{"id":168612,"date":"2026-02-27T11:48:07","date_gmt":"2026-02-27T03:48:07","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=168612"},"modified":"2026-02-27T11:48:07","modified_gmt":"2026-02-27T03:48:07","slug":"pembangunan-gereja-betania-reborn-resmi-dimulai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pembangunan-gereja-betania-reborn-resmi-dimulai\/","title":{"rendered":"Pembangunan Gereja Betania Reborn Resmi Dimulai"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"137\" data-end=\"355\"><strong>NUNUKAN<\/strong> &#8211; Kabupaten <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Nunukan<\/span><\/span> resmi memulai pembangunan Gedung Gereja Betania Reborn melalui prosesi peletakan batu pertama di Jalan Fatahillah, RT 10, Kelurahan Nunukan Tengah, Kamis (26\/02\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"357\" data-end=\"481\">Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Nunukan, Sirajuddin, yang mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"483\" data-end=\"667\">Momentum ini menjadi penanda dimulainya pembangunan rumah ibadah baru yang diharapkan tak hanya menjadi pusat pelayanan rohani, tetapi juga ruang penguatan nilai spiritual bagi jemaat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"669\" data-end=\"812\">Dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Sirajuddin, pemerintah daerah menyampaikan harapannya terhadap kelancaran proses pembangunan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"814\" data-end=\"960\">\u201cPemerintah daerah berharap pembangunan gereja ini dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku,\u201d ujarnya, sebagaimana dilansir laman resmi Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kamis (26\/02\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"962\" data-end=\"1092\">Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung kegiatan keagamaan yang berdampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1094\" data-end=\"1268\">\u201cPembangunan sarana ibadah merupakan bagian dari upaya memperkuat persaudaraan serta menjaga keharmonisan antarumat beragama di daerah yang majemuk seperti Nunukan,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1270\" data-end=\"1361\">Menurutnya, keberagaman yang ada harus terus dirawat melalui semangat toleransi yang nyata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1363\" data-end=\"1563\">\u201cSemangat saling menghormati harus terus dijaga agar pembangunan Gereja Betania Reborn ini tidak hanya memberi manfaat bagi jemaat, tetapi juga membawa dampak baik bagi masyarakat sekitar,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1565\" data-end=\"1756\">Pemerintah berharap kehadiran gereja ini nantinya mampu meningkatkan kualitas keimanan jemaat sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya keteguhan iman dalam setiap perjalanan kehidupan. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1565\" data-end=\"1756\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NUNUKAN &#8211; Kabupaten Nunukan resmi memulai pembangunan Gedung Gereja Betania Reborn melalui prosesi peletakan batu pertama di Jalan Fatahillah, RT 10, Kelurahan Nunukan Tengah, Kamis (26\/02\/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Nunukan, Sirajuddin, yang mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri. Momentum ini menjadi penanda dimulainya pembangunan rumah ibadah baru yang diharapkan tak hanya &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":168613,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,27,2248],"tags":[],"class_list":["post-168612","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168612","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=168612"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168612\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":168614,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168612\/revisions\/168614"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/168613"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=168612"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=168612"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=168612"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}