{"id":167745,"date":"2026-02-23T15:05:03","date_gmt":"2026-02-23T07:05:03","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=167745"},"modified":"2026-02-23T15:05:03","modified_gmt":"2026-02-23T07:05:03","slug":"safari-ramadan-gubernur-bicara-tegas-soal-ipm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/safari-ramadan-gubernur-bicara-tegas-soal-ipm\/","title":{"rendered":"Safari Ramadan, Gubernur Bicara Tegas Soal IPM"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"90\" data-end=\"424\"><strong>KAPUAS HULU<\/strong> \u2013 Kunjungan Safari Ramadan 1447 Hijriah Gubernur Kalimantan Barat, <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Ria Norsan<\/span><\/span>, ke Kabupaten Kapuas Hulu bukan sekadar agenda silaturahmi. Dalam lawatan ke wilayah yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia, itu, isu konektivitas dan kualitas sumber daya manusia menjadi sorotan utama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"426\" data-end=\"653\">Menurut Norsan, Kapuas Hulu memegang peran strategis sebagai beranda negara sekaligus pintu pertumbuhan ekonomi baru. Ia menilai penguatan infrastruktur perbatasan harus menjadi prioritas agar kawasan tersebut tidak tertinggal. \u201cKapuas Hulu bukan hanya garis batas negara, tetapi bisa menjadi simpul pertumbuhan ekonomi jika akses dan potensinya dimaksimalkan,\u201d ujarnya, Minggu (22\/02\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"807\" data-end=\"1054\">Salah satu proyek yang disinggung adalah pembangunan jalan perbatasan yang dirancang menghubungkan Kalimantan Barat dengan Kalimantan Timur. Infrastruktur ini diproyeksikan memangkas jarak tempuh menuju <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Ibu Kota Nusantara<\/span><\/span> (IKN). \u201cKetika jalur ini tuntas, mobilitas orang dan barang akan jauh lebih efisien. Dampaknya tentu terasa bagi masyarakat perbatasan,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1196\" data-end=\"1501\">Selain infrastruktur, Norsan juga menyinggung capaian makro pembangunan Kalbar yang dinilai menunjukkan tren positif, mulai dari pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi, hingga upaya penurunan angka kemiskinan. Namun, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah besar terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1503\" data-end=\"1728\">Saat ini IPM Kalbar berada di angka 72,09 dan menempati posisi kelima di Pulau Kalimantan. Kapuas Hulu termasuk daerah yang dinilai perlu percepatan peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan infrastruktur dasar. \u201cIPM menjadi indikator penting. Pendidikan, kesehatan, dan akses infrastruktur harus kita genjot bersama agar tidak tertinggal,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1870\" data-end=\"2095\">Dalam kesempatan tersebut, Norsan juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat perbatasan. Ia mendorong setiap persoalan diselesaikan melalui musyawarah agar stabilitas daerah tetap terjaga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2097\" data-end=\"2286\">Sementara itu, Wakil Bupati Kapuas Hulu Sukardi menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyebut perhatian pemerintah provinsi menjadi suntikan semangat bagi masyarakat di wilayah perbatasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2288\" data-end=\"2454\">Menurutnya, tantangan pembangunan di Kapuas Hulu masih cukup kompleks, terutama terkait aksesibilitas, ketersediaan infrastruktur, serta penguatan ekonomi masyarakat. \u201cKami berharap dukungan provinsi terus berlanjut, khususnya untuk peningkatan jalan dan jembatan, fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan UMKM,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2626\" data-end=\"2803\">Kunjungan ini menegaskan bahwa pembangunan perbatasan bukan hanya soal simbol kedaulatan, melainkan juga soal pemerataan kesejahteraan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2626\" data-end=\"2803\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KAPUAS HULU \u2013 Kunjungan Safari Ramadan 1447 Hijriah Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, ke Kabupaten Kapuas Hulu bukan sekadar agenda silaturahmi. Dalam lawatan ke wilayah yang berbatasan langsung dengan Sarawak, Malaysia, itu, isu konektivitas dan kualitas sumber daya manusia menjadi sorotan utama. Menurut Norsan, Kapuas Hulu memegang peran strategis sebagai beranda negara sekaligus pintu pertumbuhan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":167746,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2273,28],"tags":[],"class_list":["post-167745","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-kapuas-hulu-putussibau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/167745","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=167745"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/167745\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":167747,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/167745\/revisions\/167747"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/167746"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=167745"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=167745"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=167745"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}