{"id":174357,"date":"2026-03-29T17:02:56","date_gmt":"2026-03-29T09:02:56","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=174357"},"modified":"2026-03-29T17:02:56","modified_gmt":"2026-03-29T09:02:56","slug":"jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/","title":{"rendered":"Jalan Nasional Jadi Sungai Lumpur, Tambang Palu-Donggala Tuai Kritik"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"299\"><em>Aktivitas pertambangan Galian C di pesisir Palu dan Donggala diduga melampaui daya dukung lingkungan hingga memicu ancaman bencana ekologis dan gangguan infrastruktur.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"299\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"10\">SULAWESI TENGAH &#8211;<\/strong> Ancaman bencana ekologis mulai menghantui kawasan pesisir Kota Palu hingga Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), menyusul aktivitas pertambangan material Galian C yang diduga melampaui daya dukung lingkungan dan berdampak langsung pada infrastruktur vital serta permukiman warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"301\" data-end=\"646\">Temuan tersebut mengemuka dari hasil investigasi lapangan yang dilakukan pegiat lingkungan, termasuk Bung Dedi, yang menilai aktivitas pengerukan terus berlangsung secara masif tanpa memperhatikan aspek keberlanjutan. Ia menegaskan, kepemilikan dokumen perizinan tidak dapat dijadikan dasar pembenaran terhadap kerusakan lingkungan yang terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"648\" data-end=\"1033\">Dalam keterangannya, Bung Dedi menyampaikan bahwa izin usaha pertambangan tetap harus diiringi dengan tanggung jawab terhadap dampak ekologis yang ditimbulkan. \u201cMungkin saja mereka memiliki izin yang lengkap. Tapi itu hanya syarat operasi. Pertanyaannya, bagaimana dengan dampak lingkungannya,\u201d cetusnya, Selasa (10\/03\/2026), sebagaimana dilansir Pikiran Rakyat, Selasa (10\/03\/2026) lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1035\" data-end=\"1344\">Dampak dari aktivitas tersebut mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah terdampak, seperti Kelurahan Loli, Watusampu, hingga Buluri. Setiap kali hujan turun, jalan nasional yang menjadi jalur utama transportasi berubah menjadi aliran lumpur akibat limpasan material tambang yang tidak tertangani dengan baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1346\" data-end=\"1603\">Kondisi ini menunjukkan lemahnya pengelolaan limbah serta pengawasan lingkungan di kawasan pertambangan. Lumpur yang meluap ke badan jalan tidak hanya mengganggu mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan serta kerusakan infrastruktur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1605\" data-end=\"1938\">Para pegiat lingkungan juga mengungkap sedikitnya 10 titik koordinat yang dinilai berada dalam kondisi kritis dan berpotensi menjadi pusat bencana ekologis apabila tidak segera ditangani. Titik-titik tersebut tersebar di sepanjang kawasan pesisir Palu hingga Donggala, mencerminkan luasnya dampak aktivitas pertambangan yang terjadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1940\" data-end=\"2224\">Selain persoalan teknis di lapangan, aspek hukum juga menjadi sorotan. Berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, pelaku usaha pertambangan wajib bertanggung jawab secara administratif, perdata, hingga pidana apabila terbukti melakukan kerusakan lingkungan secara signifikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2226\" data-end=\"2556\">Menindaklanjuti temuan tersebut, Bung Dedi menyatakan akan mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng untuk mengambil langkah hukum tegas terhadap pihak-pihak yang diduga melanggar ketentuan lingkungan hidup. Ia juga menekankan pentingnya penegakan hukum sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat dan ekosistem pesisir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2558\" data-end=\"2726\">\u201cKami akan meminta instansi terkait untuk melakukan <em data-start=\"2610\" data-end=\"2633\">Environmental Lawsuit<\/em> (Gugatan Lingkungan Hidup) atas temuan-temuan hasil investigasi kami di lapangan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2728\" data-end=\"2983\">Desakan ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat pengawasan serta memastikan aktivitas pertambangan berjalan sesuai dengan prinsip keberlanjutan, guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih luas di masa mendatang. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2985\" data-end=\"3015\">Penulis: Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aktivitas pertambangan Galian C di pesisir Palu dan Donggala diduga melampaui daya dukung lingkungan hingga memicu ancaman bencana ekologis dan gangguan infrastruktur. SULAWESI TENGAH &#8211; Ancaman bencana ekologis mulai menghantui kawasan pesisir Kota Palu hingga Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), menyusul aktivitas pertambangan material Galian C yang diduga melampaui daya dukung lingkungan dan berdampak langsung &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":174359,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,35,11168],"tags":[17204,17206,7808,17208,12666,14125,14127,17205,17201,17207,17202,17203],"class_list":["post-174357","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-nasional","category-sulawesi-tengah","tag-bencana-ekologis","tag-bung-dedi","tag-donggala","tag-gugatan-lingkungan","tag-izin-tambang","tag-kerusakan-lingkungan","tag-lingkungan-hidup","tag-lumpur-jalan-nasional","tag-palu","tag-pemprov-sulteng","tag-sulteng","tag-tambang-galian-c"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.2 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"Aktivitas pertambangan Galian C di