{"id":173790,"date":"2026-03-26T16:35:30","date_gmt":"2026-03-26T08:35:30","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=173790"},"modified":"2026-04-17T13:02:42","modified_gmt":"2026-04-17T05:02:42","slug":"saksi-ahli-tak-hadir-sidang-bom-molotov-di-pn-samarinda-tertunda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/saksi-ahli-tak-hadir-sidang-bom-molotov-di-pn-samarinda-tertunda\/","title":{"rendered":"Saksi Ahli Tak Hadir, Sidang Bom Molotov di PN Samarinda Tertunda"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3083\" data-end=\"3212\"><em>Sidang dugaan perakitan bom molotov di PN Samarinda tertunda karena saksi ahli belum dapat dihadirkan oleh jaksa penuntut umum.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"310\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"13\">SAMARINDA<\/strong> &#8211; Sidang lanjutan perkara dugaan perakitan bom molotov yang melibatkan mahasiswa dan alumni <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Universitas Mulawarman<\/span><\/span> di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Kamis (26\/03\/2026), ditunda karena saksi ahli yang dijadwalkan hadir belum dapat dihadirkan oleh pihak jaksa penuntut umum (JPU).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"312\" data-end=\"615\">Perkara tersebut teregister dengan nomor 1039\/Pid.Sus\/2025\/PN Smr, 1038\/Pid.Sus\/2025\/PN Smr, 1044\/Pid.Sus\/2025\/PN Smr, dan 1045\/Pid.Sus\/2025\/PN Smr. Agenda persidangan yang semula dijadwalkan menghadirkan saksi tidak dapat dilaksanakan, sehingga proses hukum belum dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"617\" data-end=\"781\">Kuasa hukum para terdakwa, Rahmad Fauzi, menyatakan penundaan terjadi karena JPU belum menghadirkan saksi ahli yang direncanakan memberikan keterangan di persidangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"783\" data-end=\"997\">\u201cAlasannya hari ini kan sebenarnya jadwal dari kejaksaan untuk meminta menghadirkan saksi, yaitu saksi penjual botol sama ahli, cuma pada saat ini untuk ahli masih belum bisa dihadirkan,\u201d ujar kuasa hukum, Bambang.<\/p>\n<figure id=\"attachment_173802\" aria-describedby=\"caption-attachment-173802\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-173802\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-26_14-57-06.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-26_14-57-06.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-26_14-57-06-300x225.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-26_14-57-06-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-26_14-57-06-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-173802\" class=\"wp-caption-text\">Kuasa hukum para terdakwa, Rahmad Fauzi<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"999\" data-end=\"1105\">Ia menegaskan, pihaknya sebenarnya telah siap mengikuti agenda sidang sesuai jadwal yang telah ditetapkan. \u201cUntuk dari kita sebenarnya sudah siap saja, cuma dari tadi dari ahli mungkin masih belum ada,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1213\" data-end=\"1367\">Menurut Rahmad, pihaknya juga belum memperoleh informasi rinci terkait latar belakang maupun bidang keahlian saksi ahli yang akan dihadirkan oleh JPU. \u201cKarena memang kita nggak tahu dari ahli ini dari bagian mana,\u201d ujar Ali Apandi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1451\" data-end=\"1602\">Meski demikian, ia menyebutkan bahwa secara umum saksi ahli dalam perkara tersebut merupakan pihak yang memiliki kompetensi khusus terkait bom molotov. \u201cYang jelas kan memang ahli itu kan orang yang memiliki pengetahuan terkait bom molotov,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1704\" data-end=\"1838\">Ia menambahkan, seluruh saksi yang dijadwalkan hadir dalam persidangan merupakan tanggung jawab pihak kejaksaan sebagai penuntut umum. \u201cIya dari pihak kejaksaan,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1878\" data-end=\"2047\">Rahmad menegaskan, kelanjutan proses persidangan saat ini masih bergantung pada kesiapan JPU dalam menghadirkan saksi-saksi yang diperlukan untuk pembuktian perkara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2049\" data-end=\"2164\">\u201cJadi sebenarnya saat ini kita ya masih, bahwa memang masih di kejaksaan untuk menghadirkan saksi-saksi,\u201d tutupnya. Sidang perkara ini dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Selasa (31\/03\/2026). []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2249\" data-end=\"2294\">Penulis: Yus Rizal Zulfikar | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sidang dugaan perakitan bom molotov di PN Samarinda tertunda karena saksi ahli belum dapat dihadirkan oleh jaksa penuntut umum. SAMARINDA &#8211; Sidang lanjutan perkara dugaan perakitan bom molotov yang melibatkan mahasiswa dan alumni Universitas Mulawarman di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Kamis (26\/03\/2026), ditunda karena saksi ahli yang dijadwalkan hadir belum dapat dihadirkan oleh pihak jaksa &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":66,"featured_media":173791,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,37],"tags":[16652,5625,16649,6516,16653,14898,16651,609,16650,1583],"class_list":["post-173790","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-hukum-samarinda","tag-jpu","tag-kasus-bom-molotov","tag-mahasiswa-unmul","tag-perkara-pidana","tag-pn-samarinda","tag-saksi-ahli","tag-samarinda","tag-sidang-ditunda","tag-universitas-mulawarman"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/173790","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/66"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=173790"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/173790\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":178533,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/173790\/revisions\/178533"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/173791"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=173790"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=173790"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=173790"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}