{"id":175327,"date":"2026-04-04T09:19:56","date_gmt":"2026-04-04T01:19:56","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=175327"},"modified":"2026-04-04T09:19:56","modified_gmt":"2026-04-04T01:19:56","slug":"simpang-agung-tunggal-direkayasa-u-turn-ditutup-atasi-kemacetan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/simpang-agung-tunggal-direkayasa-u-turn-ditutup-atasi-kemacetan\/","title":{"rendered":"Simpang Agung Tunggal Direkayasa, U-Turn Ditutup Atasi Kemacetan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><em>Dishub Balikpapan menutup U-turn di Simpang Agung Tunggal sebagai langkah mengurai kemacetan akibat tingginya volume kendaraan dan keterbatasan kapasitas jalan.<\/em><strong><\/p>\n<p>BALIKPAPAN<\/strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan menerapkan rekayasa lalu lintas dengan menutup putar balik (U-turn) di kawasan Jalan MT Haryono, tepatnya di Simpang Agung Tunggal, sebagai upaya mengurai kemacetan di salah satu titik padat yang menjadi jalur alternatif utama warga Balikpapan Baru.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kebijakan tersebut diambil menyusul meningkatnya kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut, terutama pada jam sibuk pagi, siang, dan sore hari. Antrean kendaraan kerap mengular, khususnya pada jalur menuju Jalan MT Haryono, akibat tingginya volume kendaraan sejak dibukanya akses Bundaran Monyet pada Desember 2023.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Dishub Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas tersebut telah melalui kajian dan pembahasan bersama sejumlah pihak terkait.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cRekayasa lalu lintas ini telah dibahas dalam Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada 12 Februari 2026, dan seluruh stakeholder yang hadir menyepakati untuk diterapkan,\u201d ujarnya, Jumat (3\/4\/2026) saat diwawancara melalui Whatsapp.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan tersebut melibatkan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Balikpapan, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Balikpapan, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Balikpapan, serta unsur kecamatan dan kelurahan setempat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Fadli, penutupan U-turn dilakukan untuk mengurangi konflik pergerakan kendaraan yang selama ini menjadi penyebab utama kemacetan di simpang tersebut. Selain itu, kondisi simpang yang memiliki keterbatasan kapasitas turut memperparah situasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebar efektif mulut Jembatan Agung Tunggal yang hanya sekitar lima meter menyebabkan terjadinya penyempitan atau bottleneck, sehingga kendaraan harus bergantian melintas. Kondisi ini mengakibatkan tundaan lalu lintas meningkat dan memicu penumpukan kendaraan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui rekayasa tersebut, Dishub Balikpapan menutup U-turn dan mengatur ulang sirkulasi kendaraan. Penutupan dilakukan menggunakan beton blok dan water barrier sepanjang kurang lebih 195 meter, mulai dari depan Toko Gramedia hingga ke depan Kedai Kopi Bubur Nikmat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDengan pengaturan ini, kami berharap arus lalu lintas menjadi lebih lancar, aman, dan tertib,\u201d jelas Fadli.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dishub Balikpapan bersama Satlantas Polresta Balikpapan akan melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus sosialisasi langsung di lapangan selama tujuh hari ke depan. Pada tahap awal, masyarakat diperkirakan membutuhkan waktu untuk beradaptasi, termasuk kemungkinan terjadinya kepadatan di titik lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPrinsipnya, lebih baik menempuh jarak sedikit lebih jauh namun lancar, daripada dekat tetapi macet,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Manajemen Rekayasa Lalu Lintas dan Jaringan Transportasi Dishub Balikpapan, Djogeh Hermana, menjelaskan bahwa penggunaan water barrier dipilih karena lebih fleksibel dalam kondisi darurat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cJika terjadi keadaan darurat seperti kebakaran, pembatas ini bisa dibuka untuk memudahkan akses,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ke depan, rekayasa lalu lintas ini akan dievaluasi secara berkala. Dishub Balikpapan juga mendorong DPU Balikpapan untuk segera merealisasikan pelebaran Jembatan Agung Tunggal serta pembangunan median permanen di Jalan MT Haryono guna mendukung kelancaran arus kendaraan secara jangka panjang. []\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Desy Alfy Fauzia | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dishub Balikpapan menutup U-turn di Simpang Agung Tunggal sebagai langkah mengurai kemacetan akibat tingginya volume kendaraan dan keterbatasan kapasitas jalan. BALIKPAPAN &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan menerapkan rekayasa lalu lintas dengan menutup putar balik (U-turn) di kawasan Jalan MT Haryono, tepatnya di Simpang Agung Tunggal, sebagai upaya mengurai kemacetan di salah satu titik padat &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":175328,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[467,26],"tags":[1243,18336,18338,11110,18335,14776,18330,18333,18328,18331,18334,18329,18332,18337],"class_list":["post-175327","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-balikpapan","category-kalimantan-timur-kaltim","tag-balikpapan","tag-bappedalitbang-balikpapan","tag-bottleneck-jalan","tag-dishub-balikpapan","tag-disperkim-balikpapan","tag-dpu-balikpapan","tag-jalan-mt-haryono","tag-kemacetan-balikpapan","tag-muhammad-fadli-pathurrahman","tag-rekayasa-lalu-lintas","tag-satlantas-polresta-balikpapan","tag-simpang-agung-tunggal","tag-u-turn-ditutup","tag-water-barrier"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175327","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=175327"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175327\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":175464,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/175327\/revisions\/175464"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/175328"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=175327"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=175327"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=175327"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}