pesisir Palu dan Donggala diduga melampaui daya dukung lingkungan hingga memicu ancaman bencana ekologis dan gangguan infrastruktur. SULAWESI TENGAH - Ancaman bencana ekologis mulai menghantui kawasan pesisir Kota Palu hingga Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), menyusul aktivitas pertambangan material Galian C yang diduga melampaui daya dukung lingkungan dan berdampak langsung\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Agnes Wiguna\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.2\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Jalan Nasional Jadi Sungai Lumpur, Tambang Palu-Donggala Tuai Kritik - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"Aktivitas pertambangan Galian C di pesisir Palu dan Donggala diduga melampaui daya dukung lingkungan hingga memicu ancaman bencana ekologis dan gangguan infrastruktur. SULAWESI TENGAH - Ancaman bencana ekologis mulai menghantui kawasan pesisir Kota Palu hingga Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), menyusul aktivitas pertambangan material Galian C yang diduga melampaui daya dukung lingkungan dan berdampak langsung\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-29T09:02:56+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-29T09:02:56+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Jalan Nasional Jadi Sungai Lumpur, Tambang Palu-Donggala Tuai Kritik - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"Aktivitas pertambangan Galian C di pesisir Palu dan Donggala diduga melampaui daya dukung lingkungan hingga memicu ancaman bencana ekologis dan gangguan infrastruktur. SULAWESI TENGAH - Ancaman bencana ekologis mulai menghantui kawasan pesisir Kota Palu hingga Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), menyusul aktivitas pertambangan material Galian C yang diduga melampaui daya dukung lingkungan dan berdampak langsung\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\\\/#blogposting\",\"name\":\"Jalan Nasional Jadi Sungai Lumpur, Tambang Palu-Donggala Tuai Kritik - Berita Borneo\",\"headline\":\"Jalan Nasional Jadi Sungai Lumpur, Tambang Palu-Donggala Tuai Kritik\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/Jalan-Nasional-Jadi-Sungai-Lumpur-Tambang-Palu-Donggala-Tuai-Kritik.webp\",\"width\":720,\"height\":405},\"datePublished\":\"2026-03-29T17:02:56+08:00\",\"dateModified\":\"2026-03-29T17:02:56+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Headlines, Nasional, Sulawesi Tengah, bencana ekologis, Bung Dedi, donggala, gugatan lingkungan, izin tambang, kerusakan lingkungan, lingkungan hidup, lumpur jalan nasional, Palu, Pemprov Sulteng, Sulteng, tambang Galian C\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/#listItem\",\"name\":\"Nasional\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Nasional\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/sulawesi-tengah\\\/#listItem\",\"name\":\"Sulawesi Tengah\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/sulawesi-tengah\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Sulawesi Tengah\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/sulawesi-tengah\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\\\/#listItem\",\"name\":\"Jalan Nasional Jadi Sungai Lumpur, Tambang Palu-Donggala Tuai Kritik\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/#listItem\",\"name\":\"Nasional\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Jalan Nasional Jadi Sungai Lumpur, Tambang Palu-Donggala Tuai Kritik\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/berita-nasional\\\/sulawesi-tengah\\\/#listItem\",\"name\":\"Sulawesi Tengah\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/\",\"name\":\"Agnes Wiguna\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3145f891ddd896b0b192051b7b5e94d88b14a857027f805d8f2b811445705e2e?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Agnes Wiguna\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\\\/\",\"name\":\"Jalan Nasional Jadi Sungai Lumpur, Tambang Palu-Donggala Tuai Kritik - Berita Borneo\",\"description\":\"Aktivitas pertambangan Galian C di pesisir Palu dan Donggala diduga melampaui daya dukung lingkungan hingga memicu ancaman bencana ekologis dan gangguan infrastruktur. SULAWESI TENGAH - Ancaman bencana ekologis mulai menghantui kawasan pesisir Kota Palu hingga Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), menyusul aktivitas pertambangan material Galian C yang diduga melampaui daya dukung lingkungan dan berdampak langsung\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin03\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/Jalan-Nasional-Jadi-Sungai-Lumpur-Tambang-Palu-Donggala-Tuai-Kritik.webp\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\\\/#mainImage\",\"width\":720,\"height\":405},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2026-03-29T17:02:56+08:00\",\"dateModified\":\"2026-03-29T17:02:56+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Jalan Nasional Jadi Sungai Lumpur, Tambang Palu-Donggala Tuai Kritik - Berita Borneo","description":"Aktivitas pertambangan Galian C di pesisir Palu dan Donggala diduga melampaui daya dukung lingkungan hingga memicu ancaman bencana ekologis dan gangguan infrastruktur. SULAWESI TENGAH - Ancaman bencana ekologis mulai menghantui kawasan pesisir Kota Palu hingga Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), menyusul aktivitas pertambangan material Galian C yang diduga melampaui daya dukung lingkungan dan berdampak langsung","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/#blogposting","name":"Jalan Nasional Jadi Sungai Lumpur, Tambang Palu-Donggala Tuai Kritik - Berita Borneo","headline":"Jalan Nasional Jadi Sungai Lumpur, Tambang Palu-Donggala Tuai