{"id":174256,"date":"2026-03-29T09:25:40","date_gmt":"2026-03-29T01:25:40","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=174256"},"modified":"2026-03-29T09:25:40","modified_gmt":"2026-03-29T01:25:40","slug":"mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/","title":{"rendered":"Mantan PM Nepal Ditahan, Dugaan Pelanggaran HAM Diselidiki"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"342\"><em>Penangkapan mantan PM Nepal KP Sharma Oli terkait kerusuhan 2025 menandai langkah awal penegakan hukum atas dugaan pelanggaran HAM yang menewaskan puluhan demonstran.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"342\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"13\">KATHMANDU<\/strong> &#8211; Penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran HAM dalam kerusuhan politik Nepal memasuki babak baru setelah mantan Perdana Menteri (PM) <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">KP Sharma Oli<\/span><\/span> dan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Ramesh Lekhak<\/span><\/span> resmi ditangkap aparat kepolisian, Sabtu (28\/03\/2026) pagi waktu setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"344\" data-end=\"642\">Penangkapan ini dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan atas penindakan brutal terhadap demonstran dalam aksi unjuk rasa pada 8\u20139 September 2025 yang menewaskan sedikitnya 76 orang. Kedua mantan pejabat tersebut diduga memiliki keterkaitan dalam penanganan aksi yang berujung kekerasan tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"644\" data-end=\"846\">&#8220;Mereka ditangkap pagi ini dan prosesnya akan berjalan sesuai hukum,&#8221; kata juru bicara Kepolisian Lembah Kathmandu, Om Adhikari, sebagaimana dilansir AFP, Sabtu, (28\/03\/2026), dan diberitakan Detiknews.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"848\" data-end=\"1042\">Juru bicara Kepolisian Distrik Kathmandu, Pawan Kumar Bhattarai, menegaskan bahwa penangkapan dilakukan untuk kepentingan penyelidikan atas aksi protes yang berlangsung selama dua hari tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1044\" data-end=\"1301\">Penangkapan ini terjadi hanya sehari setelah pelantikan Perdana Menteri (PM) <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">Balendra Shah<\/span><\/span> bersama kabinet barunya, menyusul kemenangan dalam pemilu pertama pasca-kerusuhan besar tahun 2025 yang menggulingkan pemerintahan sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1303\" data-end=\"1599\">Kerusuhan tersebut dipicu oleh kebijakan larangan sementara penggunaan media sosial yang memicu kemarahan publik di tengah tekanan ekonomi. Aksi kemudian berkembang menjadi demonstrasi besar yang berujung bentrokan, pembakaran gedung parlemen, serta kantor pemerintahan di berbagai wilayah Nepal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1601\" data-end=\"1887\">Komisi penyelidikan yang dibentuk pemerintah Nepal merekomendasikan penuntutan terhadap Oli dan sejumlah pejabat lainnya. Dalam laporannya, komisi menyatakan tidak ditemukan bukti adanya perintah langsung untuk menembak demonstran, namun menyoroti kegagalan dalam mengendalikan situasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1889\" data-end=\"2040\">Laporan tersebut menyebut bahwa tidak ada langkah efektif untuk menghentikan penembakan, sehingga menyebabkan korban jiwa, termasuk anak di bawah umur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2042\" data-end=\"2254\">&#8220;Tidak ada seorang pun yang kebal hukum&#8230; Ini bukan balas dendam terhadap siapa pun, hanya awal dari keadilan. Saya percaya, sekarang negara ini akan mengambil arah baru,&#8221; kata Mendagri baru Nepal, Sudan Gurung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2256\" data-end=\"2484\">Di sisi lain, Oli membantah keterlibatannya dalam perintah penggunaan kekuatan mematikan terhadap demonstran. Dalam pernyataan sebelumnya kepada AFP, ia menyalahkan adanya &#8220;penyusup&#8221; sebagai pemicu kekerasan dalam aksi tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2486\" data-end=\"2625\">Penangkapan ini juga memicu reaksi politik. Partai <span class=\"hover:entity-accent entity-underline inline cursor-pointer align-baseline\"><span class=\"whitespace-normal\">CPN-UML<\/span><\/span> yang dipimpin Oli menyerukan aksi protes nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2627\" data-end=\"2767\">&#8220;Ini merupakan tindakan balas dendam, semoga pemerintah segera mencabut keputusan ini,&#8221; kata pemimpin senior partai tersebut, Mahesh Basnet.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2769\" data-end=\"2979\">Perkembangan ini menandai upaya pemerintah Nepal untuk menegakkan akuntabilitas atas tragedi politik yang menewaskan puluhan warga, sekaligus menjadi ujian bagi stabilitas politik pasca pergantian kekuasaan. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2981\" data-end=\"3011\">Penulis: Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penangkapan mantan PM Nepal KP Sharma Oli terkait kerusuhan 2025 menandai langkah awal penegakan hukum atas dugaan pelanggaran HAM yang menewaskan puluhan demonstran. KATHMANDU &#8211; Penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran HAM dalam kerusuhan politik Nepal memasuki babak baru setelah mantan Perdana Menteri (PM) KP Sharma Oli dan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Ramesh Lekhak resmi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":174257,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2254],"tags":[15080,17088,17090,17086,3079,17087,17085,11907,17089,17091],"class_list":["post-174256","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-internasional","tag-afp","tag-balendra-shah","tag-cpn-uml","tag-demonstrasi-nepal","tag-ham","tag-kerusuhan-2025","tag-kp-sharma-oli","tag-nepal","tag-penangkapan-eks-pm","tag-politik-nepal"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Penangkapan mantan PM Nepal KP Sharma Oli terkait kerusuhan 2025 menandai langkah awal penegakan hukum atas dugaan pelanggaran HAM yang menewaskan puluhan demonstran. KATHMANDU - Penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran HAM dalam kerusuhan politik Nepal memasuki babak baru setelah mantan Perdana Menteri (PM) KP Sharma Oli dan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Ramesh Lekhak resmi\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Agnes Wiguna\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Mantan PM Nepal Ditahan, Dugaan Pelanggaran HAM Diselidiki - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Penangkapan mantan PM Nepal KP Sharma Oli terkait kerusuhan 2025 menandai langkah awal penegakan hukum atas dugaan pelanggaran HAM yang menewaskan puluhan demonstran. KATHMANDU - Penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran HAM dalam kerusuhan politik Nepal memasuki babak baru setelah mantan Perdana Menteri (PM) KP Sharma Oli dan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Ramesh Lekhak resmi\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-29T01:25:40+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-29T01:25:40+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Mantan PM Nepal Ditahan, Dugaan Pelanggaran HAM Diselidiki - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Penangkapan mantan PM Nepal KP Sharma Oli terkait kerusuhan 2025 menandai langkah awal penegakan hukum atas dugaan pelanggaran HAM yang menewaskan puluhan demonstran. KATHMANDU - Penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran HAM dalam kerusuhan politik Nepal memasuki babak baru setelah mantan Perdana Menteri (PM) KP Sharma Oli dan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Ramesh Lekhak resmi\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\\\/#blogposting\",\"name\":\"Mantan PM Nepal Ditahan, Dugaan Pelanggaran HAM Diselidiki - Berita Borneo\",\"headline\":\"Mantan PM Nepal Ditahan, Dugaan Pelanggaran HAM Diselidiki\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/Mantan-PM-Nepal-Ditahan-Dugaan-Pelanggaran-HAM-Diselidiki.jpeg\",\"width\":700,\"height\":394},\"datePublished\":\"2026-03-29T09:25:40+08:00\",\"dateModified\":\"2026-03-29T09:25:40+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Headlines, Internasional, AFP, Balendra Shah, CPN UML, Demonstrasi Nepal, HAM, Kerusuhan 2025, KP Sharma Oli, Nepal, Penangkapan Eks PM, Politik Nepal\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/headlines\\\/#listItem\",\"name\":\"Headlines\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/headlines\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Headlines\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/headlines\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\\\/#listItem\",\"name\":\"Mantan PM Nepal Ditahan, Dugaan Pelanggaran HAM Diselidiki\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Mantan PM Nepal Ditahan, Dugaan Pelanggaran HAM Diselidiki\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/headlines\\\/#listItem\",\"name\":\"Headlines\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/\",\"name\":\"Agnes Wiguna\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3145f891ddd896b0b192051b7b5e94d88b14a857027f805d8f2b811445705e2e?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Agnes Wiguna\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\\\/\",\"name\":\"Mantan PM Nepal Ditahan, Dugaan Pelanggaran HAM Diselidiki - Berita Borneo\",\"description\":\"Penangkapan mantan PM Nepal KP Sharma Oli terkait kerusuhan 2025 menandai langkah awal penegakan hukum atas dugaan pelanggaran HAM yang menewaskan puluhan demonstran. KATHMANDU - Penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran HAM dalam kerusuhan politik Nepal memasuki babak baru setelah mantan Perdana Menteri (PM) KP Sharma Oli dan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Ramesh Lekhak resmi\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/Mantan-PM-Nepal-Ditahan-Dugaan-Pelanggaran-HAM-Diselidiki.jpeg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\\\/#mainImage\",\"width\":700,\"height\":394},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2026-03-29T09:25:40+08:00\",\"dateModified\":\"2026-03-29T09:25:40+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Mantan PM Nepal Ditahan, Dugaan Pelanggaran HAM Diselidiki - Berita Borneo","description":"Penangkapan mantan PM Nepal KP Sharma Oli terkait kerusuhan 2025 menandai langkah awal penegakan hukum atas dugaan pelanggaran HAM yang menewaskan puluhan demonstran. KATHMANDU - Penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran HAM dalam kerusuhan