{"id":173757,"date":"2026-03-26T16:23:11","date_gmt":"2026-03-26T08:23:11","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=173757"},"modified":"2026-03-26T16:23:11","modified_gmt":"2026-03-26T08:23:11","slug":"tren-wisata-naik-museum-mulawarman-diserbu-pengunjung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tren-wisata-naik-museum-mulawarman-diserbu-pengunjung\/","title":{"rendered":"Tren Wisata Naik, Museum Mulawarman Diserbu Pengunjung"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"287\"><em>Lonjakan kunjungan Museum Mulawarman selama libur Lebaran menunjukkan meningkatnya minat wisata edukasi sejarah di Kukar.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"287\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"29\">KUTAI KARTANEGARA<\/strong>\u00a0&#8211; Kunjungan wisatawan ke Museum Mulawarman di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mengalami peningkatan signifikan selama libur Lebaran 1447 Hijriah, dengan total pengunjung mencapai lebih dari 2.300 orang dalam periode 21 hingga 24 Maret 2026.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"289\" data-end=\"465\">Lonjakan kunjungan tersebut didominasi wisatawan domestik, khususnya kalangan dewasa, yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk berwisata sekaligus belajar sejarah daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"467\" data-end=\"607\">Petugas loket Museum Mulawarman, Johansyah, menjelaskan tren peningkatan kunjungan terjadi secara bertahap setiap hari selama periode libur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"609\" data-end=\"825\">\u201cKalau untuk hari-harinya memang ada peningkatan. Tanggal 21 itu 115 orang dewasa, tanggal 22 naik jadi 334 orang, tanggal 23 sebanyak 432 orang, dan tanggal 24 mencapai 459 orang,\u201d ujar Johansyah, Rabu (25\/03\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"827\" data-end=\"961\">Ia merinci, total pengunjung dewasa selama periode tersebut mencapai 1.340 orang, sementara pengunjung anak-anak sebanyak 1.006 orang.<\/p>\n<figure id=\"attachment_173795\" aria-describedby=\"caption-attachment-173795\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-173795\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-26_11-24-02.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"394\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-26_11-24-02.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-26_11-24-02-300x169.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-26_11-24-02-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-26_11-24-02-768x432.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-173795\" class=\"wp-caption-text\">Petugas loket Museum Mulawarman, Johansyah<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"963\" data-end=\"1237\">Menurut Johansyah, tren kunjungan tahun ini tidak dapat dibandingkan secara langsung dengan tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan adanya kebijakan pemerintah daerah pada Lebaran tahun lalu yang menggratiskan tiket masuk museum melalui program gubernur bertajuk <em data-start=\"1223\" data-end=\"1236\">Gratis Poll<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1239\" data-end=\"1414\">\u201cKalau tahun kemarin itu gratis penuh, jadi semua pengunjung dicatat, mulai dari PAUD sampai SMA. Kalau sekarang, kita hanya menghitung berdasarkan penjualan tiket,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1416\" data-end=\"1640\">Untuk tarif masuk, pengelola museum memberlakukan harga tetap tanpa perbedaan antara hari biasa dan masa libur. Pengunjung dewasa dikenakan tarif Rp10.000, anak-anak Rp5.000, sedangkan wisatawan mancanegara sebesar Rp15.000.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1642\" data-end=\"1810\">Meski terjadi lonjakan kunjungan, jumlah wisatawan mancanegara masih sangat terbatas. Selama periode libur Lebaran, hanya satu wisatawan asing yang tercatat berkunjung. \u201cWNA selama liburan ini cuma satu orang, dari Belanda,\u201d kata Johansyah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1885\" data-end=\"2021\">Salah satu pengunjung, Edo, mengaku sengaja mengajak keluarganya berkunjung ke museum sebagai sarana edukasi sejarah bagi generasi muda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2023\" data-end=\"2258\">\u201cSaya ingin melihat dan memperkenalkan ini kepada cucu-cucu saya. Karena menurut saya, ini museum tertua kita di Kalimantan Timur (Kaltim), jadi generasi muda harus tahu bahwa kita juga punya sejarah kerajaan seperti di Jawa,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2260\" data-end=\"2601\">Museum Mulawarman merupakan bekas istana Kesultanan Kutai Kartanegara yang kini berfungsi sebagai salah satu destinasi wisata sejarah unggulan di Kaltim. Keberadaannya dinilai strategis dalam memperkenalkan warisan budaya serta sejarah lokal kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda, sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2603\" data-end=\"2646\">Penulis: M. Reza Danuarta | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lonjakan kunjungan Museum Mulawarman selama libur Lebaran menunjukkan meningkatnya minat wisata edukasi sejarah di Kukar. KUTAI KARTANEGARA\u00a0&#8211; Kunjungan wisatawan ke Museum Mulawarman di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mengalami peningkatan signifikan selama libur Lebaran 1447 Hijriah, dengan total pengunjung mencapai lebih dari 2.300 orang dalam periode 21 hingga 24 Maret 2026. Lonjakan kunjungan tersebut didominasi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":173758,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,33],"tags":[16643,1656,560,561,15474,3737,16644,1089,1804,16136,16642],"class_list":["post-173757","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara","tag-jumlah-pengunjung-museum","tag-kaltim","tag-kukar","tag-kutai-kartanegara","tag-libur-lebaran-2026","tag-museum-mulawarman","tag-pariwisata-kaltim","tag-tenggarong","tag-wisata","tag-wisata-edukasi","tag-wisata-sejarah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/173757","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=173757"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/173757\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":173796,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/173757\/revisions\/173796"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/173758"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=173757"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=173757"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=173757"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}