Kritik","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Jalan-Nasional-Jadi-Sungai-Lumpur-Tambang-Palu-Donggala-Tuai-Kritik.webp","width":720,"height":405},"datePublished":"2026-03-29T17:02:56+08:00","dateModified":"2026-03-29T17:02:56+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/#webpage"},"articleSection":"Headlines, Nasional, Sulawesi Tengah, bencana ekologis, Bung Dedi, donggala, gugatan lingkungan, izin tambang, kerusakan lingkungan, lingkungan hidup, lumpur jalan nasional, Palu, Pemprov Sulteng, Sulteng, tambang Galian C"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/#listItem","name":"Nasional"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/#listItem","position":2,"name":"Nasional","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/sulawesi-tengah\/#listItem","name":"Sulawesi Tengah"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/sulawesi-tengah\/#listItem","position":3,"name":"Sulawesi Tengah","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/sulawesi-tengah\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/#listItem","name":"Jalan Nasional Jadi Sungai Lumpur, Tambang Palu-Donggala Tuai Kritik"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/#listItem","name":"Nasional"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/#listItem","position":4,"name":"Jalan Nasional Jadi Sungai Lumpur, Tambang Palu-Donggala Tuai Kritik","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/sulawesi-tengah\/#listItem","name":"Sulawesi Tengah"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/","name":"Agnes Wiguna","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3145f891ddd896b0b192051b7b5e94d88b14a857027f805d8f2b811445705e2e?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Agnes Wiguna"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/","name":"Jalan Nasional Jadi Sungai Lumpur, Tambang Palu-Donggala Tuai Kritik - Berita Borneo","description":"Aktivitas pertambangan Galian C di pesisir Palu dan Donggala diduga melampaui daya dukung lingkungan hingga memicu ancaman bencana ekologis dan gangguan infrastruktur. SULAWESI TENGAH - Ancaman bencana ekologis mulai menghantui kawasan pesisir Kota Palu hingga Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), menyusul aktivitas pertambangan material Galian C yang diduga melampaui daya dukung lingkungan dan berdampak langsung","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin03\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Jalan-Nasional-Jadi-Sungai-Lumpur-Tambang-Palu-Donggala-Tuai-Kritik.webp","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/#mainImage","width":720,"height":405},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/#mainImage"},"datePublished":"2026-03-29T17:02:56+08:00","dateModified":"2026-03-29T17:02:56+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Jalan Nasional Jadi Sungai Lumpur, Tambang Palu-Donggala Tuai Kritik - Berita Borneo","og:description":"Aktivitas pertambangan Galian C di pesisir Palu dan Donggala diduga melampaui daya dukung lingkungan hingga memicu ancaman bencana ekologis dan gangguan infrastruktur. SULAWESI TENGAH - Ancaman bencana ekologis mulai menghantui kawasan pesisir Kota Palu hingga Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), menyusul aktivitas pertambangan material Galian C yang diduga melampaui daya dukung lingkungan dan berdampak langsung","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2026-03-29T09:02:56+00:00","article:modified_time":"2026-03-29T09:02:56+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Jalan Nasional Jadi Sungai Lumpur, Tambang Palu-Donggala Tuai Kritik - Berita Borneo","twitter:description":"Aktivitas pertambangan Galian C di pesisir Palu dan Donggala diduga melampaui daya dukung lingkungan hingga memicu ancaman bencana ekologis dan gangguan infrastruktur. SULAWESI TENGAH - Ancaman bencana ekologis mulai menghantui kawasan pesisir Kota Palu hingga Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), menyusul aktivitas pertambangan material Galian C yang diduga melampaui daya dukung lingkungan dan berdampak langsung","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"174357","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":[],"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2026-03-29 09:03:12","updated":"2026-03-29 09:03:12","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/\" title=\"Nasional\">Nasional<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/sulawesi-tengah\/\" title=\"Sulawesi Tengah\">Sulawesi Tengah<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">\u00bb<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tJalan Nasional Jadi Sungai Lumpur, Tambang Palu-Donggala Tuai Kritik\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/"},{"label":"Nasional","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/"},{"label":"Sulawesi Tengah","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/berita-nasional\/sulawesi-tengah\/"},{"label":"Jalan Nasional Jadi Sungai Lumpur, Tambang Palu-Donggala Tuai Kritik","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/jalan-nasional-jadi-sungai-lumpur-tambang-palu-donggala-tuai-kritik\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174357","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=174357"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174357\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":174360,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174357\/revisions\/174360"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/174359"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=174357"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=174357"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=174357"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}