{"id":16857,"date":"2017-11-03T08:44:40","date_gmt":"2017-11-03T00:44:40","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=16857"},"modified":"2017-11-03T08:44:40","modified_gmt":"2017-11-03T00:44:40","slug":"ternyata-banyak-pengusaha-tambang-di-kalbar-nunggak-pajak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ternyata-banyak-pengusaha-tambang-di-kalbar-nunggak-pajak\/","title":{"rendered":"Ternyata !! Banyak Pengusaha Tambang di Kalbar Nunggak Pajak"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_16858\" aria-describedby=\"caption-attachment-16858\" style=\"width: 647px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/Foto-Yuni-Tambang.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-16858\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/Foto-Yuni-Tambang-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"647\" height=\"485\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-16858\" class=\"wp-caption-text\">Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara-Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara KESDM Drs.Jonson Pakpahan, AK,M.Si.CA, bersama Muspida Kalbar dan para pengusaha pertambangan\u00a0 berpose bersama usai kegiatan pembinaan dan pengawasan terpadu kepada izin usaha pertambangan mineral dan batubara di Hotel Mercure (25-26\/10).<\/figcaption><\/figure>\n<p>PONTIANAK-Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara-Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara KESDM Drs.Jonson Pakpahan, AK,M.Si.CA mensinyalir banyak pengusaha pertambangan yang nunggak pajak, termasuk di Kalimantan Barat.<\/p>\n<p>Ia mengatakan, permasalahan yang terjadi di perusahaan pertambangan \u00a0untuk penunggakan begitu banyak, masih ada ratusan perusahaan secara keseluruhan yang masih menunggak.<\/p>\n<p>\u201cMakanya kita diminta untuk menyelesaikan biar bagaimana pun caranya, termasuk dari daerah yang dekat dengan perusahaan \u00a0juga ikut bertanggung jawab untuk menagih,\u2019\u2019kata Drs.Jonson Pakpahan, AK,M.Si.CA, Dirjen Mineral dan Batubara disela-sela acara pembinaan dan pengawasan terpadu kepada izin usaha pertambangan mineral dan batubara di Hotel Mercure (25-26\/10).<\/p>\n<p>Menurut Drs.Jonson Pakpahan, Kementrian ESDM di daerah tidak melaporkan dalam bentuk laporan keuangan untuk piutang-piutang dari seluruh pemegang IUP BPK2B, tunggakan-tunggakan keseluruhan.<\/p>\n<p>\u201cNanti penagihannya kita langgsung tegur perusahaannya dengan mengirimi surat penagihan, terus kita minta tolong Kepala Dinas agar bisa bantu untuk menyelesaikannya &#8220;. Jelasnya<\/p>\n<p>Drs.Jonson Pakpahan melanjutkan, setelah dibukanya Direktorat penerimaan sudah ada penunggakan \u00a026 triliun tetapi sudah kita selesaikan sebesar 19 triliun kemudian di tahun 2017 lebih dari 1 triliun sudah di selesaikan dan setiap tahun ada jutaan yang harus kita tagih.<\/p>\n<p>\u201cBagi perusahaan yang belum melunasi kewajibannya maka akan ada pembatasan misalnya untuk mengurus surat izin tidak akan bisa bagi mereka yang mempunyai tunggakan,\u2019\u2019pungkasnya.(Yuni Harunita)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PONTIANAK-Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara-Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara KESDM Drs.Jonson Pakpahan, AK,M.Si.CA mensinyalir banyak pengusaha pertambangan yang nunggak pajak, termasuk di Kalimantan Barat. Ia mengatakan, permasalahan yang terjadi di perusahaan pertambangan \u00a0untuk penunggakan begitu banyak, masih ada ratusan perusahaan secara keseluruhan yang masih menunggak. \u201cMakanya kita diminta untuk menyelesaikan biar bagaimana pun caranya, termasuk &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16858,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[6,7,17,19,2273],"tags":[77,5483,1892,5484],"class_list":["post-16857","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-lain","category-breaking-news","category-headlines","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","tag-batubara","tag-kementerian-mineral-dan-pertambangan","tag-pajak","tag-pengusaha-kalbar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16857","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16857"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16857\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16857"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16857"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16857"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}