{"id":175264,"date":"2026-04-04T09:15:06","date_gmt":"2026-04-04T01:15:06","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=175264"},"modified":"2026-04-04T09:15:31","modified_gmt":"2026-04-04T01:15:31","slug":"kunjungan-meningkat-dprd-balikpapan-dorong-puskesmas-24-jam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kunjungan-meningkat-dprd-balikpapan-dorong-puskesmas-24-jam\/","title":{"rendered":"Kunjungan Meningkat, DPRD Balikpapan Dorong Puskesmas 24 Jam"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>DPRD Balikpapan mendorong pengembangan layanan puskesmas 24 jam untuk menjawab meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan dan keterbatasan akses di sejumlah wilayah.<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BALIKPAPAN<\/strong> &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mendorong pengembangan layanan puskesmas 24 jam di sejumlah wilayah sebagai langkah mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di kawasan padat penduduk dan daerah dengan keterbatasan akses layanan medis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dorongan tersebut disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Hamid, seiring tingginya angka kunjungan masyarakat ke fasilitas kesehatan tingkat pertama yang dinilai belum sebanding dengan ketersediaan layanan, terutama pada malam hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPenduduk kita semakin bertambah, otomatis kebutuhan berobat juga meningkat. Kunjungan ke puskesmas jadi lebih padat, sehingga perlu ada langkah antisipasi,\u201d ujarnya, Kamis (02\/04\/2026) di kantornya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Hamid, pengembangan puskesmas dengan sistem layanan 24 jam menjadi solusi strategis untuk mengurai kepadatan pasien sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan di luar jam operasional normal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cUntuk ke depan memungkinkan untuk dikembangkan menjadi puskesmas 24 jam. Ini penting agar masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan kapan saja,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Saat ini, sejumlah pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Balikpapan telah memberikan layanan 24 jam, di antaranya Puskesmas Gunung Sari, Puskesmas Karang Rejo, Puskesmas Baru Ulu, Puskesmas Lamaru, serta Puskesmas Sepinggan Baru. Namun, jumlah tersebut dinilai belum mencukupi untuk menjangkau seluruh wilayah kota secara merata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mayoritas puskesmas lainnya masih beroperasi terbatas pada jam kerja, sehingga masyarakat kerap bergantung pada rumah sakit saat membutuhkan layanan kesehatan pada malam hari atau dalam kondisi darurat. Kondisi ini menjadi tantangan, terutama di kawasan permukiman padat yang memiliki jarak cukup jauh dari fasilitas rumah sakit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, Hamid juga menyoroti pembangunan rumah sakit di Balikpapan yang hingga kini masih menghadapi sejumlah kendala, baik dari sisi teknis maupun administrasi, sehingga belum dapat beroperasi secara optimal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita juga melihat pembangunan rumah sakit masih ada yang terhambat. Oleh karena itu, peran puskesmas harus dimaksimalkan untuk sementara waktu,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan menyampaikan bahwa pengoperasian puskesmas 24 jam belum dapat diterapkan secara merata di seluruh wilayah. Hal tersebut disebabkan keterbatasan tenaga medis, fasilitas, serta kebutuhan anggaran operasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan data Dinkes Balikpapan, jumlah tenaga kesehatan di kota ini mencapai sekitar 1.025 orang, termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun, distribusinya dinilai belum merata, sehingga masih terdapat fasilitas kesehatan yang mengalami kekurangan tenaga medis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam pengembangan layanan puskesmas 24 jam, mengingat setiap fasilitas membutuhkan dukungan tenaga kesehatan yang memadai serta sarana dan prasarana yang lengkap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar secara bertahap, termasuk melalui penambahan tenaga kesehatan dan penguatan fasilitas di tingkat puskesmas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hamid menambahkan, beberapa lokasi telah dipertimbangkan sebagai titik prioritas penguatan layanan kesehatan, salah satunya kawasan di sekitar Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Kelurahan Sepinggan Baru, Kecamatan Balikpapan Selatan, yang dinilai memiliki kebutuhan layanan cukup tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKalau tidak salah lokasinya berada di sekitar KNPI, satu lingkungan di sana. Itu bisa menjadi salah satu titik yang kita dorong untuk peningkatan layanan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia berharap Pemkot Balikpapan dapat mempertimbangkan usulan tersebut guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mengurangi beban layanan di rumah sakit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIntinya kami di DPRD akan terus mendorong agar pelayanan kesehatan ini bisa lebih maksimal dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,\u201d pungkasnya. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Desy Alfy Fauzia | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>DPRD Balikpapan mendorong pengembangan layanan puskesmas 24 jam untuk menjawab meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan dan keterbatasan akses di sejumlah wilayah. BALIKPAPAN &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan mendorong pengembangan layanan puskesmas 24 jam di sejumlah wilayah sebagai langkah mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di kawasan padat penduduk dan daerah dengan keterbatasan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":175461,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[467,26],"tags":[18326,1243,14624,622,18324,18327,18321,18319,18323,18320,18325,18322],"class_list":["post-175264","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-balikpapan","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-akses-kesehatan","tag-balikpapan","tag-dinkes-balikpapan","tag-dprd-balikpapan","tag-fasilitas-kesehatan-balikpapan","tag-knpi-sepinggan-baru","tag-layanan-kesehatan-balikpapan","tag-muhammad-hamid","tag-pppk-kesehatan","tag-puskesmas-24-jam","tag-rumah-sakit-balikpapan","tag-tenaga-kesehatan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175264","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=175264"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175264\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":175463,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175264\/revisions\/175463"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/175461"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=175264"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=175264"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=175264"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}