{"id":174599,"date":"2026-03-31T10:42:10","date_gmt":"2026-03-31T02:42:10","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=174599"},"modified":"2026-03-31T10:42:10","modified_gmt":"2026-03-31T02:42:10","slug":"sidang-korupsi-bimtek-kuasa-hukum-bantah-unsur-kesengajaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sidang-korupsi-bimtek-kuasa-hukum-bantah-unsur-kesengajaan\/","title":{"rendered":"Sidang Korupsi Bimtek, Kuasa Hukum Bantah Unsur Kesengajaan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"314\"><em>Kuasa hukum terdakwa menilai dakwaan jaksa tidak memenuhi unsur kesengajaan dan mengkritisi audit kerugian negara yang dinilai tidak akurat.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"314\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"15\">SAMARINDA &#8211;<\/strong> Sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang menjerat Jainuddin, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Senin (30\/03\/2026), dengan agenda penyampaian perlawanan dari pihak kuasa hukum terdakwa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"316\" data-end=\"565\">Dalam persidangan perkara Nomor 21\/Pid.Sus-TPK\/2026\/PN Smr tersebut, kuasa hukum terdakwa, Yulius Patanan, menyatakan dakwaan jaksa tidak tepat karena dinilai tidak memenuhi unsur kesengajaan atau <em data-start=\"513\" data-end=\"523\">mens rea<\/em> sebagaimana diatur dalam ketentuan hukum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"567\" data-end=\"736\">Ia menjelaskan bahwa kliennya saat itu menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas dan menjalankan tugas sesuai fungsi, kewenangan, serta tanggung jawab jabatan. \u201cJainuddin ini sebagai Plt Kepala Dinas pada saat itu melaksanakan berdasarkan fungsi dan kewenangannya, tupoksinya,\u201d katanya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_174628\" aria-describedby=\"caption-attachment-174628\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-174628\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-31_07-18-33.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"525\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-31_07-18-33.jpg 1280w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-31_07-18-33-300x225.jpg 300w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-31_07-18-33-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/photo_2026-03-31_07-18-33-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-174628\" class=\"wp-caption-text\">Kuasa hukum terdakwa, Yulius Patanan<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"866\" data-end=\"1027\">Yulius juga mengkritisi metode audit kerugian negara yang digunakan dalam dakwaan jaksa, yang dinilai tidak memisahkan kegiatan berdasarkan periode kepemimpinan. \u201cKami kritisi terhadap dakwaan jaksa itu khususnya mengenai audit kerugian negara yang tidak dipisahkan antara kegiatan di masa pimpinan lama dan yang di masa klien kami,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1211\" data-end=\"1378\">Ia menyebutkan audit tersebut mencakup lima kegiatan bimtek, terdiri atas dua kegiatan pada masa kepala dinas sebelumnya dan tiga kegiatan pada masa kliennya menjabat. \u201cAudit kerugian negara itu untuk lima kegiatan bimtek, dua di masa kepala dinas lama dan tiga di masa kepala dinas baru,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1512\" data-end=\"1729\">Menurutnya, dalam audit tersebut seluruh komponen biaya, termasuk uang saku perjalanan dinas dan keuntungan pihak penyedia (<em data-start=\"1636\" data-end=\"1644\">vendor<\/em>), tidak dipisahkan, sehingga seluruh beban tanggung jawab diarahkan kepada kliennya. \u201cYang namanya uang saku perjalanan dinas itu seharusnya dipisahkan dulu dalam audit, begitu juga keuntungan vendor, tapi ini disatukan semua menjadi tanggung jawab klien kami,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1918\" data-end=\"2056\">Lebih lanjut, Yulius menyampaikan bahwa jika terdapat potensi kerugian negara yang berkaitan dengan kliennya, sebagian telah dikembalikan. \u201cKalaupun ada potensi kerugian terhadap klien kami itu sudah dikembalikan sekitar 11 juta sekian,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2167\" data-end=\"2294\">Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan keuangan dalam kegiatan tersebut tidak sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab kliennya. \u201cKlien kami tidak mengurusi masalah keuangan, yang mengurusi itu ada pihak tersendiri,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2394\" data-end=\"2527\">Menurut Yulius, total kerugian negara yang didakwakan mencapai sekitar Rp600 juta, namun sebagian telah dikembalikan oleh pihak lain. \u201cKerugian negara yang diduga sekitar 600 juta, kemudian sudah dikembalikan sekitar 30 sekian juta oleh pihak lain,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2655\" data-end=\"2779\">Ia juga membantah adanya praktik pembagian keuntungan atau kesepakatan di luar proyek antara kliennya dengan pihak penyedia. \u201cTidak ada deal-deal fee luar proyek ini yang dilakukan oleh klien kami dengan vendor,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2879\" data-end=\"2983\">Yulius menegaskan bahwa kliennya tidak menikmati hasil dari kerugian negara sebagaimana yang dituduhkan. \u201cKlien kami tidak ada sepeser pun mengambil kerugian negara, kalaupun ada itu dalam bentuk hak perjalanan dinas,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3115\" data-end=\"3157\">Penulis: Yus Rizal Zulfikar | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kuasa hukum terdakwa menilai dakwaan jaksa tidak memenuhi unsur kesengajaan dan mengkritisi audit kerugian negara yang dinilai tidak akurat. SAMARINDA &#8211; Sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang menjerat Jainuddin, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang, kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Senin (30\/03\/2026), dengan agenda penyampaian perlawanan dari pihak &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":66,"featured_media":174600,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,37],"tags":[12820,15783,17494,17493,17495,17496,17497,14898,609,17492],"class_list":["post-174599","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-audit-kerugian-negara","tag-dishub-bontang","tag-jainuddin-dishub-bontang","tag-kasus-bimtek","tag-korupsi-bimtek","tag-mens-rea","tag-perkara-korupsi-kaltim","tag-pn-samarinda","tag-samarinda","tag-sidang-tipikor"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174599","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/66"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=174599"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174599\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":174629,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/174599\/revisions\/174629"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/174600"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=174599"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=174599"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=174599"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}