Pemkot juga merancang jalur lingkar timur (outer ring road) yang menghubungkan kawasan Tanjung Raya hingga Ampera. Jalur tersebut diproyeksikan menjadi akses baru mobilitas warga sekaligus mengurangi kepadatan di jalan utama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1536\" data-end=\"1602\">Namun, percepatan pembangunan masih terkendala pembebasan lahan. \u201cAnggaran sebenarnya tersedia untuk pelebaran beberapa ruas, tetapi proses pembebasan tanah belum tuntas. Itu yang membuat pengerjaan belum bisa dipacu maksimal,\u201d jelas Edi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1779\" data-end=\"1956\">Ia juga menyoroti pertumbuhan kendaraan yang terus meningkat seiring membaiknya daya beli masyarakat. Kondisi itu, menurutnya, menjadi tantangan hampir di semua kota berkembang. \u201cLonjakan kendaraan tidak bisa dihindari, maka infrastruktur harus disiapkan lebih dulu agar tidak selalu tertinggal,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2088\" data-end=\"2246\">Persoalan drainase pun masuk perhatian. Sejumlah titik di Pontianak Timur masih mengalami genangan ketika hujan turun bersamaan dengan pasang Sungai Kapuas. \u201cKawasan ini bukan daerah banjir permanen, tetapi topografinya rendah. Kalau hujan bersamaan dengan air pasang, genangan mudah terjadi. Karena itu saluran sekunder menuju sungai akan diperbesar,\u201d paparnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2455\" data-end=\"2632\">Selain infrastruktur dasar, Pemkot juga menyiapkan ruang terbuka hijau, jalur pedestrian dan olahraga, hingga pembebasan lahan untuk sekolah, fasilitas umum, dan area pemakaman. \u201cKetersediaan lahan pemakaman di wilayah timur semakin terbatas. Kami sedang berupaya mencari dan membebaskan lahan yang layak untuk kebutuhan itu,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2795\" data-end=\"2871\">Edi menegaskan, pembangunan Pontianak Timur tidak boleh setengah-setengah. \u201cKami ingin pertumbuhan perumahan diimbangi infrastruktur, layanan pendidikan, kesehatan, serta ruang publik yang memadai agar kawasan ini berkembang secara seimbang,\u201d tutupnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2873\" data-end=\"3050\">Redaksi<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/article>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PONTIANAK\u00a0\u2013 Pemerintah Kota Pontianak menggeber pembangunan di kawasan timur kota. Pertumbuhan permukiman dan lonjakan jumlah penduduk di Kecamatan Pontianak Timur membuat wilayah ini menjadi fokus utama penataan infrastruktur. Usai menuntaskan penataan Jalan Sultan Hamid II menjadi dua jalur, Pemkot kini membidik pembangunan trotoar di sepanjang ruas yang menghubungkan Jembatan Kapuas I hingga Jembatan Landak. Wali &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":167547,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2273,36],"tags":[],"class_list":["post-167546","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/167546","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=167546"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/167546\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":167548,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/167546\/revisions\/167548"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/167547"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=167546"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=167546"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=167546"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}