{"id":168967,"date":"2026-03-01T11:06:12","date_gmt":"2026-03-01T03:06:12","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=168967"},"modified":"2026-03-01T11:06:12","modified_gmt":"2026-03-01T03:06:12","slug":"pria-58-tahun-tenggelam-di-sungai-way-rarem-ditemukan-meninggal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pria-58-tahun-tenggelam-di-sungai-way-rarem-ditemukan-meninggal\/","title":{"rendered":"Pria 58 Tahun Tenggelam di Sungai Way Rarem, Ditemukan Meninggal"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>LAMPUNG <\/strong>\u2013 Seorang pria bernama Pandawa (58) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Way Rarem, Kampung Tanah Miring, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Sabtu (28\/02\/2026) pagi. Korban berhasil ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian, setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif selama dua hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung yang diwakili Komandan Pos SAR Tulang Bawang, Zian Fajri, mengatakan operasi SAR dimulai setelah laporan diterima dari Damkar Lampung Utara pada Jumat 27 Februari 2026 pagi. \u201cTim langsung diterjunkan untuk melakukan penyisiran sungai dan koordinasi dengan unsur terkait. Kami membagi tim menjadi beberapa unit pencarian di jalur air maupun darat,\u201d jelas Zian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Korban diduga tenggelam setelah melompat ke sungai ketika berupaya menghindari penggerebekan aparat kepolisian pada Kamis 26 Februari 2026 sore. Arus Sungai Way Rarem yang cukup deras menjadi tantangan utama bagi tim penyelamat, sehingga seluruh personel diingatkan untuk mengutamakan keselamatan diri selama operasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada hari pertama, tim SAR fokus pada pemantauan permukaan air dan titik-titik yang dianggap mencurigakan di sekitar lokasi terakhir korban terlihat. Memasuki hari kedua, pencarian diperluas hingga empat kilometer ke hilir. Dua tim melakukan penyisiran menggunakan perahu karet di sisi kanan dan kiri sungai, sementara satu tim menelusuri jalur darat di sepanjang tepian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekitar pukul 09.15 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RSUD HM Ryacudu Kotabumi. Dengan ditemukannya Pandawa, operasi SAR resmi dihentikan dan seluruh personel dari Pos SAR Tulang Bawang, Polres Lampung Utara, Koramil TNI-AD Kotabumi, BPBD, Damkar, serta masyarakat setempat, kembali ke satuannya masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di sekitar aliran sungai, terutama di wilayah dengan arus deras. Selain itu, koordinasi cepat antara masyarakat dan aparat penegak hukum serta SAR terbukti krusial dalam penyelamatan dan evakuasi korban. []\n<p>Redaksi4<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LAMPUNG \u2013 Seorang pria bernama Pandawa (58) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Way Rarem, Kampung Tanah Miring, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan, Sabtu (28\/02\/2026) pagi. Korban berhasil ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian, setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif selama dua hari. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung yang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":168968,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,7981,35],"tags":[],"class_list":["post-168967","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-lampung","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168967","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=168967"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168967\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":168969,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168967\/revisions\/168969"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/168968"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=168967"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=168967"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=168967"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}