{"id":174417,"date":"2026-03-30T10:47:50","date_gmt":"2026-03-30T02:47:50","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=174417"},"modified":"2026-03-30T10:47:50","modified_gmt":"2026-03-30T02:47:50","slug":"geger-di-jambi-pria-tewas-dengan-luka-diduga-benda-tajam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/geger-di-jambi-pria-tewas-dengan-luka-diduga-benda-tajam\/","title":{"rendered":"Geger di Jambi, Pria Tewas dengan Luka Diduga Benda Tajam"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"279\"><em>Penemuan jenazah pria dengan luka diduga akibat benda tajam di Pasar Malioboro Jambi memicu penyelidikan kepolisian.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"279\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"11\">JAMBI &#8211;<\/strong> Penemuan jenazah pria dengan luka diduga akibat benda tajam menggegerkan aktivitas pagi di kawasan Pasar Malioboro, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, Minggu (29\/03\/2026). Polisi kini menyelidiki penyebab kematian korban yang ditemukan dalam kondisi tergeletak di area kios.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"281\" data-end=\"506\">Korban diketahui berinisial H dan pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB oleh warga yang melintas di lokasi. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada pengurus lingkungan setempat sebelum diteruskan ke pihak berwenang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"508\" data-end=\"763\">Seorang tukang parkir di lokasi berinisial R mengungkapkan awal mula penemuan jenazah tersebut. \u201cKejadiannya ada orang lewat yang nampak, karena kami tidak berani kami laporkan ke Pak RT,\u201d ujarnya, sebagaimana dilansir detiknews, Senin, (30\/03\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"765\" data-end=\"1018\">Selain itu, seorang pedagang di sekitar lokasi menyebut adanya ceceran darah di titik lain yang berjarak sekitar 50 meter dari lokasi penemuan jenazah. Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa korban mengalami kekerasan sebelum ditemukan meninggal dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1020\" data-end=\"1329\">Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pasar, Feri Siswara, menjelaskan bahwa jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Jambi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. \u201cAda luka akibat benda tajam, sekarang di lagi menunggu hasil dari RS, guna memastikan penyebab kematian korban,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1331\" data-end=\"1525\">Feri menambahkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab pasti kematian korban sekaligus mendalami kemungkinan adanya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1527\" data-end=\"1703\">Hingga kini, aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri lokasi sekitar guna mengungkap kronologi kejadian secara utuh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1705\" data-end=\"1914\">Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang dan warga sekitar pasar, sekaligus menjadi perhatian aparat untuk meningkatkan pengawasan keamanan di kawasan pusat aktivitas masyarakat tersebut. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1916\" data-end=\"1946\">Penulis: Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penemuan jenazah pria dengan luka diduga akibat benda tajam di Pasar Malioboro Jambi memicu penyelidikan kepolisian. JAMBI &#8211; Penemuan jenazah pria dengan luka diduga akibat benda tajam menggegerkan aktivitas pagi di kawasan Pasar Malioboro, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, Minggu (29\/03\/2026). Polisi kini menyelidiki penyebab kematian korban yang ditemukan dalam kondisi tergeletak di area kios. Korban &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":174418,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,11987,35],"tags":[16519,17285,8133,17284,17287,17283,17282,17281,1877,17286],"class_list":["post-174417","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-jambi","category-berita-nasional","tag-detiksumbagsel","tag-feri-siswara","tag-jambi","tag-kapolsek-pasar","tag-kasus-kriminal-jambi","tag-luka-benda-tajam","tag-mayat-pria","tag-pasar-malioboro-jambi","tag-penemuan-mayat","tag-rs-bhayangkara-jambi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174417","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=174417"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174417\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":174419,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174417\/revisions\/174419"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/174418"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=174417"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=174417"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=174417"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}