{"id":167549,"date":"2026-02-22T09:59:41","date_gmt":"2026-02-22T01:59:41","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=167549"},"modified":"2026-02-22T09:59:41","modified_gmt":"2026-02-22T01:59:41","slug":"permukiman-padat-palangka-raya-dilalap-api","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/permukiman-padat-palangka-raya-dilalap-api\/","title":{"rendered":"Permukiman Padat Palangka Raya Dilalap Api"},"content":{"rendered":"<div class=\"flex flex-col text-sm pb-25\">\n<article class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" tabindex=\"-1\" data-turn-id=\"request-699a4d4f-073c-83a0-8c08-67c057feec01-9\" data-testid=\"conversation-turn-48\" data-scroll-anchor=\"true\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\" tabindex=\"-1\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"1feeea79-cb74-4147-b934-c372f90455ec\" data-message-model-slug=\"gpt-5-2\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[1px]\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"123\" data-end=\"434\"><strong>PALANGKA RAYA<\/strong> &#8211; Kebakaran hebat mengguncang kawasan Jalan Mendawai, Komplek Sosial, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Sabtu (21\/02\/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Sedikitnya 10 rumah panggung dilaporkan dilalap api dalam waktu singkat, membuat warga di kawasan padat penduduk itu panik dan berhamburan menyelamatkan diri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"436\" data-end=\"645\">Laporan pertama diterima melalui Call Center 112. Dalam kurun sekitar lima menit, armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya sudah tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"647\" data-end=\"816\">Analis Kebakaran Ahli Muda Damkar Palangka Raya, Sucipto, menyebutkan dugaan awal sumber api berasal dari satu rumah yang sedang kosong karena pemiliknya pergi ke pasar. \u201cInformasi awal dari warga, api pertama kali terlihat dari rumah yang tidak berpenghuni saat kejadian. Itu yang kemudian cepat membesar,\u201d ungkap Sucipto.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"973\" data-end=\"1169\">Kondisi bangunan yang mayoritas berbahan kayu membuat kobaran api dengan cepat merembet ke rumah-rumah di sekitarnya. Dari total 10 rumah terdampak, enam unit dilaporkan mengalami kerusakan berat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1171\" data-end=\"1335\">Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun satu orang warga mengalami luka bakar ringan saat berusaha menyelamatkan barang-barang miliknya. \u201cKorban meninggal tidak ada. Satu warga mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan penanganan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1445\" data-end=\"1667\">Setibanya di lokasi, petugas memfokuskan penyemprotan pada titik api utama untuk menahan laju perambatan. Setelah api berhasil dikendalikan, proses dilanjutkan dengan pendinginan guna memastikan tidak ada bara api tersisa. \u201cPendinginan dilakukan secara menyeluruh agar tidak muncul titik api baru,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1757\" data-end=\"1917\">Pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai sekitar pukul 17.30 WIB. Total kerugian materi akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai kurang lebih Rp550 juta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1919\" data-end=\"2098\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang. Polisi dan petugas damkar masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber api secara definitif. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1919\" data-end=\"2098\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Redaksi<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/article>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALANGKA RAYA &#8211; Kebakaran hebat mengguncang kawasan Jalan Mendawai, Komplek Sosial, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, Sabtu (21\/02\/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Sedikitnya 10 rumah panggung dilaporkan dilalap api dalam waktu singkat, membuat warga di kawasan padat penduduk itu panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Laporan pertama diterima melalui Call Center 112. Dalam kurun sekitar lima &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":167550,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2259,2264],"tags":[],"class_list":["post-167549","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-tengah","category-kota-palangkaraya-provinsi-kalimantan-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/167549","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=167549"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/167549\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":167551,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/167549\/revisions\/167551"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/167550"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=167549"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=167549"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=167549"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}