{"id":168697,"date":"2026-02-27T18:13:36","date_gmt":"2026-02-27T10:13:36","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=168697"},"modified":"2026-02-27T18:13:36","modified_gmt":"2026-02-27T10:13:36","slug":"percobaan-bunuh-diri-di-bontang-warga-selamatkan-korban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/percobaan-bunuh-diri-di-bontang-warga-selamatkan-korban\/","title":{"rendered":"Percobaan Bunuh Diri di Bontang, Warga  Selamatkan Korban"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"359\" data-end=\"599\"><strong>BONTANG<\/strong> \u2013 Warga Kelurahan Gunung Elai, Bontang Utara, digemparkan oleh insiden percobaan bunuh diri seorang pria berinisial GRS (30), Kamis (26\/02\/2026) sore. Dugaan sementara, tindakan nekat ini dipicu kecemburuan terhadap sang istri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"601\" data-end=\"945\">Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh salah seorang tetangga, Yulius, yang baru pulang ke rumahnya sekitar pukul 16.30 Wita. \u201cSaya kaget begitu melihat bercak darah di lantai dan GRS terkapar dengan tangan tersayat,\u201d ungkap Yulius. Ia menambahkan, dari mulut korban tercium bau alkohol, yang diduga memengaruhi keputusan nekatnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"947\" data-end=\"1260\">Petugas kepolisian dari Polres Bontang segera merespons laporan darurat melalui layanan 110 dan langsung membawa korban ke RS Yabis untuk perawatan medis. \u201cKorban masih sadar dan kini dalam pengawasan tim medis. Untungnya nyawanya selamat,\u201d kata AKP Randy Anugrah Putranto, Kasat Reskrim Polres Bontang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1262\" data-end=\"1494\">Menurut Randy, motif percobaan bunuh diri ini terkait masalah rumah tangga. \u201cKami menduga korban cemburu karena istrinya dibantu temannya mencari pekerjaan. Teman itu juga dikenal korban, sehingga emosi korban memuncak,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1496\" data-end=\"1879\">Warga sekitar yang menyaksikan peristiwa tersebut mengaku syok dan merasa khawatir. Banyak yang turun tangan membantu, sementara petugas polisi berusaha menenangkan korban agar tidak melakukan hal yang lebih membahayakan. \u201cSituasinya sangat tegang, kami khawatir korban melakukan hal lebih parah. Untung polisi cepat tiba,\u201d tutur salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1881\" data-end=\"2100\">AKP Randy menambahkan, alkohol diduga memperburuk kondisi emosional korban saat itu. \u201cAlkohol tampaknya membuat korban kehilangan kendali diri. Beruntung kami bisa mengevakuasi dan menanganinya tepat waktu,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2102\" data-end=\"2355\">Hingga kini, polisi masih mendalami kronologi kejadian dan memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat. Korban tetap menjalani perawatan intensif, sementara keluarga dan warga setempat diminta memberikan dukungan agar situasi tidak semakin memburuk. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2102\" data-end=\"2355\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONTANG \u2013 Warga Kelurahan Gunung Elai, Bontang Utara, digemparkan oleh insiden percobaan bunuh diri seorang pria berinisial GRS (30), Kamis (26\/02\/2026) sore. Dugaan sementara, tindakan nekat ini dipicu kecemburuan terhadap sang istri. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh salah seorang tetangga, Yulius, yang baru pulang ke rumahnya sekitar pukul 16.30 Wita. \u201cSaya kaget begitu melihat &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":168698,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[475,19,26],"tags":[],"class_list":["post-168697","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-bontang","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168697","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=168697"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168697\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":168699,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168697\/revisions\/168699"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/168698"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=168697"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=168697"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=168697"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}