{"id":169936,"date":"2025-09-11T21:13:44","date_gmt":"2025-09-11T13:13:44","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=169936"},"modified":"2026-03-05T11:16:51","modified_gmt":"2026-03-05T03:16:51","slug":"ketua-baru-kadin-balikpapan-bangun-sinergi-dengan-pemkot-program-coffee-morning-diaktifkan-kembali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ketua-baru-kadin-balikpapan-bangun-sinergi-dengan-pemkot-program-coffee-morning-diaktifkan-kembali\/","title":{"rendered":"Ketua Baru Kadin Balikpapan Bangun Sinergi dengan Pemkot, Program Coffee Morning Diaktifkan Kembali"},"content":{"rendered":"<p>BALIKPAPAN\u2014 Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Balikpapan, Noval Asfihani, melakukan audiensi dengan Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas\u2019ud, di Balai Kota Balikpapan, Kamis (11\/9\/2025).<\/p>\n<p>Pertemuan tersebut menjadi agenda awal Noval setelah resmi ditetapkan sebagai ketua definitif Kadin Balikpapan melalui rapat pleno pengurus pada awal September 2025, menggantikan almarhum Yaser Arafat.<\/p>\n<p>Noval mengatakan, audiensi ini dilakukan untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara dunia usaha dengan pemerintah daerah.<\/p>\n<p>Dalam pertemuan tersebut, ia juga menyampaikan rencana Kadin Balikpapan untuk kembali mengaktifkan sejumlah program organisasi yang sempat terhenti dalam beberapa tahun terakhir.<\/p>\n<p>Salah satu program yang akan dihidupkan kembali adalah agenda coffee morning, yakni forum rutin yang mempertemukan pelaku usaha dengan pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya.<\/p>\n<p>\u201cProgram ini sempat vakum karena pandemi Covid-19 dan kondisi kesehatan ketua sebelumnya. Sekarang kita mulai aktifkan kembali agar kolaborasi antara Kadin dan Pemerintah Kota semakin baik,\u201d kata Noval.<\/p>\n<p>Menurut dia, pertemuan antara Kadin dan pemerintah daerah menjadi sarana penting untuk menyerap aspirasi pelaku usaha sekaligus menyamakan visi dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah.<\/p>\n<p>Dalam audiensi tersebut, Rahmad Mas\u2019ud juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas Kota Balikpapan agar iklim investasi tetap sehat dan menarik bagi para investor.<\/p>\n<p>\u201cKalau Balikpapan kondusif, otomatis investasi yang masuk bisa berjalan dengan baik dan lebih mudah,\u201d ujar Noval mengutip pesan wali kota.<\/p>\n<p>Rahmad juga mendorong Kadin Balikpapan untuk terlibat aktif dalam berbagai sektor strategis pembangunan daerah, termasuk mendukung program ketahanan pangan serta penguatan pelaku usaha lokal.<\/p>\n<p>\u201cKita harus menjadi pengusaha di rumah sendiri. Boleh berbeda pandangan, tetapi jangan sampai kondusivitas kota ini terganggu oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah,\u201d kata Rahmad.<\/p>\n<p>Noval menambahkan, ke depan Kadin Balikpapan akan berupaya memastikan pelaku usaha lokal dapat terlibat dalam berbagai proyek investasi yang masuk ke kota tersebut.<\/p>\n<p>Hal ini dinilai penting mengingat posisi Balikpapan sebagai salah satu daerah penyangga utama pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), yang diproyeksikan membawa peluang ekonomi besar bagi sektor perdagangan, jasa, dan UMKM.<\/p>\n<p>\u201cHarapan kami, setiap investasi yang masuk dapat melibatkan Kadin sehingga manfaatnya juga dirasakan masyarakat,\u201d ujar Noval.<\/p>\n<p>Ia menegaskan bahwa hubungan antara Kadin dan pemerintah daerah harus dibangun melalui kemitraan yang kuat.<\/p>\n<p>\u201cSinergi dengan pemerintah adalah keharusan. Kalau kita tidak bersinergi, bukan mitra namanya,\u201d kata dia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BALIKPAPAN\u2014 Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Balikpapan, Noval Asfihani, melakukan audiensi dengan Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas\u2019ud, di Balai Kota Balikpapan, Kamis (11\/9\/2025). Pertemuan tersebut menjadi agenda awal Noval setelah resmi ditetapkan sebagai ketua definitif Kadin Balikpapan melalui rapat pleno pengurus pada awal September 2025, menggantikan almarhum Yaser Arafat. Noval mengatakan, audiensi ini &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":35,"featured_media":169938,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[467],"tags":[],"class_list":["post-169936","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-balikpapan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169936","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/35"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=169936"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169936\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":169939,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/169936\/revisions\/169939"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/169938"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=169936"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=169936"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=169936"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}