{"id":175010,"date":"2026-04-01T17:18:22","date_gmt":"2026-04-01T09:18:22","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=175010"},"modified":"2026-04-01T17:18:22","modified_gmt":"2026-04-01T09:18:22","slug":"bbm-di-kaltim-dipastikan-aman-warga-diminta-tak-panik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bbm-di-kaltim-dipastikan-aman-warga-diminta-tak-panik\/","title":{"rendered":"BBM di Kaltim Dipastikan Aman, Warga Diminta Tak Panik"},"content":{"rendered":"<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-(--header-height)\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"897b5832-60d3-481b-ab3c-fc33ad4f9e3f\" data-testid=\"conversation-turn-5\" data-scroll-anchor=\"false\" data-turn=\"user\"><\/section>\n<section class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none [--shadow-height:45px] has-data-writing-block:pointer-events-none has-data-writing-block:-mt-(--shadow-height) has-data-writing-block:pt-(--shadow-height) [&amp;:has([data-writing-block])&gt;*]:pointer-events-auto scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" data-turn-id=\"request-WEB:fae9bd17-a70e-4793-95f2-c5bdcb0bdd0e-2\" data-testid=\"conversation-turn-6\" data-scroll-anchor=\"true\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-xs,calc(var(--spacing)*4))] @w-sm\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-sm,calc(var(--spacing)*6))] @w-lg\/main:[--thread-content-margin:var(--thread-content-margin-lg,calc(var(--spacing)*16))] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:40rem] @w-lg\/main:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col gap-4 grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal outline-none keyboard-focused:focus-ring [.text-message+&amp;]:mt-1\" dir=\"auto\" tabindex=\"0\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"35b774cf-b16b-44d7-9956-212c90442b6a\" data-message-model-slug=\"gpt-5-3\" data-turn-start-message=\"true\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden\">\n<div class=\"streaming-animation markdown prose dark:prose-invert w-full wrap-break-word dark markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3614\" data-end=\"3741\"><em>Kepanikan akibat isu kenaikan BBM memicu antrean panjang di SPBU, meski pemerintah dan Pertamina memastikan pasokan tetap aman.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"373\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"16\">BALIKPAPAN &#8211;<\/strong> Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2026 memicu kepanikan masyarakat yang berujung antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Balikpapan dan wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) memastikan tidak ada kenaikan harga serta menjamin pasokan BBM tetap aman dan mencukupi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"375\" data-end=\"593\">Area Manager Communication, Relation &amp; CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan antrean yang terjadi bukan disebabkan kelangkaan BBM, melainkan respons masyarakat terhadap isu yang beredar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"595\" data-end=\"725\">\u201cTerutama karena adanya kekhawatiran dari konsumen terkait isu kenaikan harga BBM subsidi,\u201d ujarnya, Rabu (01\/04\/2026) di kantornya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"727\" data-end=\"1052\">Ia memastikan, stok BBM di wilayah Kaltim dalam kondisi aman hingga akhir bulan dan distribusi berjalan normal sesuai ketentuan regulator. \u201cPemerintah sudah menjawab secara langsung bahwa per 1 April dan seterusnya kenaikan itu tidak diambil. Jadi kami tetap melayani sesuai dengan apa yang telah diatur regulator,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1054\" data-end=\"1343\">Edi juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan <em data-start=\"1106\" data-end=\"1120\">panic buying<\/em> karena berpotensi memicu antrean panjang dan risiko keselamatan, terutama jika BBM disimpan di luar tangki kendaraan. \u201cTidak perlu sampai panic buying. Kita bisa membeli BBM secara bijak, tidak perlu berlebihan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1345\" data-end=\"1553\">Hal senada disampaikan Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah. Ia menilai kondisi pasokan BBM di Balikpapan masih stabil dan tidak ada indikasi kelangkaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1555\" data-end=\"1678\">\u201cSecara umum stok BBM di Balikpapan masih aman, tidak ada indikasi kelangkaan. Jadi masyarakat tidak perlu panik,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1680\" data-end=\"1866\">Fauzi mengingatkan pembelian BBM secara berlebihan justru dapat mengganggu distribusi di lapangan. Ia meminta masyarakat menggunakan BBM sesuai kebutuhan agar ketersediaan tetap terjaga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1868\" data-end=\"2015\">\u201cJangan sampai ada yang menimbun atau membeli berlebihan karena kekhawatiran. Gunakan sesuai kebutuhan saja agar distribusi tetap stabil,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2017\" data-end=\"2253\">Terkait wacana penyesuaian harga BBM yang sempat disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, Fauzi menilai hal tersebut merupakan bagian dari dinamika kebijakan nasional yang perlu disikapi secara bijak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2255\" data-end=\"2411\">\u201cKalau ada penyesuaian itu tentu kebijakan pemerintah pusat, tapi masyarakat tidak perlu bereaksi berlebihan. Yang penting saat ini pasokan aman,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2413\" data-end=\"2590\">DPRD Kota Balikpapan, lanjutnya, akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan ketersediaan tetap terjaga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2592\" data-end=\"2880\">Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam menerima informasi, khususnya yang beredar di media sosial, agar tidak memicu kepanikan yang tidak perlu. \u201cJangan sampai isu yang belum jelas malah memicu kepanikan. Kita pastikan kondisi di Balikpapan tetap terkendali,\u201d tutupnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2882\" data-end=\"2925\">Penulis: Desy Alfy Fauzia | Penyunting: Nursiah<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/section>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kepanikan akibat isu kenaikan BBM memicu antrean panjang di SPBU, meski pemerintah dan Pertamina memastikan pasokan tetap aman. BALIKPAPAN &#8211; Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2026 memicu kepanikan masyarakat yang berujung antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Balikpapan dan wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Pemerintah bersama &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":175016,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[467,26],"tags":[17926,1243,17925,622,17930,17929,15158,17927,17928],"class_list":["post-175010","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-balikpapan","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-antrean-spbu-balikpapan","tag-balikpapan","tag-bbm-naik-2026","tag-dprd-balikpapan","tag-harga-bbm-april-2026","tag-isu-bbm-hoaks","tag-panic-buying-bbm","tag-pertamina-patra-niaga-kalimantan","tag-stok-bbm-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175010","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=175010"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175010\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":175046,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175010\/revisions\/175046"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/175016"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=175010"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=175010"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=175010"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}