{"id":174503,"date":"2026-03-30T16:11:36","date_gmt":"2026-03-30T08:11:36","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=174503"},"modified":"2026-03-30T16:11:36","modified_gmt":"2026-03-30T08:11:36","slug":"kasus-pajak-rp3-miliar-warung-padang-upik-disorot-dprd-balikpapan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-pajak-rp3-miliar-warung-padang-upik-disorot-dprd-balikpapan\/","title":{"rendered":"Kasus Pajak Rp3 Miliar Warung Padang Upik Disorot DPRD Balikpapan"},"content":{"rendered":"<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"4ff394c9-b73a-4658-af54-d0832a9d7ab3\" data-testid=\"conversation-turn-3\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/section>\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-WEB:961df201-9b2c-4771-b618-bdd267242422-1\" data-testid=\"conversation-turn-4\" data-scroll-anchor=\"true\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" tabindex=\"0\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"e642681b-7896-4ea1-b5dc-8e1c3ff26810\" data-message-model-slug=\"gpt-5-3\" data-turn-start-message=\"true\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"streaming-animation markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3710\" data-end=\"3869\"><em>Tunggakan Pajak Barang dan Jasa Tertentu senilai Rp3 miliar oleh pelaku usaha kuliner di Balikpapan kini ditangani kejaksaan dan menjadi fokus pengawasan DPRD.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"361\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"14\">BALIKPAPAN<\/strong> &#8211; Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyoroti tunggakan pajak senilai sekitar Rp3 miliar yang melibatkan salah satu pelaku usaha kuliner, Warung Padang Upik. Tunggakan tersebut merupakan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang belum disetorkan ke kas daerah dan kini telah masuk dalam penanganan aparat kejaksaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"363\" data-end=\"560\">Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menyatakan pihaknya telah menerima laporan terkait tunggakan tersebut dan akan menjadikannya sebagai fokus pengawasan lembaga legislatif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"562\" data-end=\"747\">\u201cMemang ada salah satu warung makan yang memiliki tunggakan pajak sekitar Rp3 miliar, dan saat ini sudah ditangani oleh kejaksaan,\u201d ujarnya, Senin (30\/03\/2026) di Gedung DPRD Balikpapan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"749\" data-end=\"1007\">Ia menjelaskan, pajak yang dimaksud merupakan pajak yang dipungut dari konsumen oleh pelaku usaha dan seharusnya disetorkan kepada pemerintah daerah. Karena itu, penunggakan tersebut dinilai sebagai persoalan serius yang berpotensi merugikan keuangan daerah. \u201cPajak itu dari konsumen yang dititipkan kepada pengusaha untuk diserahkan kepada pemerintah kota,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1120\" data-end=\"1389\">Dalam fungsi pengawasan, Komisi II DPRD Balikpapan berencana memanggil organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, khususnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Balikpapan, untuk meminta penjelasan rinci terkait data tunggakan serta perkembangan proses penanganannya. \u201cKami akan panggil OPD terkait untuk menjelaskan data dan progresnya. Kami ingin tahu sampai mana penanganannya,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1515\" data-end=\"1703\">Selain itu, pihaknya juga akan mendalami mekanisme penyelesaian tunggakan, termasuk informasi adanya skema pembayaran secara mencicil meskipun perkara telah ditangani oleh pihak kejaksaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1705\" data-end=\"1925\">Fauzi mengungkapkan, kasus tunggakan pajak tidak hanya terjadi pada satu pelaku usaha. Masih terdapat sejumlah wajib pajak lain yang memiliki kewajiban serupa, meskipun tidak seluruhnya disebabkan oleh unsur kesengajaan. \u201cAda juga yang tidak membayar bukan karena tidak mau, tapi karena tidak tahu mekanismenya. Ini juga jadi perhatian kami,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2059\" data-end=\"2312\">Oleh karena itu, DPRD Balikpapan mendorong pemerintah daerah, khususnya Bapenda Balikpapan, untuk tidak hanya fokus pada penagihan, tetapi juga meningkatkan edukasi serta sosialisasi kepada pelaku usaha terkait tata cara dan kewajiban perpajakan daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2314\" data-end=\"2427\">\u201cKami minta selain menagih, juga dilakukan edukasi kepada wajib pajak agar mereka paham kewajibannya,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2429\" data-end=\"2572\">Ia menegaskan bahwa langkah pengawasan yang dilakukan DPRD bertujuan memastikan kepatuhan wajib pajak tanpa bermaksud menjatuhkan pelaku usaha. \u201cIni bukan untuk menjatuhkan, tapi memastikan semua wajib pajak patuh dan membayar sesuai aturan,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2684\" data-end=\"2874\">Dengan pengawasan yang lebih ketat serta peningkatan kesadaran wajib pajak, diharapkan penerimaan daerah dari sektor pajak dapat optimal dan kasus serupa tidak terulang di masa mendatang. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2876\" data-end=\"2923\">Penulis: Desy Alfy Fauzia | Penyunting: Nursiah<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tunggakan Pajak Barang dan Jasa Tertentu senilai Rp3 miliar oleh pelaku usaha kuliner di Balikpapan kini ditangani kejaksaan dan menjadi fokus pengawasan DPRD. BALIKPAPAN &#8211; Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menyoroti tunggakan pajak senilai sekitar Rp3 miliar yang melibatkan salah satu pelaku usaha kuliner, Warung Padang Upik. Tunggakan tersebut merupakan Pajak &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":174523,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[467,19,26],"tags":[17429,622,8913,17431,6489,17430,17428,17426,14880,17427],"class_list":["post-174503","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-balikpapan","category-hotnews","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-bapenda-balikpapan","tag-dprd-balikpapan","tag-kejaksaan","tag-pad-balikpapan","tag-pajak-daerah","tag-pajak-restoran","tag-pbjt-balikpapan","tag-tunggakan-pajak-balikpapan","tag-wajib-pajak","tag-warung-padang-upik"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174503","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=174503"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174503\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":174524,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174503\/revisions\/174524"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/174523"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=174503"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=174503"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=174503"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}