{"id":174500,"date":"2026-03-30T15:47:52","date_gmt":"2026-03-30T07:47:52","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=174500"},"modified":"2026-03-30T15:47:52","modified_gmt":"2026-03-30T07:47:52","slug":"nelayan-bontang-hilang-2-hari-tim-gabungan-lakukan-pencarian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/nelayan-bontang-hilang-2-hari-tim-gabungan-lakukan-pencarian\/","title":{"rendered":"Nelayan Bontang Hilang 2 Hari, Tim Gabungan Lakukan Pencarian"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"190\"><em>BPBD Bontang bersama Basarnas melakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang kontak sejak melaut di Perairan Muara Berau.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"190\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"13\">BONTANG &#8211;<\/strong> Seorang nelayan asal Kelurahan Berebas Pantai, Kota Bontang, dilaporkan hilang setelah dua hari tidak memberikan kabar sejak melaut di Perairan Muara Berau, Jumat (27\/03\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"192\" data-end=\"389\">Laporan kehilangan tersebut diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang pada Senin (30\/03\/2026), setelah istri korban melaporkan tidak dapat lagi berkomunikasi dengan suaminya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"391\" data-end=\"716\">Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang, Ismail, mewakili Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bontang, Usman, menyampaikan bahwa nelayan yang hilang diketahui bernama Saharuddin. \u201cSahar merupakan nelayan pemancing ikan tuna. Informasinya, dia berangkat melaut seorang diri. Total sudah 2 hari tak ada kabar,\u201d ungkapnya sebagaimana dilansir KlikKaltim, Senin (30\/03\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"718\" data-end=\"890\">Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Bontang langsung berkoordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan untuk melakukan upaya pencarian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"892\" data-end=\"1129\">Berdasarkan informasi dari Basarnas, pencarian awal difokuskan di Perairan Muara Berau. Namun, dengan mempertimbangkan pergerakan angin sejak 27 hingga 29 Maret 2026, posisi korban diperkirakan telah bergeser ke arah perairan Balikpapan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1131\" data-end=\"1269\">\u201cPagi ini tim Basarnas sudah bergerak ke perairan Balikpapan. Kami terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan pencarian,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1271\" data-end=\"1515\">Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban di wilayah perairan sekitar, guna mempercepat proses evakuasi. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1517\" data-end=\"1547\">Penulis: Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BPBD Bontang bersama Basarnas melakukan pencarian terhadap nelayan yang hilang kontak sejak melaut di Perairan Muara Berau. BONTANG &#8211; Seorang nelayan asal Kelurahan Berebas Pantai, Kota Bontang, dilaporkan hilang setelah dua hari tidak memberikan kabar sejak melaut di Perairan Muara Berau, Jumat (27\/03\/2026). Laporan kehilangan tersebut diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang pada &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":69,"featured_media":174505,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[475,17,26],"tags":[17404,17405,17406,1743,16404,6459,14240,17407,14243,14246],"class_list":["post-174500","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-bontang","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-basarnas-balikpapan","tag-berebas-pantai","tag-berita-bontang","tag-bontang","tag-bpbd-bontang","tag-muara-berau","tag-nelayan-hilang","tag-nelayan-tuna","tag-operasi-sar","tag-pencarian-nelayan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174500","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/69"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=174500"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174500\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":174506,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174500\/revisions\/174506"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/174505"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=174500"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=174500"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=174500"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}