{"id":174379,"date":"2026-03-30T09:34:05","date_gmt":"2026-03-30T01:34:05","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=174379"},"modified":"2026-03-30T09:34:05","modified_gmt":"2026-03-30T01:34:05","slug":"borneo-drag-record-2026-dari-ajang-lokal-menuju-internasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/borneo-drag-record-2026-dari-ajang-lokal-menuju-internasional\/","title":{"rendered":"Borneo Drag Record 2026, Dari Ajang Lokal Menuju Internasional"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"409\"><em>Borneo Drag Record 2026 yang diikuti 600 pembalap menjadi ajang resmi pembinaan otomotif sekaligus upaya menekan balap liar di Kalimantan Timur.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"409\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"13\">SAMARINDA<\/strong> &#8211; Kejuaraan balap mobil Borneo Drag Record 2026 resmi ditutup Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Saifuddin Zuhri, dalam <em data-start=\"135\" data-end=\"155\">closing ceremonial<\/em> di Lapangan Eks Bandara Temindung, Jalan Pipit, Minggu (29\/03\/2026). Ajang ini diikuti 600 pembalap dari berbagai daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) dan luar Kaltim, sekaligus menjadi wadah resmi menyalurkan bakat balap untuk menekan praktik balap liar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"411\" data-end=\"620\">Kejuaraan tingkat provinsi ini diselenggarakan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kaltim bersama IMI Kota Samarinda, setelah berlangsung selama dua hari pada 28\u201329 Maret 2026 dengan rangkaian lomba <em data-start=\"608\" data-end=\"619\">drag race<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"622\" data-end=\"793\">Dalam sambutannya, Saifuddin menegaskan bahwa kejuaraan tersebut bukan sekadar adu kecepatan, melainkan juga menguji keterampilan teknis pembalap serta kesiapan kendaraan. \u201cKejuaraan ini adalah ajang uji nyali dan kemampuan para driver di Kalimantan Timur. Tentu, semua itu juga harus didukung dengan kendaraan yang mumpuni,\u201d ujar Saifuddin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"966\" data-end=\"1228\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-174393\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-29_22-57-31-2.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-29_22-57-31-2.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-29_22-57-31-2-300x225.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-29_22-57-31-2-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-29_22-57-31-2-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Ia menjelaskan, tema yang diusung dalam kejuaraan tahun ini, yakni \u201cJust Race No Drama\u201d, menekankan pentingnya sportivitas dan profesionalitas dalam setiap pertandingan. Menurutnya, tema tersebut menjadi landasan membangun budaya balap yang sehat dan kompetitif.\u00a0 \u201cMelalui tema ini, kita ingin menanamkan semangat bertanding secara sportif tanpa konflik. Harapannya, penyelenggaraan ke depan bisa lebih baik lagi,\u201d kata Saifuddin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1398\" data-end=\"1617\">Lebih lanjut, Saifuddin mengimbau para pecinta otomotif, khususnya generasi muda, agar menyalurkan minat balap di arena resmi. Hal ini dinilai penting untuk menghindari risiko kecelakaan akibat balap liar di jalan umum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1619\" data-end=\"1808\">\u201cKami mendorong teman-teman untuk menyalurkan minat balap di arena resmi seperti ini, bukan di jalan umum. Selain lebih aman, juga bisa meningkatkan kemampuan secara profesional,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1810\" data-end=\"1985\">Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya IMI Kaltim dan IMI Samarinda yang dinilai sukses menyelenggarakan kegiatan tersebut secara lancar. \u201cSaya mengucapkan terima kasih kepada IMI Kaltim dan IMI Samarinda atas terselenggaranya kegiatan ini dengan baik dan lancar,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2124\" data-end=\"2271\">Di akhir sambutannya, Saifuddin berharap kejuaraan ini mampu menjadi pijakan bagi para pembalap untuk menembus level nasional hingga internasional. \u201cSemoga kejuaraan ini ke depan bisa menembus tingkat internasional, dan para pembalap terus berlatih agar mampu mencapai prestasi yang diinginkan,\u201d tambah Saifuddin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2440\" data-end=\"2712\">Borneo Drag Record 2026 menjadi salah satu ajang otomotif yang mendapat perhatian luas masyarakat Kaltim. Selain sebagai sarana kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mendorong pembinaan atlet balap serta perkembangan olahraga otomotif di daerah secara berkelanjutan.[]\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2714\" data-end=\"2754\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Borneo Drag Record 2026 yang diikuti 600 pembalap menjadi ajang resmi pembinaan otomotif sekaligus upaya menekan balap liar di Kalimantan Timur. SAMARINDA &#8211; Kejuaraan balap mobil Borneo Drag Record 2026 resmi ditutup Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda, Saifuddin Zuhri, dalam closing ceremonial di Lapangan Eks Bandara Temindung, Jalan Pipit, Minggu (29\/03\/2026). Ajang ini diikuti 600 &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":174392,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,37],"tags":[618,17235,17237,17230,17231,17232,17233,17236,17234,14890],"class_list":["post-174379","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-balap-liar","tag-balap-mobil-kaltim","tag-bandara-temindung","tag-borneo-drag-record-2026","tag-drag-race-samarinda","tag-imi-kaltim","tag-imi-samarinda","tag-otomotif-samarinda","tag-saifuddin-zuhri","tag-wawali-samarinda"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174379","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=174379"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174379\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":174394,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174379\/revisions\/174394"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/174392"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=174379"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=174379"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=174379"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}