{"id":168388,"date":"2026-02-26T11:34:40","date_gmt":"2026-02-26T03:34:40","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=168388"},"modified":"2026-02-26T11:34:40","modified_gmt":"2026-02-26T03:34:40","slug":"kematian-tragis-di-jombang-polisi-selidiki-dugaan-pembunuhan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kematian-tragis-di-jombang-polisi-selidiki-dugaan-pembunuhan\/","title":{"rendered":"Kematian Tragis di Jombang, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><b>JAWA TIMUR <\/b>\u2013 Warga Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, digemparkan dengan penemuan dua jenazah perempuan yang diduga ibu dan anak, Rabu (25\/2\/2026). Kedua korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di area bekas gedung asrama polisi, dengan tubuh yang terbakar dan tanpa busana.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menjelaskan kronologi awal. \u201cSekitar pukul 14.00 WIB, kami menerima laporan adanya penemuan dua mayat\u2014satu perempuan dewasa dan satu anak kecil. Kedua jenazah langsung dibawa ke rumah sakit untuk autopsi,\u201d ujarnya di lokasi kejadian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penemuan ini bermula dari kecurigaan warga terhadap sepeda motor yang terparkir di area bekas asrama selama dua hari berturut-turut. \u201cWarga melihat sepeda motor itu tidak bergerak. Saat diperiksa, ditemukan dua jasad yang mengerikan. Laporan kemudian diteruskan ke perangkat desa dan kepolisian,\u201d kata salah satu warga setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tim kepolisian yang melakukan olah tempat kejadian perkara menemukan sejumlah barang bukti yang mengarah pada dugaan tindak pidana. Salah satunya adalah botol berisi bahan bakar minyak (BBM). \u201cKami menemukan beberapa barang bukti di TKP, termasuk botol yang diduga berisi BBM,\u201d jelas AKP Dimas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pemeriksaan awal terhadap jenazah menunjukkan kondisi fisik yang parah akibat luka bakar. \u201cSecara visual, terlihat kulit korban terbakar dan mengelupas. Namun beberapa bagian tubuh sudah muncul lebam mayat sehingga detail luka lain belum dapat dipastikan. Kami menduga korban sudah meninggal lebih dari 24 jam sebelum ditemukan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ini, kedua jenazah menjalani autopsi untuk memastikan penyebab kematian. \u201cKami menunggu hasil pemeriksaan tim dokter forensik untuk mengetahui apakah kematian ini akibat tindak pidana atau sebab lain,\u201d tegas Dimas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasus ini memicu perhatian warga dan aparat keamanan setempat, yang kini meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan bekas asrama. \u201cKejadian ini sangat tragis. Kami berharap aparat kepolisian segera mengungkap motif dan pelaku dari peristiwa yang menimbulkan duka mendalam ini,\u201d kata salah seorang tokoh masyarakat. []\n<p>Redaksi4<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAWA TIMUR \u2013 Warga Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, digemparkan dengan penemuan dua jenazah perempuan yang diduga ibu dan anak, Rabu (25\/2\/2026). Kedua korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di area bekas gedung asrama polisi, dengan tubuh yang terbakar dan tanpa busana. Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menjelaskan kronologi awal. \u201cSekitar pukul 14.00 WIB, kami &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":168392,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,9290,35],"tags":[],"class_list":["post-168388","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-jawa-timur","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168388","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=168388"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168388\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":168393,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168388\/revisions\/168393"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/168392"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=168388"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=168388"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=168388"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}