{"id":172222,"date":"2026-03-15T16:24:09","date_gmt":"2026-03-15T08:24:09","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=172222"},"modified":"2026-03-15T16:24:09","modified_gmt":"2026-03-15T08:24:09","slug":"pasar-ramadan-gor-segiri-jadi-destinasi-kuliner-dan-umkm-samarinda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pasar-ramadan-gor-segiri-jadi-destinasi-kuliner-dan-umkm-samarinda\/","title":{"rendered":"Pasar Ramadan GOR Segiri Jadi Destinasi Kuliner dan UMKM Samarinda"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA <\/strong>\u2013 Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda terus memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kegiatan Wisata Belanja Ramadan yang digelar di halaman GOR Segiri, Samarinda. Acara ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Samarinda, lembaga perbankan, dan pihak swasta, serta menjadi agenda tahunan untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat selama Ramadan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Disporapar Kota Samarinda, H. Muslimin, mengatakan bahwa memasuki pekan terakhir Ramadan, jumlah pengunjung mulai menurun dibandingkan awal penyelenggaraan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_172233\" aria-describedby=\"caption-attachment-172233\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-172233\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/6176749424122466020.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/6176749424122466020.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/6176749424122466020-300x225.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/6176749424122466020-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/6176749424122466020-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-172233\" class=\"wp-caption-text\">Kepala Disporapar Kota Samarinda, H. Muslimin<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMemang kalau sudah minggu terakhir Ramadan, pengunjung biasanya berkurang. Kalau biasanya bisa mencapai 2.000 hingga 3.000 orang, sekarang sekitar 1.000 sampai 1.500 orang. Karena masyarakat mulai fokus berbelanja pakaian dan kebutuhan keluarga di pusat perbelanjaan,\u201d ujar Muslimin saat ditemui di lokasi, Sabtu (14\/03\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski jumlah pengunjung berkurang, kegiatan Wisata Belanja Ramadan tetap memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM. Muslimin menjelaskan sebagian besar pedagang sudah mampu menutup biaya operasional pada minggu pertama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBiasanya di minggu pertama mereka sudah menutup biaya operasional sekitar Rp1,5 juta. Minggu kedua dan ketiga itu sudah mulai mencari keuntungan,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi Pemerintah Kota Samarinda dengan sejumlah mitra, seperti Bank Indonesia, Bank Kaltimtara, Bank Kaltimtara Syariah, serta event organizer Event Nusantara.com. Dukungan berbagai media partner juga membantu publikasi dan promosi acara kepada masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKarena keterbatasan anggaran, kami membangun kerja sama dengan berbagai pihak seperti perbankan dan event organizer agar kegiatan ini tetap bisa berjalan. Ini bentuk kolaborasi untuk mendukung UMKM,\u201d jelas Muslimin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, pemerintah memberikan subsidi terhadap biaya sewa lapak agar pedagang tidak terbebani. Jika biaya sewa normal bisa mencapai lebih dari Rp3 juta, pedagang dalam kegiatan ini hanya membayar sekitar Rp1,45 juta, sudah termasuk instalasi dan kebersihan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau sewa normal, satu tenda bisa lebih dari Rp3 juta. Di sini pedagang hanya membayar sekitar Rp1,45 juta sudah termasuk instalasi dan kebersihan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pihak penyelenggara juga memperhatikan kenyamanan pengunjung dengan memperbaiki fasilitas area kegiatan. Tahun ini, area yang sebelumnya berpasir telah diaspal sehingga lebih nyaman dilalui dan mengurangi debu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSekarang sudah kita aspal, jadi pejalan kaki lebih nyaman, debu berkurang, dan area terlihat lebih rapi,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah seorang pengunjung, Aminah, menilai kegiatan ini sangat membantu masyarakat dalam mencari hidangan berbuka puasa dengan beragam pilihan kuliner.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAgenda seperti ini tentu memudahkan kami membeli jajanan untuk berbuka puasa, dari makanan ringan hingga makanan berat. Contohnya martabak manis sampai kambing guling,\u201d kata Aminah. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan setiap tahun dengan konsep yang semakin baik serta pilihan kuliner yang semakin beragam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cHarapan saya ke depan event ini semakin baik dan jenis makanan yang dijual semakin banyak,\u201d pungkasnya. []\n<p>Penulis: Rifki Irlika Akbar | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2013 Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda terus memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kegiatan Wisata Belanja Ramadan yang digelar di halaman GOR Segiri, Samarinda. Acara ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Samarinda, lembaga perbankan, dan pihak swasta, serta menjadi agenda tahunan untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":60,"featured_media":172232,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[14065,15059,15060,433],"class_list":["post-172222","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-disporapar-samarinda","tag-h-muslimin","tag-pasar-ramadan-gor-segiri","tag-umkm"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/172222","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/60"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=172222"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/172222\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":172234,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/172222\/revisions\/172234"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/172232"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=172222"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=172222"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=172222"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}