{"id":169120,"date":"2026-03-02T10:33:17","date_gmt":"2026-03-02T02:33:17","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=169120"},"modified":"2026-03-02T10:33:17","modified_gmt":"2026-03-02T02:33:17","slug":"safari-ramadan-di-masjid-al-taqwa-pemkot-balikpapan-ajak-jaga-kota","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/safari-ramadan-di-masjid-al-taqwa-pemkot-balikpapan-ajak-jaga-kota\/","title":{"rendered":"Safari Ramadan di Masjid Al-Taqwa, Pemkot Balikpapan Ajak Jaga Kota"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"161\" data-end=\"515\"><strong data-start=\"161\" data-end=\"175\">BALIKPAPAN<\/strong> \u2014 Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kembali menggelar Safari Ramadan ke-3 pada Minggu (01\/02\/2026) di Masjid Agung Al-Taqwa, Jalan Jenderal Sudirman. Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Balikpapan, Wakil Wali Kota Balikpapan, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah yang bersama-sama melaksanakan salat Isya dan tarawih berjemaah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"517\" data-end=\"710\">Safari Ramadan menjadi agenda rutin pemerintah daerah sebagai sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah kehidupan sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"712\" data-end=\"885\">Dalam sambutannya, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas\u2019ud mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperbaiki kualitas diri, baik secara spiritual maupun sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"887\" data-end=\"1073\">\u201cAtas nama Pemerintah Kota Balikpapan, saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga Ramadan ini membawa keberkahan dan kebaikan untuk kita semua,\u201d ujarnya di hadapan jamaah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1075\" data-end=\"1250\">Rahmad menekankan bahwa pembangunan kota tidak semata-mata berfokus pada aspek fisik. Menurutnya, kemajuan suatu daerah harus diimbangi dengan pembangunan karakter masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1252\" data-end=\"1398\">\u201cPembangunan tidak hanya soal jalan, gedung, dan fasilitas umum. Yang paling utama adalah pembangunan karakter dan akhlak masyarakatnya,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1400\" data-end=\"1619\">Ia menjelaskan bahwa saat ini umat Muslim telah memasuki 10 hari kedua Ramadan yang dikenal sebagai fase maghfirah atau ampunan. Momentum tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas ibadah dan introspeksi diri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1621\" data-end=\"1837\">\u201cIni saatnya kita memperbanyak istighfar, melakukan muhasabah, dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT serta hubungan dengan sesama manusia. Jangan sampai Ramadan berlalu tanpa perubahan dalam diri kita,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1839\" data-end=\"2045\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-169122\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/WhatsApp-Image-2026-03-02-at-08.41.09.jpeg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"318\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/WhatsApp-Image-2026-03-02-at-08.41.09.jpeg 1600w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/WhatsApp-Image-2026-03-02-at-08.41.09-300x136.jpeg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/WhatsApp-Image-2026-03-02-at-08.41.09-1024x465.jpeg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/WhatsApp-Image-2026-03-02-at-08.41.09-768x348.jpeg 768w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/WhatsApp-Image-2026-03-02-at-08.41.09-1536x697.jpeg 1536w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Selain itu, Rahmad juga menyoroti peran strategis masjid dalam membentuk peradaban masyarakat. Menurutnya, masjid bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan nilai-nilai moral dan sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2047\" data-end=\"2246\">\u201cDari masjid, nilai kejujuran, disiplin, toleransi, dan kebersamaan ditanamkan. Karena itu, mari kita makmurkan masjid tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2248\" data-end=\"2484\">Pemerintah Kota Balikpapan juga mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan lingkungan selama bulan Ramadan. Masyarakat diharapkan dapat menciptakan suasana yang kondusif serta mendukung pembinaan generasi muda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2486\" data-end=\"2653\">\u201cRamadan mengajarkan kita disiplin dan tanggung jawab, termasuk dalam mendidik anak-anak agar mengisi waktunya dengan kegiatan yang membentuk akhlak mulia,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2655\" data-end=\"2980\">Melalui kegiatan Safari Ramadan, Pemkot Balikpapan berharap tercipta keseimbangan antara pembangunan fisik dan spiritual. Upaya tersebut menjadi bagian dari visi mewujudkan Balikpapan sebagai kota yang maju secara infrastruktur sekaligus kuat dalam nilai keimanan, menuju kota global yang nyaman dalam bingkai Madinatul Iman. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2655\" data-end=\"2980\">Penulis: Dedi Marsito Sianturi | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BALIKPAPAN \u2014 Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kembali menggelar Safari Ramadan ke-3 pada Minggu (01\/02\/2026) di Masjid Agung Al-Taqwa, Jalan Jenderal Sudirman. Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Balikpapan, Wakil Wali Kota Balikpapan, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah yang bersama-sama melaksanakan salat Isya dan tarawih berjemaah. Safari Ramadan menjadi agenda rutin pemerintah daerah sebagai &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":169121,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[467,26],"tags":[],"class_list":["post-169120","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-balikpapan","category-kalimantan-timur-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169120","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=169120"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169120\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":169123,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169120\/revisions\/169123"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/169121"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=169120"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=169120"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=169120"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}