{"id":169650,"date":"2026-03-04T13:51:53","date_gmt":"2026-03-04T05:51:53","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=169650"},"modified":"2026-03-04T13:51:53","modified_gmt":"2026-03-04T05:51:53","slug":"ngeri-suami-istri-disabet-parang-di-kebun-tomat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ngeri-suami-istri-disabet-parang-di-kebun-tomat\/","title":{"rendered":"Ngeri! Suami Istri Disabet Parang di Kebun Tomat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"275\"><strong>HULU SUNGAI TENGAH<\/strong> \u2013 Aksi kekerasan mengejutkan terjadi di Desa Mangunang Seberang, Kecamatan Haruyan, Selasa (03\/03\/2026). Sepasang suami istri menjadi korban serangan pria yang diduga mengalami gangguan jiwa saat tengah beraktivitas di kebun tomat milik mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"277\" data-end=\"477\">Korban, Aulia Rahman (40) dan Nor Asiah (36), mengalami luka akibat sabetan senjata tajam. Insiden bermula ketika Nor Asiah sedang memanen tomat di lahan pertanian mereka di RT 02 RW 01 desa setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"479\" data-end=\"628\">Babinsa Desa Mangunang Seberang, Serka Edy Mulyanto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut pelaku datang secara tiba-tiba sambil membawa parang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"630\" data-end=\"776\">\u201cKorban sedang bekerja seperti biasa. Pelaku mendekat dan langsung menyerang menggunakan parang tanpa ada peringatan,\u201d ujar Edy saat dikonfirmasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"778\" data-end=\"941\">Pelaku diketahui bernama Arbani (52). Ia disebut tinggal di sebuah pondok di kawasan hutan yang tidak jauh dari kebun korban dan diduga memiliki gangguan kejiwaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"943\" data-end=\"1195\">Teriakan Nor Asiah memancing Aulia Rahman keluar dari pondok kebun untuk menolong. Namun upaya tersebut justru membuatnya ikut menjadi sasaran. Aulia mengalami luka di tangan kanan, sementara Nor Asiah menderita luka robek akibat sabetan senjata tajam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1197\" data-end=\"1328\">Warga sekitar segera membantu dan membawa kedua korban ke <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">RSUD H. Damanhuri Barabai<\/span><\/span> untuk mendapatkan penanganan medis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1330\" data-end=\"1491\">Menurut Edy, aparat bersama masyarakat bergerak cepat mengamankan situasi. Pelaku kini telah diamankan di Polsek Haruyan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1493\" data-end=\"1622\">\u201cTerduga pelaku sudah diamankan. Kami mengimbau warga agar tetap waspada dan segera melapor jika ada hal mencurigakan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1624\" data-end=\"1785\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Sementara itu, kondisi kedua korban dilaporkan stabil meski masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1624\" data-end=\"1785\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>HULU SUNGAI TENGAH \u2013 Aksi kekerasan mengejutkan terjadi di Desa Mangunang Seberang, Kecamatan Haruyan, Selasa (03\/03\/2026). Sepasang suami istri menjadi korban serangan pria yang diduga mengalami gangguan jiwa saat tengah beraktivitas di kebun tomat milik mereka. Korban, Aulia Rahman (40) dan Nor Asiah (36), mengalami luka akibat sabetan senjata tajam. Insiden bermula ketika Nor Asiah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":169653,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2297,2276],"tags":[],"class_list":["post-169650","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kabupaten-hulu-sungai-tengah-provinsi-kalimantan-selatan","category-kalimantan-selatan-kalsel"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169650","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=169650"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169650\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":169654,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169650\/revisions\/169654"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/169653"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=169650"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=169650"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=169650"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}