{"id":172351,"date":"2026-03-16T14:00:52","date_gmt":"2026-03-16T06:00:52","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=172351"},"modified":"2026-03-16T14:00:52","modified_gmt":"2026-03-16T06:00:52","slug":"heboh-video-live-tiktok-polisi-periksa-kades-di-balangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/heboh-video-live-tiktok-polisi-periksa-kades-di-balangan\/","title":{"rendered":"Heboh Video Live TikTok, Polisi Periksa Kades di Balangan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"74\" data-end=\"402\"><strong>BALANGAN<\/strong>\u00a0\u2014 Kepolisian Resor Balangan tengah mendalami beredarnya sebuah video yang diduga menampilkan tindakan tidak pantas dan melibatkan seorang kepala desa di wilayah Kecamatan Awayan. Video berdurasi sekitar tujuh menit itu belakangan viral di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"404\" data-end=\"661\">Kasatreskrim Polres Balangan AKP Ferry Kurniawan Goenawi mengatakan pihaknya telah memanggil oknum kepala desa yang diduga muncul dalam video tersebut untuk dimintai klarifikasi. Pemeriksaan dilakukan setelah rekaman tersebut beredar luas di dunia maya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"663\" data-end=\"780\">Dari hasil pemeriksaan awal, yang bersangkutan mengakui bahwa dirinya adalah pria yang terlihat dalam video tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"782\" data-end=\"968\">\u201cDari keterangan yang kami peroleh, yang bersangkutan mengakui bahwa pria dalam video itu adalah dirinya,\u201d kata Ferry dalam keterangan yang disampaikan pada Minggu (15\/03\/2026) malam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"970\" data-end=\"1119\">Menurut Ferry, video tersebut diduga dibuat saat pelaku melakukan siaran langsung melalui platform media sosial TikTok bersama seorang perempuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1121\" data-end=\"1304\">Polisi saat ini juga tengah menelusuri akun media sosial yang digunakan dalam siaran tersebut. Penyidik berencana memanggil pemilik akun TikTok yang digunakan ketika video itu dibuat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1306\" data-end=\"1449\">\u201cKami akan menelusuri akun yang digunakan dalam siaran tersebut dan akan memanggil pemiliknya untuk dimintai keterangan lebih lanjut,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1451\" data-end=\"1648\">Kasus ini kini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian. Sejumlah pihak yang diduga terkait juga akan dimintai keterangan guna mengungkap secara jelas kronologi kejadian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1650\" data-end=\"1776\">Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak ikut menyebarluaskan video tersebut karena dapat menimbulkan konsekuensi hukum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1778\" data-end=\"1931\">\u201cMenyebarkan konten bermuatan asusila dapat berimplikasi hukum. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ikut mendistribusikan video tersebut,\u201d tegas Ferry.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1933\" data-end=\"2054\">Ia menambahkan bahwa kepolisian akan menangani perkara ini secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2056\" data-end=\"2166\">\u201cBiarkan proses hukum berjalan. Kami akan menangani perkara ini secara profesional sampai tuntas,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2056\" data-end=\"2166\">Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BALANGAN\u00a0\u2014 Kepolisian Resor Balangan tengah mendalami beredarnya sebuah video yang diduga menampilkan tindakan tidak pantas dan melibatkan seorang kepala desa di wilayah Kecamatan Awayan. Video berdurasi sekitar tujuh menit itu belakangan viral di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Kasatreskrim Polres Balangan AKP Ferry Kurniawan Goenawi mengatakan pihaknya telah memanggil oknum kepala desa &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":172352,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2969,19,2276],"tags":[],"class_list":["post-172351","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-balangan-provinsi-kalimantan-selatan","category-hotnews","category-kalimantan-selatan-kalsel"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/172351","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=172351"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/172351\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":172353,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/172351\/revisions\/172353"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/172352"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=172351"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=172351"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=172351"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}