politik Nepal memasuki babak baru setelah mantan Perdana Menteri (PM) KP Sharma Oli dan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Ramesh Lekhak resmi","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/#blogposting","name":"Mantan PM Nepal Ditahan, Dugaan Pelanggaran HAM Diselidiki - Berita Borneo","headline":"Mantan PM Nepal Ditahan, Dugaan Pelanggaran HAM Diselidiki","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Mantan-PM-Nepal-Ditahan-Dugaan-Pelanggaran-HAM-Diselidiki.jpeg","width":700,"height":394},"datePublished":"2026-03-29T09:25:40+08:00","dateModified":"2026-03-29T09:25:40+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/#webpage"},"articleSection":"Headlines, Internasional, AFP, Balendra Shah, CPN UML, Demonstrasi Nepal, HAM, Kerusuhan 2025, KP Sharma Oli, Nepal, Penangkapan Eks PM, Politik Nepal"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/headlines\/#listItem","name":"Headlines"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/headlines\/#listItem","position":2,"name":"Headlines","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/headlines\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/#listItem","name":"Mantan PM Nepal Ditahan, Dugaan Pelanggaran HAM Diselidiki"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/#listItem","position":3,"name":"Mantan PM Nepal Ditahan, Dugaan Pelanggaran HAM Diselidiki","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/headlines\/#listItem","name":"Headlines"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/","name":"Agnes Wiguna","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3145f891ddd896b0b192051b7b5e94d88b14a857027f805d8f2b811445705e2e?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Agnes Wiguna"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/","name":"Mantan PM Nepal Ditahan, Dugaan Pelanggaran HAM Diselidiki - Berita Borneo","description":"Penangkapan mantan PM Nepal KP Sharma Oli terkait kerusuhan 2025 menandai langkah awal penegakan hukum atas dugaan pelanggaran HAM yang menewaskan puluhan demonstran. KATHMANDU - Penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran HAM dalam kerusuhan politik Nepal memasuki babak baru setelah mantan Perdana Menteri (PM) KP Sharma Oli dan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Ramesh Lekhak resmi","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Mantan-PM-Nepal-Ditahan-Dugaan-Pelanggaran-HAM-Diselidiki.jpeg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/#mainImage","width":700,"height":394},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/#mainImage"},"datePublished":"2026-03-29T09:25:40+08:00","dateModified":"2026-03-29T09:25:40+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Mantan PM Nepal Ditahan, Dugaan Pelanggaran HAM Diselidiki - Berita Borneo","og:description":"Penangkapan mantan PM Nepal KP Sharma Oli terkait kerusuhan 2025 menandai langkah awal penegakan hukum atas dugaan pelanggaran HAM yang menewaskan puluhan demonstran. KATHMANDU - Penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran HAM dalam kerusuhan politik Nepal memasuki babak baru setelah mantan Perdana Menteri (PM) KP Sharma Oli dan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Ramesh Lekhak resmi","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2026-03-29T01:25:40+00:00","article:modified_time":"2026-03-29T01:25:40+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Mantan PM Nepal Ditahan, Dugaan Pelanggaran HAM Diselidiki - Berita Borneo","twitter:description":"Penangkapan mantan PM Nepal KP Sharma Oli terkait kerusuhan 2025 menandai langkah awal penegakan hukum atas dugaan pelanggaran HAM yang menewaskan puluhan demonstran. KATHMANDU - Penegakan hukum terhadap dugaan pelanggaran HAM dalam kerusuhan politik Nepal memasuki babak baru setelah mantan Perdana Menteri (PM) KP Sharma Oli dan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Ramesh Lekhak resmi","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"174256","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":[],"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2026-03-29 01:25:52","updated":"2026-03-29 01:25:52","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/headlines\/\" title=\"Headlines\">Headlines<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tMantan PM Nepal Ditahan, Dugaan Pelanggaran HAM Diselidiki\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Headlines","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/headlines\/"},{"label":"Mantan PM Nepal Ditahan, Dugaan Pelanggaran HAM Diselidiki","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mantan-pm-nepal-ditahan-dugaan-pelanggaran-ham-diselidiki\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174256","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=174256"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174256\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":174258,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174256\/revisions\/174258"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/174257"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=174256"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=174256"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=174256"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}